MELIHAT SEMUA FAKTA KEJAHATAN YAHUDI YG SISTEMATIS, PERBUATAN HITTLER DALAM 
BANYAK HAL BISA D BENARKAN.
TERIAKAN HEIGLLL




________________________________
From: Irzan Supriyadi <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, March 11, 2009 8:17:06 AM
Subject: RE: [sma1bks] Izzul Islam wal Muslimin


 
Yahudi terlalu sistematis dalam menyerang musuh2nya, sebaliknya
musuh2 Yahudi terlalu terlena dengan serangan Yahudi (dlm bentuk godaan dan
tipu muslihat duniawi).
 
Berbekal kejeniusan mereka mempengaruhi dan memporakporandakan
sendi2 kehidupan dari mulai produk yg dipakai di kamar mandi, makanan di ruang
makan, tontonan di ruang keluarga, bacaan ringan di kamar tidur pasangan/anak
tercinta.
 
Yahudi tidak hanya membalikkan yg hak dan yg bukan hak (bathil),
tapi juga membalikkan fungsi2 dan hukum alam dari Allah (Alquran) baik melalui
isu yg ditunggangi spt; produktivitas, reformasi, otonomi daerah, demokrasi,
global warming, isme/paham seperti ditulis dibawah, dll.
 
Untungnya saya bekerja diperusahaan Jerman, yg pernah membasmi
kaum yahudi melalui pasukan hitler. Yeah.. the better among the worst.
 
So just fight yahudi anyway, I mean jews.
 
 
 
From:sma1...@yahoogroups .com [mailto:sma1bks@ yahoogroups. com] On Behalf Of 
Mursalin
Guci
Sent: Friday, March 06, 2009 9:35 AM
To: sma1...@yahoogroups .com; sma1 89; Maskino Arnesto; Maman Sudirman;
Abdul Latif Noor
Subject: Bls: [sma1bks] Izzul Islam wal Muslimin
 
Dikutip dari God, Jews, and History oleh Max I. Dimont

Bila anda melihat yahudi sebatas Material, yahudi (Israil) itu tidak berarti
apa-apa.
Namun bila anda melihat yahudi secara ide dan pola pikir maka........ .
"Kehidupan Abad 20 diperumpamakan rumah, -rumahnya yahudi, perabotannya
yunani disitulah anda melakukan berbagai aktifitas".
"Ide Yahudi telah berhasil menciptakan 2 agama besar yaitu Kristenisme dan
Muhammadanisme (Islamisme), serta Marxisme yg didukung +/- 1 Milyar
manusia".

Dengan demikian memandang yahudi itu
tidak hanya sebatas ras, bangsa, dan kepercayaannya saja tetapi siapapun yg
beride dan berpola pikir demikian adalah Yahudi.

Mursalin
SMA 1 '89 (1.1, Bio3)

________________________________
 
Dari:lina sri rosmawan
<lina..rosmawan@ gmail.com>
Kepada: sma1...@yahoogroups .com
Terkirim: Jumat, 6 Maret, 2009 08:25:24
Topik: Re: [sma1bks] Izzul Islam wal Muslimin
Sekedar sharing...

Cerita 1)
Kemaren baru belanja bulanan,.... cukup lama memilah dan memilih
barang-barang produk non Yahudi yang harus di boikot, sampai sempat
mengeluh dalam hati... Ya Allah,... sulit juga ternyata untuk tidak
membelanjakan uang sepeserpun ke tangan Yahudi, karena mereka telah
menguasai pasar. Tapi Insya Allah, dengan menguatkan azzam, Finally I
did it! Belanja bulanan dengan meniadakan produk yahudi dalam
keranjang. Mungkin baru itu yang bisa saya lakukan, tapi kalau tidak
dimulai dari diri sendiri, siapa lagi yang akan melaksanakan semua
ini....:)

Cerita 2)
Andai anda tahu, betapa seorang Yahudi sangat berhati-hati dalam
membelanjakan hartanya agar jatuh ke sesama Yahudi,.....
Sebuah kisah tentang seorang Yahudi yang sudah cukup lama menunggu
taxi, Entah kenapa Yahudi ini tak kunjung naik Taxi yang sudah
berhenti sebanya 9 kali didepannya. Dan akhirnya naik taxi ke-10.
Tahukah anda? ternyata supir Taxi yang ke-10 itu adalah Yahudi.
Sementara 9 yang lain tadi Non Yahudi. Begitulah,.. . mereka lebih baik
berlama-lama menunggu taxi asalkan hartanya tetap jatuh ketangan
saudaranya. (dari radio dakta)

On Thu, Mar 5, 2009 at 8:29 PM, Arief Kurniawan <batigol_arief@
yahoo.com> wrote:
> Dari milis sebelah
>
> Terutama untuk menyikapi pro dan kontra tentang Palestina
>
>
> Sabtu, 21 Februari 2009  'Izzul Islaam wal Muslimiin   Oleh
: Al-Habib Muhammad Rizieq Syihab (Ketua Umum FPI)     Dalam
riwayat Ibnu Ishaq disebutkan bahwa kemenangan Rasulullah saw dan kaum muslimin
dalam Perang Badar pada 17 Ramadhan 2 H, mengundang reaksi sinis Yahudi dari
anak suku Qoinuqo'. Mereka menyatakan kepada Nabi saw : "Hai Muhammad,
jangan terlalu bangga, sesungguhnya engkau bertemu dengan suatu kaum yang tidak
punya pengetahuan apa pun tentang perang, sehingga engkau mendapat kesempatan
menang dari mereka. Sedang kami, demi Tuhan, jika engkau memerangi kami,
niscaya engkau akan tahu bahwa sesungguhnya kami adalah manusia yang sebenarnya
!" Namun, Rasulullah saw tidak mengambil hati dengan tantangan dan
cemoohan tersebut, karena beliau berjiwa besar dan penyabar.Lalu dalam riwayat
Ibnu Hisyam diceritakan bahwa sebulan setelah Perang Badar, yaitu pada
pertengahan bulan Syawwal 2 H, seorang wanita muslimah yang sedang berdagang di
Pasar Qoinuqo' diusili oleh seorang pedagang Yahudi sehingga tersingkap
auratnya, ketika wanita tersebut marah ia justru ditertawakan orang-orang
Yahudi sepasar. Bersamaan dengan itu, seorang pemuda muslim yang melihat
kejadian itu ikut marah, lalu ia menghardik si Yahudi yang usil tadi bahkan
akhirnya ia membunuhnya. Orang-orang Yahudi di pasar tersebut murka dan
ramai-ramai mengeroyok si pemuda serta membantainya.  Peristiwa tersebut
menggemparkan Kota Madinah, dan sampai kepada Rasulullah saw. Beliau pun
mengumpulkan para Sahabat untuk meneliti sabab musabbab terbunuhnya seorang
muslim di Pasar Yahudi Qoinuqo'. Setelah melalui penyelidikan yang cermat dan
mendalam, akhirnya Rasulullah saw menyimpulkan bahwa Yahudi Qoinuqo' telah
melanggar perjanjian antara mereka dengan kaum muslimin, dimana telah
disepakati sejak kedatangan Rasulullah saw ke Madinah bahwasanya mereka dan
kaum muslimin tidak boleh saling mengganggu atau membantu pihak lain yang
mengganggu. Selanjut nya, Rasulullah saw memakai baju perangnya memimpin
kaum muslimin untuk memerangi Yahudi Qoinuqo'. Selama 15 malam, wilayah
Qoinuqo' dikepung oleh kaum muslimin, ternyata mereka yang semula sombong
dengan keberanian dan kegagahan, kini ketakutan dan tidak berani untuk melawan,
sehingga akhirnya mereka menyerah dan diusir dari Madinah ke Khaibar tanpa
pertumpahan darah. Sekali lagi Rasulullah saw menunjukkan kebesaran jiwanya
dalam menghadapi Yahudi Qoinuqo'. Namun demikian, hukum tetap ditegakkan 
terhadap
pengkhianat perjanjian dengan tidak mengizinkan Yahudi Qoinuqo' tinggal di
sekitar Madinah lagi. Inilah ketegasan Rasulullah saw terhadap
pengkhianatan.  Dari fakta sejarah di atas, ada satu pelajaran penting
tentang 'Izzul Islam wal Muslimin (Kemuliaan Islam dan Muslimin). Betapa
Rasulullah saw tidak membiarkan gangguan fisik dalam bentuk apa pun terhadap
kaum muslimin. Mengganggu seorang wanita muslimah berarti mengganggu seluruh
kaum muslimin. Melecehkan kehormatan seorang wanita muslimah berarti melecehkan
kehormatan Islam dan kaum muslimin.Tindakan yang diambil Rasulullah saw bukan
hanya untuk membela dan menjaga kehormatan si muslimah tersebut, tapi juga
untuk membela dan menjaga kehormatan seluruh muslimah agar tidak pernah lagi
dilecehkan oleh siapa pun di kemudian hari. Bahkan untuk membela dan menjaga
kehormatan Islam dan kaum muslimin selamanya. Karena itulah, Nabi saw tidak
pernah menyalahkan sang pemuda muslim yang membunuh si pedagang Yahudi yang
usil dan jahat tersebut. Kini, mari kita renungkan, andaikan Rasulullah
saw saat ini hidup di tengah-tengah kita ( - tentu saja ruh beliau selalu hidup
di tengah umatnya - ), lalu melihat apa yang dilakukan Israel kepada umatnya di
Gaza. Apa gerangan kiranya yang akan dilakukan Rasulullah saw ?! Di Gaza,
rumah-rumah kaum muslimin diluluh-lantakkan, masjid-masjid dihancurkan, harta
benda dimusnahkan, jiwa raga dilenyapkan. Bom-bom kimia dijatuhkan, ribuan umat
Islam terluka, bahkan tewas. Orang tua tak berdaya dianiaya, wanita-wanita
lemah dibunuh, anak-anak tak berdosa dibantai.Belum lagi Si gadis kecil mungil
berusia 4 tahun, Syahd namanya, ditembak saat sedang bermain, lalu dijadikan
santapan anjing. Masih ada lagi anak-anak tak berdosa lainnya yang kehilangan
tangan dan kaki atau anggota tubuh lainnya, bahkan ada yang kehilangan kepala.
Ya Rabb ! Sementara Gaza berduka, masih saja ada umat Islam yang sibuk
membela Israel dan menyalahkan Hamas.. Bahkan ada yang menyalahkan bangsa
Palestina secara keseluruhan. Ada yang menyebut Palestina keras kepala tidak
mau berdamai dan mengakui Israel, lainnya lagi menyebut Palestina sebagai
sumber petaka dan maksiat. Ada lagi yang menghina bahwa Palestina adalah bangsa
yang kotor dan jorok serta tidak tahu diri. Selain itu, masih juga ada
umat Islam yang menyatakan bahwa pengiriman Mujahidin ke Palestina sebagai
tindakan gegabah dan hanya menambah beban masalah. Ada pula yang menyindir
bahwa demonstrasi untuk solidaritas Palestina sebagai tindakan tak berarti.
Sedang pemboikotan produk Israel atau produk negeri yang mendukung Israel
dikatakan sebagai kurang kerjaan dan hanya bikin susah diri sendiri. Bahkan
bantuan kemanusiaan untuk Gaza pun dicerca dengan alasan di dalam negeri masih
lebih membutuhkan.  Masih ditambah lagi dengan sebagian umat di dalam mau
pun di luar negeri, yang menjadikan Palestina sebagai komiditas politik untuk
kepentingan politik sesaat. Bahkan ada yang cari keuntungan dan popularitas di
tengah duka Gaza. Sementara di antara mereka yang sudah bagus sikapnya
dalam kepedulian terhadap Palestina ada yang tidak kompak. Hanya mau kerja
sendiri, karena merasa besar dan kuat. Bahkan ada yang merasa caranya adalah
yang paling bagus dan paling benar, sedang cara yang lain salah dan tidak
berguna. Laa ilaaha illallaah... ! Astaghfirullaah. ..! Sampai kapan umat
terus berdebat ?! Hanya bicara tanpa berbuat ! Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi
Rooji'uun... ! Padahal, apa saja yang kita lakukan untuk mendukung
Palestina, selama tidak langgar syariat, dari mulai Doa, Acara Amal, Boikot,
Demo, Bantuan Kemanusiaan, sampai kepada Pengiriman Mujahidin, semuanya bagus,
penting dan pasti manfaat. Yang penting, lakukan saja semampu kita dengan
ikhlas karena Allah SWT. Jangan mencela dan jangan sekali-kali merasa
kepeduliannya lebih baik dari yang lain. Bangunlah kebersamaan dan kerjasama
dalam cinta dan kasih persaudaraan Islam. Di tengah hiruk pikuk perdebatan
tak berarti, datang berita dari Asy-Syeikh Muhammad Al-Hasan Ad-Daduw melalui
salah satu stasiun televisi Arab, beliau mengatakan bahwa seorang Ulama di kota
Riyadh - Saudi Arabia mengabarkannya bahwasanya ia telah mimpi bertemu dan
melihat Rasulullah saw dalam keadaan marah, beliau berkemas dan memakai pakaian
perangnya, lalu sang Ulama dalam mimpinya bertanya : "Hendak kemana
gerangan anda wahai Rasulullah ?" Beliau pun menjawab : "Ke Gaza
!" Barangsiapa yang melihat Rasulullah saw dalam mimpi, maka berarti
ia telah melihatnya dengan sesungguhnya, karena syetan tak kuasa untuk
menyerupai Rasulullah saw dalam mimpi sekali pun, sebagaimana diberitakan Nabi
saw dalam suatu haditsnya.Ya Rabb ! Dalam mimpi pun Rasulullah saw sangat
peduli kepada umatnya, bahkan tetap memakai baju perangnya untuk 'Izzul Islam
wal Muslimin. (sumber Tabloid SUARA ISLAM edisi 60 tgl. 10 - 24 Shafar
1430 H / 6 - 20 Februari 2009 M)
> AriefK
>
> Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL
>
> ------------ --------- --------- ------
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --
> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
>
> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
> kirim email ke sma1bks-unsubscribe @yahoogroups. com
>
> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
> sma1bks-subscribe@
yahoogroups. comYahoo! Groups Links
>
>
>
>
 

________________________________
 
Dapatkan
nama yang Anda sukai! 
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail. com.
   


      

Kirim email ke