thanks.. pak.. ini masukan yang bagus...
wasalam yy On 3/13/08, deny suhendra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > kalau memang saudara donatur yg peduli akan masyarakat bawah .. saya > acungkan jempol setinggi tingginya. sebab sulit di jaman ini mencari orang > seperti ini... > > sebenarnya gampang gampang aja kalau ada dananya : > 1. bentuk panita per keluarahan dan data di kelurahan lengkap > 2. jika ingin membantu jgn bantu uang krn uang tsb akan di salah gunakan > orang tuanya untuk keperluan lain > 3. usahakan bantuan tersebut diserahkan langsung ke orang yg berhak dan > jgn di serahkan secara tidak langsung (bukan curiga kepada birokrasi) > > masalah kegiatan nya ... banyak pak ... > 1. ibu hamil yang kurang mampu didata juga krn sebelum melahirkan juga > perlu gizi... buat ibu hamil bergizi krn jika melahirkan nanti anaknya juga > bergizi > 2. beri bantuan susu kepada anak tersebut dan mengembalikan kotak susu > kepada panitia untuk mengambil susu di bulan berikutnya. kotak tersebut di > cap panitia ... agar susu tersebut tidak di jual orang tuanya untuk di > jadikan duit demi keperluan lain. > > moga bermanfaat .. semua tergantung dananya aja ... masalah kegiatan bisa > diatur kok. > > *Budi Rahayu <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > terimakasih atas masukannya.. > saya memerlukan info bentuk kegiatan apa yang langsung terjun ke > masyarakat buat membantu mengatasi masalah tersebut langsung dan nyata.. > tanpa harus melewati birokasi panjang.hingga dalam beberapa bulan akan > dapat di lihat hasilnya. > mohon pentunjuk pak.... > > wasalam > yy > > On 3/13/08, deny suhendra <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > Untuk menanggulangi angka kematian akibat bayi kurang gizi ... > > sebaiknya kita berbicara apa penyebab mereka kurang gizi sebelum mencarikan > > solusi dari hal tersebut. mengapa orang tuannya termasuk ekonomi kelas bawah > > ??? > > nah itu sebaiknya yang kita carikan solusinya. mengapa demikian krn jika > > orang tuanya ekonomi nya kurang baik tidak hanya anak yg kurang gizi tetapi > > akan mencakup semua sektor kehidupan keluarga tersebut. > > sebagai contoh delema sekarang ini... > > informasi kenaikan gaji pada pns saja itu pengaruhnya sangat besar (itu > > baru informasi) belum realisasi.... maka pada perekonomian keluarga menengah > > dan akhirnya menjadi perekonomian kelas bawah krn sebelumnya kebutuhan > > keluarga tercukupi dan karena barang pada naik jadi dari kelas menegah > > degradasi ke kelas bawah. > > > > SOLUSI : > > 1. Jangan informasikan kenaikan gaji pns di media masa cukup dikalangan > > intern pemerintahan. > > 2. Pemerintah sering 2 melakukan razia pasar agar pelaku ekonomi di > > pasar rakyat tidak semena2 menaikkan harga. > > > > cukup 2 hal tersebut dulu kita pikirkan ... dengan demikian dan otomatis > > anak2 bayi tidak akan mati karena kurang gizi. > > atau tagih aja janji pemerintah tentang mengutamakan pendidikan dan > > kesehatan... (kali2 ada solusi) > > > > > > > > *Budi Rahayu <[EMAIL PROTECTED]>* wrote: > > > > Dear All.. > > > > > > > > saya butuh masukan apa yang harus kita lakukan kepada masyarakat kelas > > ekonomi ke bawah untuk mengurangi angka kematian akibat bayi kekurangan > > gizi ? mohon masukannya... semoga masukan itu dapat bermanfaat bagi banyak > > orang yang membutuhkan. > > > > > > wasalam > > yy > > > > > > ------------------------------ > > > > > ------------------------------ > Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! > Answers<http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.answers.yahoo.com/> > > >
