MASA KINI UNTUK DIJALANI, MASA DEPAN YANG AKAN MENGHAMPIRI Aku selalu mencoba menikmati apa yang ada terutama hari ini. Ngapain juga kita terlalu mengharap dan memikirkan apa yang belum kita miliki, atau apa yang terlepas dari masa lalu. Kecuali itu membuat kita lebih maju.
Alhamdulillah juga keluarga kami semakin lengkap, setelah kehadiran si kecil: Mitha, setelah dua kakaknya Fariz dan Salman. Walau ada kekurangan di sana sini, tapi kita selalu berusaha untuk hepi. Dan jangan terlalu banyak masalah yang dimasukin ke hati. Sekarang aku sudah sukses? Alhamdulillah jika ada yang memandangku seperti itu. Aku sendiri berusaha belajar membuat definisi sukses kecil-kecil, biar setiap hari bisa merayakan kesuksesan. BTW, kesuksesanku sekarang sebetulnya bukan sukses milikku sendiri. Yang nomer satu pastinya andil ortu, yang lain-lain ada adik, istri dan lain-lainnya deh. Nah kesuksesan ku yang sebenarnya nantinya jika anak-anakku sukses. Mau jadi apa nanti itu terserah minat dan bakat mereka. (Kalo aku yang ditanya jangan jadi engineer nak, capek :P, jadi dokter atau pengusaha aja deh). Kita hanya mengarahkan dan memberi bekal yang (semoga) cukup. Sebab masa kita pasti berbeda tantangan dengan masa mereka dewasa nanti. Sedangkan impianku sendiri sederhana saja punya sasana pingpong, yang di kelilingi warung makan khas bekasi, toko olahraga dan unit usaha lainnya di tempat yang strategis. Tenang aja warung baso, somay dan soto pasti ada juga. Jadi bisa sekalian buat nyalurin hobi pingpong dan masak. Pelan-pelan deh ngumpulin modal. Semoga aja tawaran ke LN kali ini berhasil, sehingga ngumpulin modal bisa lebih cepet. Tapi percayalah, aku tetap cinta dan ingin memajukan Bekasi pada khususnya dan Indonesia pada umumnya. (The end)
