Salam Milis, Salam Persaudaraan Saya sangat sedih ada seseorang
yang mengeluarkan komentar di koran APPost 6 Maret pada topik 'Vihara
dan Patung Singa Cagar Budaya'. Seharusnya sebelum memberi komentar,
kita mesti berpikir dan analisa dulu. Kasus ini belum jelas, pelaku
belum teruangkap, ttp sebagian orang sudah seolah2 menemukan pelakunya,
disertai hujatan! Kelihatannya target pelaku pengrusakan sudah mulai
termakan oleh mereka. Pelakunya sudah bodoh dan tak waras, janganlah
yang memberi tanggapan bersikap lebih bodoh dari mereka. Saya anggap
contoh komentar di bawah adalah yang TERBODOH dan TERBURUK. Saya sangat
yakin tulisan orang ini akan melukai banyak orang, karena dalam
pemakaian 'kata', bisa terlihat siapa yang ia maksud. Kepada pihak yang
merasa disinggung, saya secara pribadi menyatakan PENYESALAN dan
PERMINTAAN MAAF yang sebesar-besarnya dan setulus-tulusnya. Semoga rekan
milis yang lain setuju dengan tanggapan saya. Berikut ini, saya sertakan
kutipan yang telah dimuat pada APPost hari ini (6/3). Bukan bermaksud
untuk menambah luka kepada yang disinggung, tapi hanya untuk kita
pelajari bersama supaya tidak terulang hal yang sama. Salam, Edhylius
R..... W... <mailto:[email protected]> Jum'at, 06 Maret 2009 ,
07:29:45 Semua org kalau sudah melakukakn sesuatu yg salah selalu
dikaitkan dng haram!
Apa bedanya kalau sudah berbuat dosa dan merugikan pihak org
lain,merusak tempat ibadah umat kong hu cu,baru sadar dan mengatakan
haram!
Kan lucu sekali! Mestinya seblm merusak tempat ibadah umat lain,mestinya
dia sudah tahu perbuatanya akan melanggar kodrat ajaran agamanya,kenapa
dikatakan haram lagi????
Intinya semua yg telah merugikan pihak lain dan menyesalkan perbuatanya
di cap tempel seperti stiker HARAM......lucu seakali perkataan yg
begituan!
Mestinya agama yg selalu mengecap haram selalu instrospeksi diri
terutama ada lembaga yg selalu menaungi fatwa2 yg lucu,gak perlulah kita
sebutkan!
Ini realita bukan mengkambing hitamkan kepada individu tertentu,mungkn
kritikan saya bisa membikin kita berfikir yg luas
dang mengkoreksi diri dngn hidup manusia tidaklah sempurna!
Dan lucunya lg walaupun bukan seperti topik permasalahan yg diatas,ini
kita kaitkan dngn pernikahan siri seperti contoh syeh puji,dan gilanya
lg dia ingin menikah dijeruji besi kurungan buatanya! Gila gak sobat!~
Kalau agama apa boleh perbuatan tersebut,walaupun agama selalu dikaitkan
dgn keinginan duniawinya