-- In [email protected], "iseko" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear llbchll

Sebaiknya kita cek dulu,siapa investornya,apakah investornya
kapabel dan kredibel gak. Kalo pabrik ini benar2 terwujud kan 
bermanfaat besar buat warga skw. Ada yg tahu gak, siapa inves
tornya.
Salam.








> --- In [email protected], "United Singkawang" <www@> 
> wrote:
> >
> > ---------- Forwarded message ----------
> > From: llbchrll <llbchrll@>
> > Date: 2008/2/25
> > Subject: Re: [Equator] Singkawang Akan Punya Pabrik Pupuk 
Organik 
> Terbesar
> > di Dunia
> > To: United Singkawang <www@>
> > 
> > 
> > ini ada sedikit komentar nech ama pupuk organik yang mao dibangun
> > disingkawang yang mampu produksi 300ribu ton dan terbesar didunia
> > lagi.
> > 
> > bahan bakunya ada sebanyak gitu kah? bapak manaf ini kemarin juga
> > pernah ajukan untuk membuat pakan ternak di pontianak, tapi 
> hasilnya
> > sama aja nga di pergunakan sampai skr. dan buktinya para peternak
> > diskw ini masi juga pakai pakan dari luar kalimantan. ayo temen 
> temen
> > coba kasi komentar terhadap proyek besar ini. adakah kemungkinan
> > untuk menjai pupuk organik yang paling besar di dunia....
> > 
> > --- In [email protected], "United Singkawang" <www@>
> > wrote:
> > >
> > > http://www.equator-news.com/berita/index.asp?
> > berita=KalbarRaya&id=70334<http://www.equator-
> news.com/berita/index.asp?berita=KalbarRaya&id=70334>
> > >
> > > *Senin, 25 Februari 2008*
> > > *Pabrik Pupuk Organik Terbesar di Dunia
> > > * *Mampu Produksi 300 Ribu Ton Pertahun *
> > >
> > > *Pontianak,-*  Kabar gembira buat petani. Pada Juli depan, 
Kalbar
> > akan
> > > memiliki pabrik pupuk organic yang dibangun di Kota Singkawang.
> > Kabarnya,
> > > pabrik pupuk organic tersebut merupakan terbesar di dunia. 
Pabrik
> > tersebut
> > > bisa memproduksi pupuk 300 ribu ton pertahun.
> > >
> > >  "Kalbar akan sumber daya alam untuk memproduksi pupuk organic.
> > Dengan
> > > potensi ini, maka akan dibangun pabrik pupuk organik terbesar 
di
> > dunia di
> > > Kota Singkawang. Menurut rencana pabrik tersebut mampu 
> memproduksi
> > 300 ribu
> > > ton pupuk organic. Sementara di tingkat dunia, hanya mampu
> > memproduksi 50
> > > ribu ton pertahun," ungkap Kepala Dinas Kehewanan dan 
Peternakan
> > Provinsi
> > > Kalbar Drh. Abdul Manaf Mustafa di ruang kerjanya Jumat (22/2) 
> lalu.
> > >
> > > Manaf yang ditemui usai mengunjungi pabrik tersebut, mengatakan
> > pabrik
> > > tersebut sedang dalam tahap pembangunan gedung. Untuk mesinnya
> > sekarang ini
> > > sedang di-packing untuk dikirim ke Pontianak. "Kami sudah 
> meninjau
> > bersama
> > > dengan anggota Kawasan Industri Terpadu (Kapet, red) dan Dinas
> > Pertanian
> > > Kalbar ke lokasi. Diperkirakan, awal Juli tahun ini sudah dapat
> > diresmikan
> > > oleh Wakil Presiden," jelas Manaf.
> > >
> > > Menurut Manaf, sebenarnya di Kota Singkawang telah ada pabrik 
> pupuk
> > organic,
> > > hanya saja kapasitas produksinya kecil. Dengan adanya 
pembangunan
> > pabrik
> > > yang berkapasitas produksi lebih besar tentunya nanti 
diharapkan
> > dapat
> > > memenuhi kebutuhan pupuk organic secara nasional.
> > >
> > > "Pupuk organic ini keuntungannya banyak, serta ramah 
lingkungan.
> > > Tanaman-tanaman yang mendapatkan pupuk organik ini tentunya 
akan
> > > menghasilkan produk-produk yang aman. Selama ini sebagian orang
> > takut dengan
> > > adanya penggunaan pupuk anorganic dari pabrik kalau 
pemakaiannya
> > melebihi
> > > ketentuan yang ada," jelas Manaf.
> > >
> > > Lebih lanjut Manaf mengatakan, jika dihitung penggunaan pupuk
> > organic sangat
> > > murah. Tentunya, hal tersebut membantu upaya pemerintah untuk
> > menyediakan
> > > pupuk organic yang dekat dengan lokasi pertanian. "Karena 
> pabriknya
> > ada di
> > > Singkawang, maka untuk keperluan di Kalbar tentu akan 
terpenuhi 
> dan
> > tidak
> > > tergantung pada cuaca," urainya.
> > >
> > > Untuk bahan bakunya, dijelaskan Manaf, membutuhkan lebih 
kurang 
> 75
> > persen
> > > kotoran ayam, dan Kalbar dapat memenuhi kebutuhan itu. Sebab, 
> satu
> > hari
> > > Kalbar dapat menghasilkan 150 ton kotoran ayam yang 
> terkonsentrasi.
> > >
> > > "Kemudian penggunaan pupuk organic ini juga merupakan 
pencanangan
> > yang
> > > dilakukan oleh Menteri Pertanian belum lama ini saat raker 
> nasional
> > di
> > > Jakarta. Untuk mendukung pembangunan pabrik pupuk ini, kami 
sudah
> > > berkoordinasi dengan baik, kami sudah melakukan koordinasi 
dengan
> > Dinas
> > > Pertanian, Kawasan Perindustrian Terpadu (Kapet), Bakomapin dan
> > Dinas
> > > Perindustrian dan Perdagangan," terangnya seraya menambahkan 
> dengan
> > > dibangunnya pabrik pupuk ini juga ikut serta dibangunnya 
> Pelabuhan
> > Sintete
> > > yang termasuk dalam wilayah Kawasan Industri Simparuk (KIS). 
> (ian)
> > >
> >
>


Kirim email ke