Jam 'Iyatul Khoir <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear All,
  Beberapa waktu yang lalu saya menginap di hotel Acacia Jakarta atas undangan 
DIKTI untuk workshop perijinan politeknik. Pada pukul 11.30 saya checkin. Pukul 
11.45 saya makan siang dengan meninggalkan semua bekal termasuk laptop di kamar 
hotel. Pukul 13.00 saya kembali ke kamar. Pukul 14.00 saya membuka tas punggung 
saya dan ternyata laptop dan handicam saya hilang. Di dalam tas telah diganti 
dengan 3 majalah tebal. Saya kemudian lapor ke FO kemudian di arahkan ke kepala 
regu jaga saat itu. Menjengkelkan sekali sikap keamanan yang menerima saya 
seolah tidak sepadan dengan level hotel yang bintang 4. Saya disuruh kembali ke 
ruang meeting dan menunggu saja hasil insvestigasi. Saya tidak puas, akhirnya 
saya lapor ke polsek metro jakpus. Ternyata kata reserse polisi disitu sering 
terjadi laptop hilang, bahkan 1 minggu sebelumnya satpam tertangkap basah 
ngambil laptop katanya. Paginya saya pingin ketemu manajer hotel tapi dengan 
berbagai alasan FO tidak bisa
menghadirkan sang manajer dan digantikan wakilnya saja. Saya diberi print out 
recording pintu. Memang, dari hasil print tersebut tidak ada yang masuk kamar 
saya. Padahal saya bisa pastikan laptop itu hilang dikamar hotel, karena tas 
saya mulai berangkat dari malang sampai jakarta tidak pernah lepas dari 
punggung saya kecuali di dalam pesawat. Itupun saya taruh tepat di atas kepala 
saya sehingga kalo toh ada yang ambil pasti ketahuan oleh saya.
Dengan dasar itu akhirnya saya meminta ganti rugi ke hotel melalui sang wakil 
manajer. Hotel dengan pendiriannya tidak mau memenuhi ganti rugi yang saya 
minta. Akhirnya saya tetapkan untuk bertahan di hotel 1 hari lagi untuk 
menunggu sang manajer hotel. Ternyata sampai esoknya juga manajer hotel juga 
tidak mau menemui saya dan hotel terkesan cuci tangan dan berbelit-belit. 
Karena saya tidak mungkin nginap disitu selamanya dengan rasa kecewa dongkol 
dan lain ya akhirnya saya pulang.
Saya curiga di hotel itu sudah ada komplotan/jaringan pencuri yang memang sudah 
ada kerja sama dengan oknum hotel.
Yang menguatkan kecurigaan saya adalah:
1. Kepala regu Keamanan yang saya lapori waktu itu tidak segera bertindak 
sesuai SOP. Terkesan malah jauh dari standar keamaan di hotel bintang 4
2. Pihak Hotel acuh tak acuh dengan kejadian yang saya alami. Bahkan yang punya 
inisiatif lapor polisi malah saya sendiri.
3. Print record pintu pada jam saya keluar dan masuk kembali di pisahkan oleh 
ganti halaman/kertas baru (kok kebetulan). Saya meminta untuk diprint kan ulang 
tapi untuk hari itu saja sehingga tidak kepotong ganti page baru tapi mereka 
bilang tidak bisa. Yang menurut saya walau tidak pinter2 amat tentang IT, pasti 
bisa diprint berdasarkan tanggal tertentu dan jam tertentu.
4. Saya tidak diperkenankan ikut melihat proses printing, karena bisa saja 
data2 dari pintu itu diganti dulu sebelum proses print.
  Sampai hari ini yang kira2 1 bulanan kejadian belum ada konfirmasi sama 
sekali dari hotel maupun polisi. Jadi hati2 kalo nginap hotel acacia atau 
dihotel lain. Biar tidak merasakan sedihnya kehilangan data2 penting seperti 
yang saya alami. Laptop bisa dibeli lagi tapi data mau cari kemana? 
Juga jangan lupa untuk sering2 BACKUP DATA. Sepele tapi penting
   
  Regrads


       
---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! 
Answers

Kirim email ke