Motor dan Problema sosial  
      Written by Sonny Tulang     
      Monday, 15 September 2008  
      Pagi yang cerah... Jakarta yang padat, penuh dengan asap polusi dan 
emosi. Berbagai lapisan masyarakat bergerak bersama menuju lokasi tujuan. Mobil 
pribadi, angkot, metromini, kopaja, patas ac, bis reguler, bis antar jemput 
karyawan, dan lain-lain bersatu dalam kesemrawutan jalan Jakarta. Saling 
berlomba untuk segera sampai, tidak peduli harus bermanuver terus mengalahkan 
pengguna jalan lain. Jalan makin padat bukannya makin perlahan jaga jarak, tapi 
malah makin beringas bermanuver. main potong, geber gas, maen pepet untuk 
menggugur orang lain kepinggir, termasuk- kalau perlu - ya berkelahi, nampaknya 
sudah jadi pemandangan rutin sehari-hari di Jakarta.

     
      Read more... 

Kirim email ke