Jadi sepedanya dari Pertamina toch????
---------- Forwarded message ----------
From: Renaldi Faizal <>
Date: 2009/6/29
Subject: Pertamina bagi-bagi Sepeda Untuk Sekolah - DAAI TV (30 Juni 2009
jam 20.30 WIB)
Mohon numpang iklan dikit sebelum keduluan iklan debat cawapres, bila ada
yg berkenan...silahkan menyaksikan acara di "DAAI-TV" (saat ini baru ada di
Jakarta channel 56 UHF & Medan 51 UHF mungkin juga ada di TV berlangganan
???) pada:
Hari / Tanggal: Selasa / 30 Juni 2009
Pukul: 20.30 - 21.00 WIB
Acara / Judul: Refleksi / "Teman Baru Agnes"
Tayangan di atas merupakan liputan dari DAAI-TV atas salah satu program CSR
Pertamina yg telah dilaksanakan oleh "Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia"
pada tanggal 14 Juni 2009 di Marakash Square - Babelan, Bekasi.
Sebagai bagian dari "Konsorsium Sepeda Sekolah Indonesia" saya mengucapkan
terima kasih & bravo untuk Pertamina. Berikut cuplikan berita yg saya terima
dari tim media kami:
PERTAMINA BAGIKAN 1.000 SEPEDA UNTUK SISWA SD
Cikarang, Bekasi, 14/6 (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) memberikan
bantuan 1.000 unit alat tranportasi sepeda untuk siswa sekolah dasar (SD)
di empat kecamatan Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.
Vice Presidet Communications PT Pertamina Basuki Trikora Putra di
Cikarang, Minggu, mengatakan pembagian 1.000 sepeda gratis melalui program
"Sepeda Untuk Sekolah (SUS)" itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian
Pertamina kepada lingkungan dan pendidikan yang diwujudkan melalui
'Corporate Social Responsibility (CSR).
"Untuk Kabupaten Bekasi kami menyumbangkan 1.000 sepeda melalui dinas
pendidikan setempat dan komunitas sepeda 'Bike To Work," katanya.
Menurut Basuki, alat bantu transportasi sepeda tersebut akan
didistribusikan ke Kecamatan Babelan (412 unit sepeda), Kecamatan Taruma
Jaya (248 unit sepeda), Kecamatan Cabang Bungin (180 unit sepeda), dan
Kecamatan Muara Gembong (160 unit sepeda).
"Dana yang dikeluarkan PT Pertamina untuk kegiatan ini sebesar Rp700
juta," katanya.
Keempat Kecamatan tersebut, kata dia, menjadi target kegiatan kerena
merupakan wilayah operasi kerja PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi minyak,
juga tergolong sebagai daerah tertinggal, sehingga pembagian sepeda
diharapkan bisa membantu siswa untuk pergi ke sekolah tanpa harus
mengeluarkan ongkos transportasi.
"Sepeda jenis sport ini akan langsung kami distribusikan ke sekolah,
dan pihak sekolah yang akan meminjamkan kepada murid agar sepeda tersebut
dapat terus dimanfaatkan bagi angkatan sekolah selanjutnya hingga sepeda ini
tidak dapat digunakan lagi," ujar Basuki.
Program kali kedua CSR PT pertamina di wilayah Kabupaten Bekasi ini,
kata dia, merupakan bentuk partisipasi Pertamina dalam peringatan hari
lingkungan hidup 2009 untuk mendorong siswa memiliki budaya hemat energi
sejak dini dengan cara bersepeda.
"Sebelumnya kami sudah membangun gedung sekolah. Kami berharap seribu
sepeda ini akan membantu siswa untuk terus bersekolah karena kami paham
betul mereka adalah tunas bangsa," katanya.
Basuki menambahkan program SUS telah dilakukan di beberapa tempat yaitu
DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jawa Barat pada 2 dan 5 Februari
2009 dengan jumlah 300 sepeda.
"Kami akan terus membangun komitmen dengan menganggarkan dana CSR untuk
memberikan sepeda ke sekolah di seluruh Indonesia," katanya.
Penyerahan secara simbolis satu unit sepeda dilakukan pihak Pertamina
kepada salah seorang siswa kelas 5 SD Negeri 1 Babelan, Agnes Tresya yang
disaksikan secara langsung oleh Wakil Bupati Bekasi, Darip Mulayan.
"Saya senang mendapatkan sepeda dari Pertamina. Selama ini saya
berangkat ke sekolah jalan kaki selama setengah jam dari rumah," katanya.
Agnes adalah putri pertama dari tiga bersaudara.
"Sebelum berangkat sekolah, ayah saya sudah berangkat ke bengkel motor
di Tanjung Priok, sedangkan ibu berangkat ke pabrik di Cikarang. Biasanya
saya harus menitipkan adik dulu ke tetangga sebelum berangkat," katanya.
Agnes yang memiliki prestasi cukup membanggakan di sekolahnya secara
rutin berangkat ke sekolah pukul 06.30 WIB dan pulang pukul 11.30 WIB. Pada
saat pulang sekolah ia harus menjemput adiknya di rumah tetangga yang
berjarak 500 meter dari rumahnya.
"Biasanya ayah dan ibu baru pulang malam, jadi saya dibantu tetangga
untuk mengurus kebutuhan adik di rumah," katanya.
Menurut dia, tingkat ekonomi keluarga yang relatif minim membuat
keinginannya untuk memiliki sepeda sulit terwujud, karena itu bantuan dari
PT Pertamina akan dimanfaatkan secara maksimal bagi kebutuhan pendidikan dan
keluarga.
"Saya akan lebih semangat lagi untuk sekolah sampai SMA," katanya.
(T.PK-AFR/B/ N002/N002) 14-06-2009 13:02:50
Salam,
Renaldi'86
.