http://www.pontianakpost.com/berita/index.asp?Berita=Singkawang&id=156993
*Warga Diminta Jaga Fasum * *Banyak Rusak atau Dicuri* *Singkawang,-* Kepala Dinas Perhubungan Pos dan Telekomunikasi Kota Singkawang, Yohanes A Urip menghimbau agar warga ikut menjaga fasilitas-fasilitas umum yang disediakan oleh pemerintah demi kepentingan bersama. "Kita harapkan fasilitas yang sudah ada jangan dirusak," katanya, dua hari lalu. Hal ini diungkapkan mengingat adanya ulah oknum masyarakat yang suka merusak fasilitas umum. "Contohnya rambu-rambu lalu lintas. Pemerintah mengeluarkan biaya mahal untuk pembuatannya. Satu unit biayanya Rp700 ribuan dan terbuat dari aluminium. Kalau dijual kiloan, mungkin harganya cuma belasan ribu. Jadi, lebih baik dijaga, jangan dirusak atau diambil," ujar dia. Pernyataan senada juga diungkapkan oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kota Singkawang, Suib Hamid. Menurut Suib, banyak fasilitas umum yang dibangun oleh instansinya telah dirusak atau dicuri oleh pihak yang tak bertanggung jawab. Lampu-lampu yang diharapkan dapat membuat suasana terang dan indah kerap dilaporkan raib. "Dinas PU sering kehilangan lampu-lampu dan kabel listrik. Di Taman Burung itu..," katanya sambil geleng-geleng kepala. Perusakan atau pencurian ini tentu saja merugikan pemerintah karena harus mengeluarkan anggaran lagi untuk perbaikannya. Masyarakat umum pun akan rugi karena tidak lagi dapat memanfaatkannya. Seluruh elemen masyarakat diharapkan bisa sadar bahwa fasilitas tersebut adalah untuk kepentingan bersama. Dari pantauan Pontianak Post, sejumlah fasilitas umum di Kota Singkawang memang telah dirusak oleh aksi-aksi vandalisme, corat-coret dan lain-lain. Bahkan, WC umum yang belum lama ini dibangun di samping pemadam kebakaran, kondisinya pun sudah memprihatinkan. Padahal, dana yang digunakan untuk membangunnya tidak sedikit. Peran serta masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan memelihara hasil-hasil pembangunan sehingga dapat dinikmati secara berkesinambungan dirasakan sangat perlu.(rnl)
