Jangan Biarkan Suplemen Merusak Anda
  Getty 
Images<http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.12.16153986&channel=1&mn=20&idx=95#>
 *Artikel Terkait:*

   - Dosis Tinggi Vitamin E Picu Kanker
Paru<http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.03.02.18572927&channel=1&mn=20&idx=95>
   - Ginkgo Dapat Memicu
Stroke?<http://www.kompas.com/read.php?cnt=.xml.2008.02.29.10491484&channel=1&mn=20&idx=95>

 Rabu, 12 Maret 2008 | 16:15 WIB

*LONDON, RABU - Fenomena penggunaan vitamin dan suplemen kesehatan
akhir-akhir ini semakin marak saja.  Dalam setahun, konsumen bisa
menghabiskan kocek hingga ratusan juta rupiah untuk membeli vitamin atau
suplemen demi menjaga kesehatan.  Bahkan di Inggris, biaya belanja suplemen
dapat mencapai 300 juta poundsterling atau sekitar Rp.540 miliar dalam
setahun.
*
Namun siapa sangka, di balik penggunaan vitamin dan suplemen ternyata ada
risiko yang mengintai.  Beberapa riset kerap mengaitkan penggunaan suplemen
dengan risiko mengidap  kanker dan stroke.  Sejumlah beberapa lembaga
pengawas obat dan produk perawatan kesehatan juga memperingatkan bahaya akan
residu obat ilegal.

Glukosamin yang banyak dipakai untuk mengobati sakit sendi atau otot, juga
mendapat sorotan.  Pengadilan di Skotlandia misalnya, saat ini masih terus
melakukan investigasi untuk membuktikan apakah obat ini menjadi penyebab
meninggalnya pasien yang mengalami kegagalan liver.  Sementara itu, vitamin
E yang kerap diklaim sebagai antioksidan pencegah kanker, menurut sebuah
riset di AS justru dapat meningkatkan  risiko tumor paru.

Tanaman obat bernama ginkgo biloba yang disebut-sebut berkhasiat mengobati
kepikunan, pun menurut sebuah riset yang dipublikasikan jurnal
*Neurology*pekan lalu diduga berpotensi memicu stroke.  Sedangkan
Foods Standards
Agency di Inggris pekan lalu meragukan royal jelly sebagai makanan yang
mampu meningkatkan kekebalan tubuh.

Untuk memperoleh manfaat maksimal dari vitamin atau suplemen, ada baiknya
Anda  mengonsumsinya secara bijaksama.  Akan lebih baik lagi bila
mengonsultasikannya lebih dulu dengan dokter kepercayaan Anda.

Tetapi sebagai informasi, Anda juga patut mengetahui apa saja kelebihan dan
kekurangan yang dimiliki suatu jenis vitamin atau suplemen. Dengan begitu,
Anda akan lebih waspada dalam menggunakannya.

Berikut adalah delapan jenis vitamin atau suplemen paling populer yang
dinilai memiliki kelebihan dan kekurangannya.

*VITAMIN E *
*+* : Berfungsi sebagai antioksidan yang melindungi sel-sel dari kerusakan,
vitamin E banyak ditemukan dalam kacang-kacangan dan biji-bijian.  Banyak
sekali penelitian yang menunjukkan bahwa mengonsumsi makanan mengandung
vitamin E mampu menekan risiko penyakit jantung dan kanker.

*-* : Sejaun ini belum ada bukti signifikan akan manfaat suplementasi
vitamin E.  Faktanya, riset yang dilakukan peneliti di John Hopkins
University AS mengindikasikan bahwa vitamin E berpotensi meningkatkan risiko
penyakit jantung hingga 10 persen.  Pekan lalu, sebuah riset juga
mengindikasikan peningkatan risiko kanker paru-paru hingga 28
persen.

*Vitamin B6 *
*+* : *British Medical Journal* melaporkan bahwa dosis 100 mg vitamin B6
mampu meringankan gejala-gejala sindrom premenstrual.  Sejumlah riset juga
mengaitkan asupan asal folat dan vit B8 , yang banyak ditemukan dalam telur
daging dan ikan, dengan penurunan risiko penyakit jantung dan kanker perut.

*-* : Meskipun konsumsi makanan berkadar vit B6 tinggi dikaitkan dengan
rendahnya risiko penyakit jantung, belum ada bukti bahwa  meminum pil vit B6
memiliki efek yang sama.  Studi berskala besar di Norwegia menunjukkan
meminum vit B6 dan folat justru meningkatkan risiko serangan jantung dan
stroke hingga 20 persen.  Dosis  tinggi juga dapat menyebabkan kerusakan
syaraf.*

St John Wort (Hypericum perforatum)  *
*+* :  Kepercayaan tradisi mengatakan herbal ini mampu melawan ilmu sihir.
Lazimnya, herbal ini digunakan untuk memelihara sistem saraf dan melindungi
sel-sel saraf dalam tubuh. Herbal ini biasa digunakan untuk meredakan
hipertensi dan melancarkan peredaran darah.

*-* : Salah seorang ahli pengobatan alternatif Inggris, Profesor Edzard
Ernst, dari Plymouth Peninsula Medical School memperingatkan bahwa St John
Wort dapat mengurangi efektivitas obat resep seperti warfarin atau obat
pengencer darah lainnya, pil anti kanker atau obat-obat pembedahan .
Hindari herbal ini jika Anda mengidap epilepsi atau asma.

*Royal Jelly *
*+* : Cairan kental yang dihasilkan lebah muda sebagai bahan makanan Larva
Lebah dan makanan khusus Ratu lebah ini telah terbukti mampu membunuh
bakteri dalam tes laboratorium.  Zat ini juga mengandung protein dan vitamin
C dan diklaim mampu meningkatkan kekebalan tubuh meski belum ada bukti yang
solid.

*- *: Ada sejarah tentang masalah yang ditimbulkan residu obat-obatan yang
dibuat dari royal jelly.  Pemberian obat-obatan dengan dosis berlebihan pada
hewan yang produknya akan dikonsumsi manusia berpotensi menimbulkan gangguan
kesehatan. Zat ini juga diduga berpotensi menimbulkan reaksi mematikan.  Di
Australia, kemasan suplemen royal jelly wajib disertai label peringatan
menyusul adanya kasus anak berusia 11 tahun yang mengonsumsinya kemudan
meninggal akibat asma.

*Glukosamin*
*+* : Dua penelitian besar menunjukkan glukosamin mampu meringankan rasa
sakit dan memperbaiki mobilitas pada pasien penderita osteoarthtritis.
Bukti ini begitu meyakinkan sehingga US National Institutes Of Health
berencana menggelar riset lanjutan.

*-* : Kualitas dan kekuatan produk glukosamin bervariasi.  Tampaknya
glukosamin juga hanya efektif jika dikombinasikan dengan sejenis senyawa
disebut condroitin.

*Ginkgo Biloba*
*+* : Walaupun beberapa riset menunjukkan adanya efek negatif, Prof Ernst
percaya bahwa ginkgo tetap berkhasiat.  Ia menekankan, ketika peneliti
mencoret partisipan yang tidak mengonsumsinya secara teratur, ada sekitar 68
persen penurunan risiko gangguan ingatan setelah mengonsumsi ginkgo.

*-* : Prof Ernst mengatakan bahwa studi lanjutan perlu dilakukan mengingat
kasus stroke dalam penelitian diakibatkan pembekuan, bukannya pendarahan -
yang mungkin disebabkan peran ginkgo dalam mengencerkan darah.  Untuk alasan
tersebut, suplemen ginkgo seharusnya tidak diminum bersama aspirin, warfarin
atau obat anti pembekuan darah lainnya.  Hindari pula sebelum menjalani
operasi.*

Kava Kava*
*+ *: Minuman yang dibuat dari sari akar Kava-kava telah dikenal sejak
berabad-abad lampau sebagai obat penenang alami.  Sejumlah riset, termasuk
yang dilakukan Prof Ernst, terbukti efektif mengatasi kecemasan.

*- *: Menyusul adanya kasus kematian akibat kerusakan liver di antara pasien
peminum suplemen kava, herbal ini dilarang  di wilayah Inggris, namun
suplemen dalam bentuk pil masih bisa diperoleh lewat internet.

*Black Cohosh (Cimicifuga racemosa)*
*+* : Black Cohosh adalah sejenis tanaman liar mirip semak yang selalu hijau
sepanjang tahun. Bagian tanaman yang digunakan sebagai tanaman obat adalah
akar dan rimpangnya yang dikeringkan. Walaupun penelitian yang mendukung
manfaat herba ini masih sedikit, secara historis, orang-orang Indian Amerika
sudah sejak dulu menggunakannya untuk berbagai kondisi, mulai dari
masalah-masalah kewanitaan sampai gigitan ular berbisa. Peneliti dari AS
yang melakukan tinjauan  sejumlah riset menyatakan ada bukti yang cukup
bahwa ekstrak herbal ini mampu meringankan gejala-gejala menopause.  Sebuah
riset terbaru di Prancis juga menemukan bahwa ekstrak black cohosh mampu
menghentikan pertumbuhan sel-sel kanker payudara.

*-* : Menyusul adanya laporan kerusakan liver, Badan Pengawas Obat dan
Produk Perawatan Kesehatan Inggris (MHRA) telah meminta produsen untuk
mencantumkan label peringatan akan adanya ancaman risiko penggunaan suplemen
jenis ini.

Kirim email ke