Kita bergembira dengan kemenangan Obama,
sebagaimana juga kita bergembira
dengan kemenangan Nelson Mandela menumbangkan aphartheid di Afrika selatan
dalam perjuangannya tak kenal lelah selama puluhan tahun disiksa di penjara,
dihinakan orang-orang kulit putih.
Bang Taura, Komar, Mory dan Rekans
Sikap politik dan sepak terjang seorang Nelson Mandela sudah jelas bagi kita , baik ketika dia masih sebagai seorang aktivis, politikus maupun ketika dia menduduki jabatan Presiden.
Perlakuan yang dia terima dibawah rezim kulit putih tidak membuat dia dendam terhadap musuh-musuh kulit putihnya ketika dia berkuasa. Dia memilih jalan rekonsiliasi.
Karena semua yang dia perjuangkan adalah kebenaran dan kesamaan hak bagi setiap orang yang hidup di bumi Afrika Selatan.
Sosok Obama, belumlah sekaliber sosok Mandela, baik dari sikap politik maupun sepak terjangnya. Bahkan kubu Mc Cain selalu menyerang sisi ini pada diri Obama. Sosok ini lebih merupakan sosok yang sangat beruntung dan dapat berkah muncul ditengah situasi dalam negeri AS yang gonjang-ganjing dilanda gelombang kebangkrutan ekonomi.
Siapapun yang muncul dalam situasi seperti ini kalau dari kubu yang berbeda dengan penguasa , tidak peduli dia mau putih, coklat atau hitam warnanya akan jadi alternatif yang dianggap menjanjikan.
Sekarang ini saya cenderung sepakat dengan apa yang diungkapkan oleh Mory bahwa di AS yang berubah hanya presidennya sedangkan GBHN nya sama saja, namanya juga Amerika!!!. Belum terpilih saja dia sudah jelas menunjukkan keberpihakannya pada Israel.
Masih terpatri dalam benak saya ketika dia melakukan ritual Yahudi di Tembok Ratapan bertepatan dengan sholat subuh yang dilakukan oleh orang-orang Muslim Palestina. Alih-alih menciptakan perdamaian di ranah ini, malah tindakannya tersebut menyakiti orang-orang Palestin.
Dia juga beberapa kali mengatakan dalam Pidato Politiknya bahwa Israel adalah Teman Amerika. Lantas apa yang bisa diharap dari Obama?
Jadi buat saya kegembiraan yang Bang Taura ungkapkan di atas susah untuk diterapkan pada saat ini, saya masih bersikap wait and see begitu kata Komar.
Btw, Kabar baiknya paling tidak ada salah seoarang ex SD Besuki Menteng 01 Jakarta, Indonesia yang bisa memimpin negara adidaya, kita tunggu kipranya saja. Mudah-mudahan aja dia sukses dan Obama akan jadi presiden Amerika selama 2 periode, delapan tahun... berakhir tahun 2012....
Setelah belajar jadi presiden di Amerika, trus --mengikuti tradisi di sepak bola---Obama kita naturalisasi untuk pulang ke Indonesia dan kita pake disini untuk mengulangi suksesnya pada PILPRES 2013. Tentunya nanti akan ada lobby2 juga dengan calon partai-partai pengusung.... ...he... he...he..
Salam
MIK
From: Morry Infra <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]Sent: Wednesday, November 5, 2008 6:16:06 PM
Subject: Re: [sma1bks] Obama menang? So...?
But anyway,
Selamat buat pendukung Obama....
Salam,
Morry Infra
+966-533214840
2008/11/5 Taura
<[EMAIL PROTECTED] com>
|
.. .
From: komarudin ibnu mikam <komaribnumikam@ gmail.com> Subject: Re: [sma1bks] Obama menang? So...? To: [EMAIL PROTECTED] .com Date: Wednesday, November 5, 2008, 1:09 AM
kulit item dan putih cuman casing, isinya mah sami mawon..... 2008/11/5 Taura < [EMAIL PROTECTED] com>: > Dear Susanto dan rekans, > Kita bergembira dengan kemenangan Obama, sebagaimana juga kita bergembira > dengan kemenangan Nelson Mandela menumbangkan aphartheid di Afrika selatan > dalam perjuangannya tak kenal lelah selama puluhan tahun disiksa di penjara, > dihinakan orang-orang kulit putih. > > http://taufikurahma n.wordpress. com
|