Saham Yang Tidak Pernah Turun Nilainya
Industri pasar saham Amerika anjlok. Dua bank investasi Besar berubah status.
Pasar saham amerika goncang, dan akhirnya menggoncang pasar saham dunia.
Indonesia pun tidak ketinggalan, IHSG menukik tajam. Nilai saham pun turun.
Namun ada “saham” yang ternyata nilainya tidak pernah turun.
Berikut saya postingkan sebuah artikel tentang “Saham Yang Tidak Pernah Turun
Nilainya” yang saya dapatkan dari email seorang teman saya…
Konon, berinvetasi sudah menjadi salah satu ciri gaya hidup manusia modern.
Orang-orang yang sudah sadar akan pentingnya berinvestasi menanamkan uangnya
untuk membeli saham, membeli surat utang negara, atau bemain valas dan berbagai
jenis investasi lainnya. Meskipun tujuan berinvestasi adalah untuk mencari
keuntungan, namun ada kalanya justru uang yang kita investasikan menjadi
berkurang. Memang, para manager investasi bisa membantu kita memaksimalkan laba
dan mengurangi resiko rugi. Namun, pasti akan lebih elok lagi kalau investasi
kita dijamin selalu menguntungkan. Tidak pernah rugi. Tidak bisa diakuisisi
oleh orang lain. Berlaku sepanjang masa. Bahkan setelah kita mati pun
keuntungannya tetap mengalir. Tapi, mana ada investasi macam itu?
Pertengahan bulan September lalu, kejutan besar menghantui pasar investasi
dunia. Hari itu, kita seolah disadarkan tentang betapa rapuhnya dunia bisnis
ini. Sehingga, negara sekuat Amerika pun kelimpungan. Dan, yang lebih
mengejutkan lagi, pada tanggal 16 September 2008 Bank Investasi Lehman Brother
yang sudah beroperasi selama 158 tahun dinyatakan bangkrut. Pada kesempatan
lain, teman saya menceritakan bahwa dia pernah mendapatkan keuntungan sekitar
US$2,700.- hanya dalam satu malam. Terpukau oleh ‘keberuntungan pemula’ itu;
semua uang yang semula akan digunakan untuk membeli rumah dia investasikan demi
mendapatkan keuntungan yang lebih besar lagi. Dan. Amblas!
Sedangkan pada suatu sore, seorang Kakek tengah berhadapan dengan lelaki muda
berdasi disebuah padepokan. “Maukah engkau kutunjukkan kepada investasi yang
sahamnya tidak pernah turun?” tanya sang Kakek.
Lelaki itu menatap matanya. Dia tidak pernah percaya kepada rayuan gombal para
pengelola keuangan semacam itu. Apalagi ketika si Kakek mengatakan bahwa
keuntungannya bersifat abadi. Tidak perlu dimonitor setiap hari. Tidak usah
pergi kepasar modal. Tidak perlu membayar fee kepada fund manager.
“Saya tidak percaya,” kata lelaki itu. “Tapi, sebaiknya kakek katakan saja.”
lanjutnya. Mungkin itu bisa menjadi hiburan atas kerugian yang baru saja saya
alami.” nada suaranya terdengar sinis.
“Kakek tahu penyebab hilangnya kepercayaanmu, ” jawabnya. Lelaki itu mengangkat
kepalanya. Tatap matanya mengisyaratkan keraguan. “Karena kamu bertransaski
dengan manusia,” lanjut si Kakek.
“Maksud kakek apa?”
“Setiap transaksi dengan manusia tidak dijamin akan menghasilkan keuntungan,”
jawabnya. “Karena, manusia cenderung mengambil kentungan untuk dirinya sendiri
terlebih dahulu. Setelah dia sendiri untung, baru dia memikirkan orang lain.”
lanjutnya. “Kalau perlu, manusia membiarkan temannya jatuh kedalam kerugian
karena mereka percaya bahwa hukum ekonomi itu berarti keluar sedikit dapatnya
banyak….”
“Iya, tapi kalau tidak dengan manusia saya harus bertransaksi dengan siapa?
Monyet?”
Lelaki itu kesal bukan hanya karena merasa disindir, tetapi juga karena dia
tahu bahwa monyet tidak bisa melipatgandakan uangnya.
“Kita mesti bertransaksi dengan Tuhan.” jawab si Kakek. Matanya tertuju lurus
menabrak kedua bola mata lelaki itu. Tembus hingga menghunjam ulu hatinya.
‘Deg’, lelaki itu merasakan tumbukan dijantungnya. Tuhan? Bahkan dia sudah lama
tidak mengingat nama itu. Dia terlalu sibuk dengan urusan kantornya. Bisnis
akhir-akhir ini menjadi semakin manja. Tidak bisa berkembang kalau tidak
di-ninabobo-kan oleh dirinya secara langsung. Dan pasar modal semakin kurang
bersahabat. Sehingga uang yang ditanamnya terancam lenyap. Tapi, dipikir-pikir
ada benarnya juga apa yang dikatakan si kakek. Uang yang lenyap dari tangannya
berarti keuntungan bagi pihak lain. Oh.
Uang itu sungguh tidak menghilang. Dia ada. Tapi, dia berpindah tangan. Dari
tangan orang-orang yang bangkrut seperti dirinya.
Berpindah ke rekening orang-orang yang untung. Sama seperti ketika dia yang
untung. Ada seseorang dibelaham bumi lain yang mengalami kerugian. Duh, inilah
rupanya yang dihasilkan oleh ‘untung dan rugi’.
“Tuhan mengajarkan konsep untung dan untung.” lanjut si Kakek seolah mengerti
apa yang dipikirkannya. Jika kamu menginvestasikan uangmu dijalan Tuhan. Atau
sekedar berbuat kebajikan untuk sesama. Maka kebajikan itu akan
ditransformasikan menjadi lembaran-lembaran saham yang semakin hari-semakin
bertambah labanya. Tanpa ada kemungkinan orang lain merebut saham itu dari
tanganmu.” Lanjutnya.
Si Kakek kemudian mengatakan bahwa orang-orang yang menerima kebajikan itu
diuntungkan. Hidup mereka menjadi termudahkan.
Pandangan mereka menjadi tercerahkan. Lalu mereka mencerahkan orang lain lagi.
Dan orang yang mereka cerahkan mencerahkan orang-orang disekitarnya. Teruuuuus
begitu. Sehingga saham yang kita tanamkan melalui kebajikan itu semakin hari
semakin berkembang. Hebatnya lagi, kita tidak harus memiliki uang untuk membeli
saham itu. Cukup dengan memasuki lingkaran kebajikan itu saja, kita sudah bisa
memiliki saham yang nilainya tidak pernah turun itu. Semakin banyak kebaikan
itu kita sebarkan, semakin banyak lembaran saham yang kita kumpulkan. Dan suatu
hari nanti; saham-saham itu bisa kita gunakan untuk penebusan atas dosa-dosa
kita dimasa lalu. Dan, ketika jumlah saham itu sudah mencukupi untuk
menghapuskan semua dosa-dosa kita, maka neraca rugi laba kita menunjukan ‘break
even point’. Kita kembali menjadi seperti bayi yang baru dilahirkan..Selamat
dan Gong Xi Fa Chai buat yang merayakannya..
Selamat menuju kemenangan, selamat meraih kemenangan, kita menang setiap
harinya… Kita ternyata punya saham yang tidak pernah turun nilainya..
Beruntunglah kita.. Selalu beruntung… beruntung juga anda yg membaca cerita ini.
Ayo berinvestasi di saham yang tidak pernah turun nilainya….
Get lucky be happy,
________________________________
Bersenang-senang di Yahoo! Messenger dengan semua teman
Tambahkan mereka dari email atau jaringan sosial Anda sekarang!
Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer