---------- Forwarded message ----------
From: armon syahruddin <[email protected]>
Date: 2009/3/8


Artikel menarik ttg perbandingan dalam hidup...
(diambil dari www.tanadisantoso.com)
**
*================================*

*Perbandingan Tidak Rasional *

Seorang ibu rumah tangga bisa saja rela berbelanja jauh hanya untuk
mendapatkan barang yang berdiskon. Sebenarnya dia hanya membeli sekardus mi
instan seharga 100 ribu rupiah untuk menghemat 20 ribu rupiah. Dan dia rela
sekalipun harus menempuh hujan deras dan antri berdesak-desakan.

Namun kenapa ibu tadi mau membeli komputer seharga 7,5 juta rupiah, padahal
ada tawaran di tempat lain yang lebih murah 100 ribu rupiah? "Ah, sekalian
jalan-jalan di mall sini. Sini kan lebih dekat." kata si Ibu. Ibu segan
pindah ke toko lain yang sebenarnya jauhnya sama dengan beli mi instan di
atas. Hal ini karena uang 100 ribu rupiah hanya bagian kecil dari harga 7,5
juta rupiah. Sedangkan uang 20 ribu rupiah senilai 20% dari harga 100 ribu
rupiah.

Kita sering berpikir dengan tidak rasional. Karena kita berpikir ketika kita
membandingkan sesuatu hal dengan hal lainnya. Entah itu sebuah penawaran,
cara kita menawar, cara kita hidup selalu seperti itu. Saya kasih contoh
seorang pegawai yang bekerja selama setahun yang pernah saya wawancarai.
Saya tanya, "Berapa gajimu sekarang?" "3 juta Pak," katanya, "Tapi saya
sudah bekerja selama setahun. Saya tidak puas dengan gaji saya."

Lalu saya tanya lagi, "Dulu waktu kamu diterima, berapa gajimu?" Dia
menjawab, "1 juta." "Waktu itu kamu membayangkan tahun depan gajimu naik
jadi berapa?" tanya saya lagi. "Ya, paling naik menjadi 1,5 juta," jawabnya.
"Lha sekarang kan kamu sudah 3 juta? Kenapa kamu masih tidak puas?" cecar
saya. Diam sejenak, dia menjawab, "Iya sih, tapi ada teman yang baru saja
masuk kerja sudah bergaji 3,5 juta."

Ternyata dia membandingkan dirinya dengan orang lain. Bukan karena dia tidak
puas dengan gajinya 3 juta itu. Tapi dia tidak puas karena dia mulai
membandingkan dengan orang lain.

Dalam kehidupan, kita selalu membandingkan diri kita terlalu banyak dengan
orang lain. Dia punya mobil, saya tidak punya. Dia punya rumah lebih besar
lagi dari kita. Bukan karena kita butuh rumah yang lebih besar, tapi karena
kita tidak puas orang lain memiliki sesuatu yang lebih besar dari kita.

Marilah kita hidup dengan lebih sadar bahwa membandingkan sesuatu dengan
yang lain itu tidaklah baik. Penting apa yang anda miliki sekarang dan sudah
memuaskan anda. Dan kita harus lebih bisa sadar dengan hal ini.


Kirim email ke