Hohoho..postingan yang nyari muallaf malah belom dibikin brur... Soal acara....ini opini gua, bukan opini tempat kerja gua ya...
Televisi itu bagian dari industri, sama seperti industri lainnya. Ketika satu program sukses, dalam industri televisi ukurannya rating dan share, maka pengekor lainnya akan berderet berharap berkah kesuksesan serupa. Sama saja ketika industri telekomunikasi sekarang berebut citra yang paling murah. Dari Rp 0,1 sampe Rp 0, 0000....1 dikampanyekan (dicitrakan) berharap dapet pelanggan dan menjadi nomor satu. Perkara tarifnya bener atau tipu-tipu perusahaan tak mau tahu. Tujuannya jelas, konsumen! Konsumen beralih ke operator yang bertarif murah, pendapatan meningkat....Sederhana..ini hitungan bisnis.....Industri televisi juga demikian. Ingin menjadi nomor satu di negeri ini, tak peduli dengan kualitas tayangan, yang penting disukai penonton. Ukurannya? lagi-lagi rating dan share yang diukur sama lembaga independen ABG Nielsen. Rating share tinggi menunjukkan penonton membludak dan itu lahan duit buat perusahaan. Rating share tinggi, iklan berjubel, maka pendapatan stasiun televisi meningkat. Kalo lu ngomong kualitas, menurutlu apa si ukuran kualitas terhadap tayangan televisi?Trans TV itu gudangnya acara (yang dikemas untuk menghibur) berkualitas dibanding TV lain..Bukannya gua ngebanggain tempat kerja gua, tapi karena gua terlibat di dalamnya. Metro TV dan TV One gua cukup berbangga dengan slogan TV berita, tapi apa iya lu mo nonton berita (serius) mulu tiap saat??? Nah Trans TV mengemas berita dengan gaya berita. Boleh dibilang sedikit menganut gaya Discovery Travel and LIving. Ada Kuliner macam Harmoni Alam dan Ala Chef...ada petualangan dan travelling ala Jelajah dan Perjalanan Tiga Wanita, ada dokumenter macam Surat Sahabat, Sang Bintang, Hidup Ini Indah yang dikemas dengan gaya yang lebih ngepop.. Kalo mo serius ada KPK, Reportase Investigasi..Yang ringan buat ibu2 ada juga di Jelang Siang, Pesona Indonesia dsb....Tidak kehilangan sense of news-nya tapi tetap menghibur, orang tak perlu berkerut melihat tayangan berita yang dikemas ringan dan menghibur. Satu lagi, program televisi dibuat berdasarkan sasaran penonton. Penonton Surat Sahabat akan berbeda dengan penonton KPK. Lu nonton sinetron yang tayang dari Kebon Jeruk akan berbeda sama lu nonton berita dari Kedoya. Ada asumsi bahwa kenapa sinetron itu merajai, karena penontonnya ibu-ibu dan remaja putri. Dari jaman TVRI kalo pas telenovela macam Dynasty dan Santa Barbara penonton utama dirumah adalah Ibu-ibu dan wanita. Dan lu tau sendiri kalo udah Ibu-ibu dan cewek2 yang pegang remote, akan susah ganti channel..hihihi.... Soal mengumbar kesedihan orang antara sepakat dan gak sepakat. Kenapa sepakat bahwa ini untuk nunjukin kalo diluaran sana banyak orang yang gak seberuntung lu dirumah. Kenapa gak sepakat karena itulah yang dimauin penonton. Penyebabnya adalah industri ini terlalu berpegang teguh pada rating dan share. Ada bacaan permenitnya loh....Jadi kita tau, kompetitor itu unggulnya dimana lemahnya dimana. Kenapa sinetron dan acara TV banyak adegan marah2 dan teriak-teriak? Karena rating-sharenya tinggi saat adegan itu, maka PH dan pembuat tayangan akan membuat acara sedemikian rupa...... Gua si cuma bilang kalo TV terresterial di Indonesia belum punya stok banyak soal tayangan bermutu. Kalo lu punya duit lebih, gua saranin berlangganan TV kabel..pilihan channel banyak..jangan khawatir akan kebablasan tayangan yang gak pantes ditonton anak, karena ada fasilitas lock channel. Kalo gak punya dana, lebih baik matikan televisi anda dan perbanyak baca buku sambil denger musik..... Dan meski gua kerja di stasun televisi, tapi gua jarang nonton televisi kecuali siaran langsung sepak bola liga eropa and beberapa dokumenter. Selebihnya tidak...!!!! It's only a transition... Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 [email protected] [email protected] omongkosongku.blogspot.com answerlieswithin.multiply.com ________________________________ From: Arief Kurniawan <[email protected]> To: [email protected]; SMUN 1 Bekasi #99 <[email protected]>; inswapala <[email protected]> Sent: Monday, March 30, 2009 9:10:22 PM Subject: [99only] Re: [sma1bks] Fw: [kampus-tiga] Dicari: Mualaf Rekan2 Gw barusan lihat acara di t****tv, msh berlangsung kayaknya wkt gw nulis email ini. Acara realitas. Cuman koq gw lihat fenomena nya saat ini, acara2 di tv (contoh: term*h*k m*h*k dan acara ini tadi yg gw gak tau judulnya), mengumbar kesedihan orang untuk acara tontonan. TV kan dunia entertainment, nah berarti kita memanfaatkan kesedihan orang untuk meng-entertain orang lain demi rating...... .sangat tidak humanis Gw sih miris ngeliatnya, tapi fenomena TV sekarang lebih ngedepanin rating daripada kualitas. Contoh aja R*** Sinetron ngga abis2nya, ampe jengah. Untuk temen2 media mungkin bisa punya ide acara yang berkualitas gitu, memang sih masih ada acara yang bermutu kayak KPK, Secret file, atau acara2 sejenis yang membuat TV sebagai saran edukasi dan informasi. Juga acara entertainment yang berkualitas, inget ngga sama acara miniseri jaman dulu Rumah Masa Depan, Jendela Rumah Kita, dll acara sinetron dan miniseri tapi humanis, relevan, tidak mengada ada. Sinetron yang humanis saat ini yang gw tahu : para pencari tuhan, si doel 1 (kalo yg 2 ampe ke 5 dah ngga humanis) Goalnya cuman satu : menjadikan acara TV berisi humanis/manusiawi/ fitrah dan jangan menjadikan acara TV seperti MONSTER AriefK Sent from my NerdBerry® freakz smartphone powered by XL ________________________________ From: Dicky Kurniawan Date: Mon, 30 Mar 2009 03:47:13 -0700 (PDT) To: SMA 1 Bekasi<sma1...@yahoogroups .com>; SMUN 1 Bekasi #99<99o...@yahoogroups. com>; inswapala<inswap...@yahoogrou ps.com> Subject: [sma1bks] Fw: [kampus-tiga] Dicari: Mualaf Kalo ada yang berminat..langsung aja hubungi yang bersangkutan. ..jangan ke gua It's only a transition.. . Dicky Kurniawan News Camera Person NEWS DIVISION PT. Televisi Transformasi Indonesia (TRANS TV) Gd. Trans TV 3rd Fl. Jl. Kapt. Tendean Kav. 12-14A Jakarta Selatan 12790 +628174964705 marcial_riquelme@ yahoo.com dicky.kurniawan@ gmail.com omongkosongku. blogspot. com answerlieswithin. multiply. com ----- Forwarded Message ---- From: selo ruwandanu ruwandanu_s...@... Sent: Monday, March 30, 2009 3:23:22 PM Subject: [kampus-tiga] Dicari: Mualaf Om Moderator, numpang ya.. Sebuah program TV bernafaskan Islam tengah mencari presenter untuk menambah slot durasi baru. syarat: 1. Mualaf (mengerti, paham, dan mengamalkan Islam dengan baik) 2. Pintar dan fisik Sehat 3. Bersedia mengikuti proses Liputan selama beberapa hari di luar kota 4. Jenis kelamin bebas 5. Mempunyai jiwa Syiar 6. Tinggal di Indonesia, dan bisa berbahasa Indonesia (bagi WNA atau WNI keturunan) kirimkan CV langsung ke: ronnysuyanto@ yahoo..com Bagi yang memenuhi syarat, akan dihubungi langsung. terima kasih, :selo ruwandanu
