Ga tau cocok ga ya judulnya? (emang maut itu mainan?) Tapi kayaknya gue 3 kali pernah ngalamin peristiwa yang nyerempet-nyerempet bahaya. Kejadian satu dan dua, terjadi ketika kita berkemah ke jonggol dalam rangka penerimaan penegak di sma-1 bekasi. (Kapencapsi singkatan dari apa sih?)
Malam sebelumnya hujan deras dan angin kencang melanda perkemahan... suasana kalang kabut, tapi di saat seperti ini masih ada juga orang yang senang memlonco yuniornya. Ketika suasana kacau begitu, kita diinstruksikan pindah ke perkampungan. Ada satu kakak kelas yang berdiri di tengah lapangan dan berteriak, "Siapa yang kedinginan?". Ya karena memang kedinginan gue ngacung, tapi malah disuruh sport jump... biar anget katanya. Ha.? mendengin gue lari buat ngangetin badan mah, lebih cepat sampe ke perkampungan. Regu kami karena cukup gaul bisa mendapatkan tempat berteduh di teras di salah satu rumah penduduk. Tapi karena alesan senasib sepenanggungan, kita dipaksa pindah ke sd setempat... dempet-dempetan, istirahat jadi gak maksimal. Sementara rumah "kita" jadi pampasan senior :-(. Esok harinya, badan terasa gak bener... meriang. Padahal acara hari itu adalah mencari tanda jejak, acara favorit dan keahlianku sejak sd-smp. Karena setiap regu harus ada yang menyiapkan masakan, aku terpaksa menawarkan diri untuk stand by. Masak nasi masih ragu - karena belum pernah sih, lauk paling indomie dan telur aja mah gampang. Selain masak menggunakan batubara putih yang bikin sepaneng (susah banget), kita juga butuh air. Maka sesama stand byer kita rame-rame ke kali untuk ngambil air, baik untuk minum, masak maupun cuci. Di kali itu, aku melewati air yang agak menjorok keluar... alih-alih melompatinya, aku malah menjejakkan kaki ke situ, kirain cetek gitu. Dan wuss.. badan gue langsung terperosok dan tersedot, Alhamdulillah untungnya gue lagi bawa ember kosong, sehingga bisa bertahan dan mengapung. Tegang banget gue, masak juga jadi ga begitu konsen. Nyaris bo. Sore harinya kita mandi bersama, di kali yang sama juga. Gue bilang ke temen-temen, "lu tahu ga... tadi gue hampir mampus kesedot air di legokan ini nih." Sambil menunjuk dan berjalan ke arah legokan yang tadi... tiba-tiba... wusshhh... gue ketarik pusaran lagi. Padahal gue ga bawa ember seperti tadi siang. Gue berusaha lompat-lompat sambil megap-megap, takutnya juga jika teman-teman mengira ini cuma akting. Di saat kritis salah seorang teman menangkap dan menarik tangan gue. Wuah... Alhamdulillah... gile bener, sehari hampir mati 2 kali. Kemudian di saat kerja di Bakrie Tosanjaya (BT)... memang lokasi kerjanya penuh dengan mara bahaya... bermain dengan metal cair yang super panas, gue pertama kali sering deg-degan kalau melihat percikan api ketika gelondongan scrap besi dimasukan ke tungku. Atau di saat naik ke atas atap atau cerobong, secara badan gue overweight, takut rangka atap ga kuat nahan badan gue. Tapi lama-lama hal itu jadi biasa aja. Malah kalau lagi iseng gue ajak calon manager yang disuruh shop tour melewati tungku pencairan logam, atau melewati lorong bawah tanah tempat conveyor belt untuk pasir dan lokasi hidraulik yang penuh dengan oli. Ketika ada proyek untuk meratakan tanah belakang BT, karena gak ada orang sipil terpaksa gue juga yang ngawasin. Dengan menggunakan bulldozer semua area diratakan. Sebetulnya sudah diwanti-wanti, di dekat situ ada kabel suplay ke bagian handmolding. Tiba-tiba ada pipa yang kena sorong bucket bulldozer. Putus. Tapi karena gue engga tahu itu apa... gue malah megang dan nyingkirin pipa tersebut. Operator handmolding yang kehilangan listrik dan juga anak buahku dari bagian fabrikasi pada keluar dan memperingatkan. Walah ternyata itu pipa conduit untuk kabel listrik. Gila.. Alhamdulillah, sudah langsung putus dan gak ada setrumnya lagi. Kalo gak... ga kebayang deh. Semoga ga lagi-lagi deh... Hikmahnya setelah itu jalur kabel dirapihkan kembali dan tidak dibuat melintang seperti sebelumnya. Ada yang punya pengalaman yang lain??? Have a nice dream, Tiar Rahman CONFIDENTIALITY NOTICE The information in this email may be confidential and/or privileged. This email is intended to be reviewed by only the addressee(s) named above. If you are not the intended recipient, you are hereby notified that any review, dissemination, copying, use or storage of this email and its attachments, if any, or the information contained herein is prohibited. If you have received this email in error, please immediately notify the sender by return email and delete this email from your system. Thank you.
