aku nonton LP 2kali...
 
mmmm..buat yg pengen nonton lagi
perhatiin deh
pas adegan bu mus nangis2 dirumahnya, gara2 pak arfan meninggal...
[adegan drumah bu mus]
 
coba liat pojok kiri atas [kiri nya penonton ya]
 
itu ada MIC nyasar. ga lolos editan. ya..ga sampe 10 detik sih..
cuma, sayang aja
sekaliber riri riza lalai hal sepele gini
ga lolos edit
 
TAPIIIIIIIIIIIIIIII
untungnya.... mic nyasar itu ga nganggu ko
tetep aja film nya keren
 
yah..itu kan orang2 aneh ky aq aja yg suka nemu aja gituh hal2 ga logis dalam 
sbuah film
hi..hi... ;p ;p ;p


 
 
 
Best Regards 
 
www.firafira.multiply.com
www.imajinasi-ku.blogspot.com
 
 

--- Pada Sel, 7/10/08, Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

Dari: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]>
Topik: Re: [sma1bks] Re: Laskar Pelangi - Semangat Belajar Sampai Mati
Kepada: [email protected]
Tanggal: Selasa, 7 Oktober, 2008, 6:08 AM








Thanks pencerahannya Dicky.....
Banyak benernya.... .
 
Nonton LP?
Belum nich.... nanti dech kalau balik....
So far cuma liat trial dan baca komentar men temen....
Novelnya juga baru aja dibaca last week....he.e. .e.e..e.he. e.e.e. itu juga 
karena begitu hebohnya iklan yang tak berbentuk iklan di milist2....he. .e.e.e.
 
Salam,
Morry Infra
+966-533214840

 
2008/10/7 Dicky Kurniawan <marcial_riquelme@ yahoo.com>










" Tapi maaf.....
Saya perhatiin... Film2 Indonesia akhir ini seringnya memang ber-budget agak 
murah.... sehingga saya sulit membedakannya dengan sinetron yang berbiaya mahal 
di kelas sinetron... ya gak salah juga dong.... pasarnya cuma Indonesia, 
Malaysia, Brunei dan Singapore... so far keluar belum begitu2 amat.... walau 
Malaysia sering panas dingin dengan film2 Indonesia yang selalu ngalahin rating 
film2 Malaysia...."
 
Nah, yang ini saya sepakat..Wajar saja jika para produser dan PH berharap 
dengan bujet rendah, suting film cepat, dan dapat untung besar...namanya jgua 
jual beli..tapi bujet murah kalo di AS dan Eropa sono bukan berarti harus 
mengorbankan kualitas. Ada banyak film berbujuet rendah yang justru sukses di 
pasaran, kalau mau tau silakeun buka imdb.com disitu banyak data tentang bujet, 
penghasilan dan jumlah penonton beserta data-data banyak judul film. Kalo di 
luar sono, bujet rendah diakalin sama kualitas film yang (menurut saya lho) 
diatas rata-rata. Nah disini, bujet rendah, pemainnya gak maksimal, yang 
penting ASTRADA (Asal Terang Ada). Kualitas? Nomor seribu...itu yang membuat di 
Indonesia kebanjiran film komedi dan horor. Bikinnya murah soalnya. Coba kalo 
kaya LP yang memboyong semua peralatan dan kru serta membangun set Belitong 
balik ke jaman 70-an apa bisa dibilang murah?
 
Pasarnya sampe Singapore dan Malaysia serta Brunei?
Alhamdulillah berarti film Indonesia telah menembus pasar regional....
 
Ini sekedar mengutip saja ya Om Morry...
James Monaco seorang pengamat film itu membagi istilah film dalam tiga kata.
1. Film
Jika terkait dengan kepentingan politik kalangan tertentu, maka sebuah karya 
audio visual bisa disebut film. Istilah ini lebih dekat dengan kalangan 
Hollywood.
2. Sinema
Jika produk audio visual menonjolkan sisi kualitas dan seni maka disebut 
sinema. Istilah ini banyak dipakai untuk karya-karya audio-visual diluar 
mainstream, seperti Perancis, Rusia, Jerman.
3. Movie
Sebuah produk audio visual dalam kategori ini cenderung menonjolkan 
hitung-hitungan ekonomi, jual beli, untung rugi. Maunya bujet rendah tapi 
keuntungan melimpah termasuk dalam kategori ini.
 
Itu sih kata James Monaco, terserah aja kata kita apaan...
 
Tapi ngomogn2 apa Om Morry udah nonton filmnya? Saya sih berharap Om Morry 
nonton dulu sebelum menyesal di kemudian hari (karena udah gak ada di bioskop 
jadinya dapet bajakan dan gak nyaman nontonnya..hehehehe )


 
It's only a transition.. .

Dicky Kurniawan
News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
marcial_riquelme@ yahoo.com
dicky.kurniawan@ gmail.com
omongkosongku. blogspot. com
answerlieswithin. multiply. com
  
 





----- Original Message ----
From: Morry Infra <morry.infra@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] .com

Sent: Tuesday, October 7, 2008 3:09:32 PM
Subject: Re: [sma1bks] Re: Laskar Pelangi - Semangat Belajar Sampai Mati






Makanya....
Saya yakin kalau gak ada bintang pun tetep akan laku tuch film LP...
 
Soal Belitung yang jadi ngetrend ditulis Belitong.... itu dampak Novel LP....
Jadi Film-nya mah sebenarnya ekor atau tambahan keberuntungan Novel LP....
dan kalaupun filmnya jadi jelek banget misalnya.... selama alurnya gak jauh 
beda dari Novelnya... akan tetep dipuji.... wong orang suka Novelnya... dan 
booming....
Kalau ada yang jadi baca Novelnya setelah nonton filmnya.... itu rejeki 
lagi.... dan itu yang terjadi juga di AAC...
 
Tapi maaf.....
Saya perhatiin... Film2 Indonesia akhir ini seringnya memang ber-budget agak 
murah.... sehingga saya sulit membedakannya dengan sinetron yang berbiaya mahal 
di kelas sinetron... ya gak salah juga dong.... pasarnya cuma Indonesia, 
Malaysia, Brunei dan Singapore... so far keluar belum begitu2 amat.... walau 
Malaysia sering panas dingin dengan film2 Indonesia yang selalu ngalahin rating 
film2 Malaysia....
 
Mungkin komentarnya Dicky yang banyak bergaul dengan kamera... baik berita dan 
sinema.... 
'Nggak berarti bisa kasih argument yang full kena....
Karena biasanya orang di luar kampung tersebut bisa kasih gambaran jujur 
tentang kampung tersebut ketimbang orang kampung itu sendiri dalam soal2 yang 
kasat mata dan garis besar....
Lain kalau soal detailnya... jelas orang2 sinema lebih tahu.... 
Namun bagi penikmat novel dan film.... bukannya kualitas akting, kualitas 
film atau siapa yang main yang jadi ukuran.... as long ceritanya agak2 cocok 
dengan filmnya.... jadi dech......he. e.e..e.

Jadi tetep....kenapa para bintang diangkut Riri... ya jelas.... pasar.... 
seanggapan dia....
Tapi ya who knows....??  kita cuma bisa berandai2... wong dah terjadi...
Analisis versi saya aja....(Kecuali mungkin Dicky tanya langsung ke Riri 
Reza... kenapa pakai bintang ternama... apa lagi perannya Tora bisa diilangin 
sama sekali contohnya...  mungkin bisa lebih terang...he. .e.e.e.)
Dan mungkin yang saya sampaikan bukan kebenaran... but at least ungkapan uneg2 
yang beda dikit....

 
Salam,
Morry Infra
+966-533214840
 

2008/10/7 Dicky Kurniawan <marcial_riquelme@ yahoo.com>








Kekuatan sebuah film tidak hanya pada pemainnya saja, yang paling penting 
adalah bangunan struktur cerita dan karakter yang ingin ditampilkan. Dalam LP 
saya pikir Riri Riza dan Miles berani mengkombinasikan keduanya. Struktur 
cerita yang rapih dan padat juga karakter asli anak Belitong sangat 
ditonjolkan. Mengenai diboyongnya artis Jakarta bagi saya hanya sebagai 
pelengkap karakter anak Belitong, bukan sekedar daya jual. Jika hanya daya 
jual, saya pikir Tora Sudiro dan kawan-kawan tidak begitu berhasil. Saya nonton 
LP dua kali bukan gara-gara Tora, Cut Mini, atopun Muchus...Orang mau nonton LP 
bukan karena Tora ataupun Cut Mini, tapi ceritanya, atau malah bisa jadi ingin 
melihat pemain asli Belitongnya. Setelah bahasa bukunya laris manis, tentunya 
orang penasaran dengan bahasa gambarnya.

 
Dan  yang pasti LP merupakan pintu selanjutnya dibalik keberlanjutan Film 
Indonesia..Dan dalam industri film tidak bisa disamakan secara mentah dengan 
sinetron. Jika satu tema sinetron itu booming, maka sinetron yang lain mengekor 
dan kecipratan booming serupa. Film? Belom tentu, karena karakter penonton film 
berbeda dengan penonton sinetron, meski "dekat".
 
Meski demikian Riri Riza berhasil menampilkan Belitong yang Belitong, bukan 
belitong yang Jakarta. Sama seperti Ari Sihasale, yang sedikit banyak berhasil 
menampilkan Papua selayaknya Papua, bukan Papua ala Jakarta (meski bu Gurunya 
dalam film Denias sangat Kota banget...)
 
Yang sedang aya tunggu selanjutnya bukan Sang Pemimpi, tetapi Bumi Manusia-nya 
Pramoedya yang akan difilmkan dalam waktu dekat. Akan menarik nanti melihat 
bahasa buku ala Pram diterjemahkan dalam Bahasa Gambar...


 
It's only a transition.. .

Dicky Kurniawan

News Camera Person
NEWS DIVISION
PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV)
Gd. Trans TV 3rd Fl.
Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A
Jakarta Selatan 12790
+628174964705
marcial_riquelme@ yahoo.com
dicky.kurniawan@ gmail.com
omongkosongku. blogspot. com

answerlieswithin. multiply. com
  
 






----- Original Message ----
From: Morry Infra <morry.infra@ gmail.com>
To: [EMAIL PROTECTED] .com

Sent: Tuesday, October 7, 2008 1:11:08 PM
Subject: Re: [sma1bks] Re: Laskar Pelangi - Semangat Belajar Sampai Mati









'Mbak Vita
Wah Film LP?.... 'nggak lah....
Kayaknya promote filmnya jauh banget waktunya.... . seketika novelnya 
meledak....
Kayaknya iklan  filmnya dah secara gak langsung dah ada..... dan filmnya amat 
ditunggu2... .
Sama kayak AAC.... he.e..ee...
Cuma memang Pro-Kons AAC lebih besar....
 
LP sich.... adem.... seragam.... di sini aja cuma saya sendiri yang lain.... 
itu pun cuma 30% kritik... 70%-nya jelas pujian.....he. .e.e.e.e. .
 
Jadi jika waktu Premier ada yang bisik2....he. .e.e.e.
Itu mah seperti bisik2 saya....
Bisa jadi memang tuch yang bisik2 gak tahu pasar..... dan sangat2 gak valid... 
dan terbukti demikian...
Dan siapa bilang gak ada bintang....
Harusnya film sekelas Novel LP... pemainnya gak terkenal semua.... dan saya 
sich yakin banget tetep laku...
Tapi karena Riri Reza juga punya ketakutan... kalau gak laku...ya... 
diangkutlah beberapa artis.... sampai Tora Sudiro yang sebenarnya gak perlu 
adapun dipaksakan main....he.. e.e.e.
 
Film LP ngingetin saya ketika Film Sherina..... wah yang ngantri....
Tapi giliran Film-nya Joshua.... gak bisa ngulangin kesuksesannya. ...
Jadi memang seperti air pelepas dahaga di padang pasir.... dan ditunggu2 sejak 
2 hari perjalanan.. ..he..e.e.
 

Salam,
Morry Infra
+966-533214840





2008/10/7 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED] com>









Film-film peraih Oscar/penghargaan kalah penggemar, memang bener 
banget.. Padahal buat yang suka, tu film bagus banget. Kayak film-
film Iran yang sering dapet penghargaan, misalnya Turtle can fly, 
kurang bagus apa sih tu film? tapi berapa banyak yang liat...

Waktu premier Laskar Pelangi, teman saya cerita kalau banyak 
kalangan kuatir film ini nggak banyak ditonton orang. Soalnya nggak 
ada bintang keren dan seksi. Cuma film 10 anak-anak lusuh. Seorang 
wartawan dan pengamat film sempat berbisik padanya seusai pemutaran 
LP, "gimana ya supaya film ini ditonton orang?"

Tapi itu saat premier, begitu dilaunch ke masyarakat ternyata 
penontonnya sampe ngantri2.. Heran juga sebenarnya :)
Masyarakat kita memang unik, katanya kita masyarakat komunal. Kalau 
orang rame2 nonton ya jadi pengen nonton juga... Padahal kalau 
ditanya lagi secara pribadi, belum tentu tuh mereka emang bener-
bener tertarik :) Jadi bagus juga kalau yang memengaruhi adalah hal-
hal yang positif, paling enggak kan jadi kebawa meski awalnya nggak 
suka atau dingin-dingin aja..

Sebenarnya ada yang menggelitik saya saat nonton di XXI dihari kedua 
lebaran kemarin. Yang antri masuk saat itu rata2 dari kalangan the 
have masyarakat bekasi. Kelihatan dari pakaian, body language, dan 
rupa-rupa asesoris serta atribut yang menempel. Sepertinya 
bukan 'komunitas Laskar Pelangi'.. Setelah pemutaran selesai, 
rasanya pengen deh tanya ke mereka, apa sih yang mereka rasakan 
setelah nonton? Apa sih yang ada di benak mereka? Kira-kira ada 
berapa banyak ya yang terinspirasi? 

Hmm kita liat aja kayak apa nantinya...

Vita

--- In [EMAIL PROTECTED] .com, "Morry Infra" <morry.infra@ ...> 



wrote:
> 



> He..he.e..e. e.
> Ya itu opini pribadi saya yang beda dengan mainstream.. ..he..e.e.
> 
> Tetep.... mo baca banyak buku juga tetep gak make sense....
> Apalagi bukunya hasil menang... mana ada hadiahnya buku 
kuliahan...hee. e.e..
> Tapi tetep aja syah.... wong dijadikan fiksi... terserah mau nulis 
apa
> aja....
> Sama kayak Superman bisa terbang....he. e..e.e. Forest Gump bisa 
ngalahin
> pemain China di Pimpong.. dll...
> Serta soal nama2 dan istilah2 yang dipakai..... Seperti kata 
Vivi... Andrea
> tended to be like that....he.. e.e.
> 'Nggak tahu karena dia mau dibilang ilmuwan....karena dia bukan....
> Tapi bagus lho usahanya.... dia pasti musti buka2 
kamus....he. .e.e.e...
> Sehingga yang baca juga pengennya buka kamus... biar ngerti apa 
sich yang
> ditulis Andrea dengan istilah2 njelimet itu....he..e. e.e..
> 
> Anyway, buku ini memang menyegarkan. ..no doubt...
> Dan berhubung sekarang dah jadi best seller...he. e..e. anjing
> menggonggong. .. kafilah berlalu....
> Film2 menang Oscar... selalunya kalah banyak penontonnya dibanding 
film2
> yang gak masuk nominasi Oscar...he.. e.e.e.. as long as pasar 
nerima dengan
> lapang dada filmnya..... persetan dengan juri2 Oscar...he.e. .e...
> 
> Sekali lagi sorry buat penggemar Ayat2 Cinta dan Laskar
> Pelangi..... peace....
> 
> Salam,
> Morry Infra
> +966-533214840
> 
> 2008/10/7 vivi fajar <[EMAIL PROTECTED] .> 






> 
> > Ada dong Oom Morry....sering tuh gw baca yang
> > begituan..rata- rata penulis kan emang nulis sesuai
> > yang pingin dibaca orang..kalo nggak yaaa...nggak
> > bakalan tercapai misi yg dibawanya buat menyampaikan
> > 'pesan-pesan' pada khalayak ramai...
> >
> > Kalo buat gw,.selama pesan yang dibawa positif,..nggak
> > penting sapa yang nulis (asal bener asal-usul
> > tulisannya- nggak ngawur dalil2nya) layak
> > dibaca...masalah banyak bumbu
> > penyedap..sebangsa. .kisah bombastis..yang dilebih2kan
> > dalam bagian fiksi (kek yg di LP itu...yg lo tulis
> > tentang kisah ke-genius-an Lintang)...yaaaa. ...buat
> > seru2an ajaaaa....buat nggambarin bahwa genius bisa
> > muncul dimana aja...kapan aja..nggak mandang strata
> > dan golongan.... lah...katanya Alva Edison aja...pake
> > adegan aneh2 sebelom jadi penemu ulung...(yang kita
> > percaya tuh...) jadi wajarrrr....
> >
> > Buat gw, LP tetep aja angin segar di dunia satra..dan
> > film juga...hare geneee...mo nggak seh nonton "sarang
> > kunti..." , barbi3...suami2 takut
> > istri....halahhhhh. ...basi dong...basi yaaa...apa yng
> > bisa dibawa pulang coba kalo yg hadir di sinema kita
> > cuma begituan.... syukur benerrrr buat gw ada Andrea,
> > Riri, Mira dan Mizan...disini. .paling nggak ketika
> > bubaran nonton film mereka anak gw jadi bisa
> > bilang..."alhamdulillah ya mama...sekolah ku
> > bagus..nggak kaya' sekolahannya ikal yg diganjel
> > bambu...kapan kita berbagi buku lagi buat
> > temen2...di. ...?"...thank to Alloh..ada hikmah yang
> > bisa kita dapet usai menerima pesan bang Andrea cs,...
> >
> > so,...ngalor ngidul nya...bisa diarahin ke yang
> > positif aja ya??? ok Mor?...
> > Mohon maap lahir bathin ah,...met Idul Fitri...
> >
> > vivifajar/Fis- 3-93
> >
> >
> > --- Morry Infra <morry.infra@ ... <morry.infra%40gmail.com>> 






wrote:
> >
> > > Ada lho yang bisa nulis sesuai keinginan... .dan
> > > niru...
> > > Dia bukan penulis aslinya....
> > > Cuma karena punya prinsip kalau orang lain bisa...
> > > saya juga harus bisa....
> > > jadilah dia menulis novel... dan walau gak jadi best
> > > seller... anehnya bisa
> > > dibuatkan film....he.e. .e.e.
> > > Tahu 'nggak siapa dia?.... anak2 STAN harusnya
> > > tahu....he.. e.e.e..
> > >
> > > Waktu jaman hebohnya Novel LUPUS oleh Hilman...
> > > Helmi Yahya bikin LINTAR... Ketika Musim Duren
> > > Tiba... dan di-filmkan.. .
> > > Dan ngomong2 soal Helmi Yahya....
> > > Baru kali ini dia gagal...dia gagal jadi WAGUB
> > > Sumsel.....he. .e.e.e.e. .
> > > So far most of yang dia inginkan.... jalan terus....
> > > walau dia bukan orang
> > > yang punya pengalaman dibidang yang dia kerjain....
> > > dengan semangat kaya
> > > IKAL dan pantang nyerah dan terus belajar....
> > > jadilah seperti sekarang....
> > > walau ada juga yang bolong di sana sini... tapi kan
> > > gak layak buat
> > > dipublikasi. ..he..e.e.
> > > Contohnya... walau cuma sekolah di AS 'nggak lama2
> > > banget..... dan juga gak
> > > banget2 hidup bergaya Amerika karena pengen cepat
> > > lulus jadi rajin
> > > belajar....
> > > Eh... pulang2... bisa jadi presenter basket.... dan
> > > kayak bener aja.... dan
> > > kita semua dibuat terpana.
> > >
> > > Ngomong2 orang Indonesia hebat
> > > lainnya..... ..Reindhard Tawas...
> > > Mungkin yang suka basket sempet tahu dia...
> > > Aku pernah hart to hart tanya sama dia... apa dulu
> > > pernah tinggal di US dan
> > > sering nonton NBA di Amrik...
> > > He..e..e.e dia jawab... 'Nggak pernah... selain baca
> > > koran dan majalah olah
> > > raga....he.. e.e.e.
> > > Dulu dia ikutan kuis Who Wants To Be Milionere-nya
> > > Tantowi....
> > > Saya sempet fikir kalau dia bakal dapat
> > > 1M.....he.e. .e.e.
> > > Ech baru pertanyaan ketiga dia dah salah... tanpa
> > > ngambil any option....
> > > karena memang soalnya cukup tricky....
> > > Pilihan yang sulit ditebak.... Embrio atau Janin....
> > > 'Nggak tahu gimana... kata Tantowi jawabannya
> > > Janin... instead of Embrio
> > > yang dijawab Bung Reinhard.... he.e..e.e. ...
> > > kasihan....
> > >
> > > Kembali lagi soal Novel LP....
> > > Kok saya gak merasa Novel itu berat.... adanya
> > > tulisan2 asing, dan istilah
> > > matematik yang terkesan heboh... lebih karena Andrea
> > > mau terlihat seperti
> > > itu...he..e. e.... tapi ya gak masuk akal....
> > > Gimana si Lintang yang sekolah gak sampai tamat SD
> > > bisa tahu Deret Gauss,
> > > Integral, dan lain2.... kapan si Bu Mus
> > > ngajarnya... he..e.e.e. . itu baru
> > > kapan... gimana, pakai buku apa dan dimananya belum?
> > > he.e..ee.
> > > Kalau dari Buku.... buku di sekolah itukan cuma
> > > sampai kelas 3 SMP... apa
> > > ada buku itu...he..e. e.
> > > Ada2 aja.... anyway, cukup bikin geli.... tapi syah
> > > aja kok.... wong memoar
> > > yang difiksikan.. .terserah sang penutur...
> > >
> > > Dan soal pasar dan lain2....
> > > Itulah kecerdasan sang promotor/producer/ penerbit
> > > yang menyetujui buat
> > > dibuat/ditampilkan/ diterbitkan/ ditayangkan/ dijadikan
> > > serta dilaksanakan
> > > dengan hitung2an ekonomi... sekaligus
> > > berjudi....he. .e.e. laku untung....
> > > gak laku... ya rugi2 dikit....he. .e.e.e.e. .
> > >
> > > Sorry kalau uneg2 saya ngalor ngidul....
> > >
> > > Salam,
> > > Morry Infra
> > > +966-533214840
> > > 2008/10/6 Lusiana M. Hevita <[EMAIL PROTECTED] <mhevita%40yahoo.com>> 






> > >
> > > > Adik2 dan kakak2, maaf lahir dan batin ya..
> > > tulisan saya suka iseng
> > > > 'nyasar' di mari. maaf
> > > > kalau ada yang kurang berkenan dan bicara suka
> > > asal. :D
> > > >
> > > > Wah, ternyata ada pembicaraan hangat soal Laskar
> > > pelangi. Barusan aja saya
> > > > mencoba
> > > > bikin review. Review yang jujur dan tidak
> > > bermaksud apa2..
> > > >
> > > > Saya sendiri tidak benar2 habis baca novel LP.
> > > Terus terang agak
> > > > membosankan. Alurnya
> > > > lambat dan berat banget. Andrea rupanya ingin
> > > memasukkan banyak hal di
> > > > sana. jadinya
> > > > padat dan sulit dicerna (minimal oleh saya, butuh
> > > waktu lama...:)
> > > >
> > > > Sebagai penulis (hihi ngaku2) pengen juga bisa
> > > sehebat Andrea. sayangnya
> > > > nggak bisa.
> > > > Mau niru2 juga susah. pasar sudah jenuh, mungkin
> > > saja. Tapi bagi sebagian
> > > > penulis
> > > > (apalagi yang belum profesional) menulis sekedar
> > > jadi 'curahan' jiwa.
> > > > Kadang uneg2 juga.
> > > > sesuatu yang terpendam, dan ingin dikeluarkan.
> > > >
> > > > Banyak juga penulis yang justru nggak bisa nulis
> > > kalau cuma ingin memenuhi
> > > > pasar.
> > > > karena sejatinya setiap penulis punya pikiran dan
> > > gaya penulisan sendiri.
> > > > setiap penulis
> > > > punya pengalaman batin sendiri. Heran juga kalau
> > > ada yang ikut-ikutan. Itu
> > > > mah penulis
> > > > hebat...bahkan banyak yang bisa memenuhi pesanan
> > > pasar dan penerbit.
> > > >
> > > > Setiap masa memang ada 'empu'nya nya sendiri. Dulu
> > > ada Sutan Takdir, ada
> > > > marah rusli.
> > > > Lalu kemarin Pram, ada gunawan mohamad, ada ayu
> > > utami, ada Dee. Sekarang
> > > > mungkin
> > > > Habibburahman, Andrea.. kelak kali2 aja vita
> > > hehehe...
> > > >
> > > > Yang menggembirakan adalah, makin banyak penulis
> > > yang karyanya bagus2,
> > > > qualified,
> > > > mencerdaskan, mungkin juga menghebohkan (konotasi
> > > positif lho ya..), apapun
> > > > genre-
> > > > nya.
> > > >
> > > > Nah kalau seorang menulis meluncurkan karyanya pas
> > > di sebuah momentum yang
> > > > entah
> > > > apa...efeknya seperti Habib dan juga Andrea. Tapi
> > > penulis mana sih yang
> > > > menyangka bisa
> > > > sampe ke sana. Dia hanya menulis dan menulis.
> > > Diterbitkan syukur,
> > > > enggak..jiwa sudah
> > > > puas. karena sebagian penulis merasa menulis
> > > adalah kebutuhan. Buat saya,
> > > > menulis
> > > > buku, ada yang beli, ada yang membaca, disukai,
> > > wah rasanya sudah senang
> > > > banget...
> > > > kalau trus ada royalti sampe 2 milyar itu sih
> > > bonus...kalo saya bisa
> > > > pingsan kali..hehehe.
> > > >
> > > > just a comment..
> > > >
> > > >
> > > > --- In [EMAIL PROTECTED] .com <sma1bks%40yahoogroups. com>
> > > <sma1bks%40yahoogroups. com>, "Morry Infra"
> > > > <morry.infra@> wrote:
> > > > >
> > > > > Sebelumnya Selamat Hari Raya Iedul Fitri 1429
> > > H...
> > > > >
> > > > > Eid Mubarak!!!
> > > > > Taqoballahu minna waminkum....
> > > > >
> > > > > Soal Novel Laskar Pelangi dan juga Ayat-ayat
> > > Cinta....
> > > > > Bagus.... appreciate banget terhadap kreativitas
> > > mereka para
> > > > > pengarang/penutur. ...
> > > > >
> > > > > He...he..e.e. e...
> > > > > Kalau saya boleh punya opini yang lain dari
> > > mainstream.. ..
> > > > > Sebelumnya minta maaf dulu bagi penggemar novel2
> > > tersebut....
> > > > > Ini cuma opini saya dan gak bermaksud berubah
> > > apa yang dah orang2 kagumi
> > > > > dari kedua novel tersebut...
> > > > >
> > > > > Novel Laskar Pelangi dan Ayat-ayat
> > > Cinta...idenya
> > === message truncated ===
> >
> > 
> >
>















 














      
___________________________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. 
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke