Sharing... for our beloved kids, family, community and nation...

--- On Mon, 1/17/11, Abu Fatih <[email protected]> wrote:


From: Abu Fatih <[email protected]>
Subject: [Family_UI] Fw: Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital
To: "Family UI" <[email protected]>, [email protected]
Date: Monday, January 17, 2011, 1:16 AM


  



sharing buat yg sudah menjadi orang tua maupun akan menjadi orang tua,






semoga artikel berikut bisa menambah pemahaman dan wawasan.












Dear all,







Mo sharing, hasil seminar "Menyiapkan Anak Tangguh di Era Digital" by Ibu Elly 
Risman,Psi - Yayasan Kita & Buah Hati,  di Kemang Village 30 Oktober kemaren 
dari milis sebelah..


*** *** ***
mulai yaa...

Jujur, perasaaan saya pas ikut seminar tsb, saya shock beratt...Lhoh? Ikut 
seminar kok shockk?

Benar, saya shock bener karena saya benar2 tertampar, tertohok , 
ter...ter..lainnya dengan poin2 yg disampaikan oleh pembicara di seminar 
tersebut...

Saya merasa, saya harus sharingkan apa yg saya dapat dr seminar tersebut, dgn 
harapan, paling ngga anak-anak kita bukan salah satu anak2 yg bakalan saya 
ceritakan di sharing saya berikut ini.....(Aminnnn...aminnnnn ya Robbal 
Alaminnnnn)


1. Seminar dibuka dengan layar presentasi yang menayangkan contoh sms anak 
sekarang, dengan huruf biasa tapi dibuat secara ALAY, tapi dibuat sedemikian 
rupa, sehingga kami, seluruh orang tua yang ada di ruangan seminar, tidak ada 
yang bisa membaca sms apakah itu?Apa maksud sms tsb?

Alaaahh...sms alay kan bisa dibaca. meski bikin mata dan otak kerja keras dulu 
buat tau maksudnya?

NO! Totally, ga ada satupun yang bisa baca sms tsb.

Dan, Taaaraa.....ternyata selain dengan huruf alay, sms tsb, dibacanya harus 
dengan posisi HP terbalik (bagian atas HP menjadi bagian bawah)! Can u imagine 
thattt????

DAN isinya adalah:
" Hi, sayang, aku kangen nih. Udah lama kita GA ML, Yuk, mumpung bonyok lagi 
pergi, yuk kita ketemuan...dsb ." (sori saya agak lupa persisnya namun isinya 
kurang lebih spt itu - ML= Making Love=berhub SEX)

Seisi ruangan seminar lgs heboh.

Note dr pembicara:  SMS sayang2an anak sekarang udah bukan i love u/I miss u, 
tapi udah soal LAMA GA ML...

Demmm...Ihikksss dari awal seminar, mata saya udah melotot lebaarr!

2. Anak2 kita hidup di era digital. Banyak media elektronik & cetak yang 
diakses anak, banyak yang mengandung unsur pornografi: Games, Internet, HP, TV, 
VCD, Komik, Majalah dll

3. Yang pertama dibahas adalah GAMES. Games diabad 21, berdasar penelitian, 
gambar lebih realistis, pemain bisa memilih karakter apa saja, yang tidak ada 
di dunia nyata, ketrampilan lebih kompleks dan kecekatan yg lebih tinggi---> 
Kepuasan dan kecanduan lebih besar.

4. Jenis Games lebih beraneka macam: Aksi, adventure, strategi, Role playing.

Note dari pembicara:

SUPER HATI2 dengan GAMES anak-anak anda!
a. Ada games  yang bergenre awal action, isinya adalah tembak2an dsb, namun 
ternyata jika, anak kita udah sampai level akhir, bonus di akhir levelnya 
adalah ML dengan pelacur jalanan...?????

b. Ada games yang berjenis role playing, dan naudzubillahimindzalik, ceritanya 
adalah tentang bagaimana “memperkosa paling asyik???????

Jadi tinggal pilih cerita yang melatarbelakangi , kemudian tinggal pilih 
perempuan model apa yg mau “dipilih”, modelnya ga pake baju sama sekali, dan 
tinggal pilih bagian tubuh mana yang mau dipegang pertama kali dst. Cursor 
berbentuk tangan, yg digerakkan oleh anak2-anak kitaa....------>Seisi ruangan 
seminar lgs heboh lagiii....Gumaman Astagfirrullah bertebarann di ruangan....:(

5. Pikir baik2 jika anda ingin membelikan games atau anak anak anda beli games 
sendiri/ meminjam games  dari teman! Dan hati-hati , jika didepan sekolah anak2 
ada warnet! Jenis Games yang  ada, murah dan gampang didapat, jenisnya sudah 
diluar perkiraan kita, orang tua!

Note: suami saya, yg orang IT dan doyan maen games pun, terkejut bukan 
kepalang, pas tau soal jenis games ini!!:(

6. Internet. Situs Porno bertebaran di dunia maya. Dan, jangan salah, 
pembuatnya juga anak-anak kita juga! Bahkann...Untuk mendapatkan uang, mereka 
menjual video sex mereka sendiri!--> Pas seminar kami ditunjukkan ribuan video 
sex yg gampang diperoleh lewat internet.

Note dari pembicara:
a. Siapa bilang ML harus telanjang dan harus di tempat tidur/hotel ? -->> kami 
ditunjukkan sekilas video ABG berseragam SMP, sedang ML ditangga dan berpakaian 
lengkap!
b. Hamil?siapa takkut!--> Bisa Aborsi !

7. HP.
Hoho...Video2 sex tersebar melalui HP. Kapasitas HP yang besar, memungkinkan 
sang pemilik memiliki file2 berukuran besar seperti video dan gambar porno. 
Anak anda CLEAN?-->Bisa jadi dia dapat kiriman gambar/video dari temennya!

Kasus : (yg pernah ditangani Ibu Elly) Ada seorang Ibu, yg datang ke beliau, 
shock karena menemukan gambar Vagina-seseorang di BBnya, yg ternyata setelah 
ditelusuri adalah kepunyaan temen sekolah (wanita) anaknya yang lelaki  (yang 
suka  minjem BB beliau!)...:(

8.  Televisi. Program TV yang masih pantas diikuti, bisa dihitung dengan 1 
tangan. Lainnya adalah program pembodohan, hantu, kekerasan dan pornografi. 
Sinetron, telenovela, sinetron2  Jepang/korea , film dsb. Jangan salah, Iklan 
pun juga menyesatkan.Ayoo jangan anggap enteng sinteron/filim2 
korea/jepang!Lama2 anak anda terbrainwash, terbiasa dengan kekerasan, sex bebas!

9. KOMIK. Ya, komik memang bergambar kartun. Tapi soal cerita, ga kalah dengan 
novel porno lainnya. Bahkan lebih mengerikan karena didukung dengan gambar. 
Gambar sampul depan, mungkin tidak menyiratkan 1 kepornoan pun, tapi 
didalamnya, kita orang tua harus tau bahwa ceritanya ujung2nya tentang sex 
bebas.

Notes: Dari, survey yang telah dilakukan pembicara, salah satu judul games, 
komik, dvd yang masuk dalam kategori “BaHAYA” adalah NAR***...semuanya yg 
berbau NAR***, hati2!! WATCH OUT!!!!


APA TUJUANNYA? APA YANG MEREKA INGINKAN TERHADAP ANAK-ANAK KITA

1.Yang mereka inginkan, anak dan remaja kita memiliki MENTAL MODEL PORNO = 
perpustakaan porno, yang bisa diakses kapan saja dan dimana saja.

2.Kerusakan otak permanen ---> yang hasil akhir yang diinginkan 
adalah-->INCEST!!!

3.Sasaran tembak utama: Anak2 kita yg belum baligh. Jika sudah mengalami 33-36 
ejakulasi--> pecandu pornografi -->PASAR MASA DEPAN!!!

Proses Kecanduan & Akibatnya.

1. Didalam otak ada bagian yang disebut PRE FRONTAL CORTEX (PFC). PFC, tempat 
dibuatnya moral, nilai2, bertanggung jawab untuk: perencanaan masa depan, 
organisasi, pengaturan emosi, control diri, konsekuensi, pengambilan keputusan. 
PFC--> Matang diusia 25 thn.

2. Sekali anak mencoba “kenikmatan” semu-->Dopamin ( ket: suatu hormon yang 
dihasilkan oleh hipotalamus) diproduksi --> Anak merasa senang--> Kemudian 
timbul rasa bersalah.

3. Saat anak merasa senang tsb (kebanjiran Dopamin), maka yang akan terganggu 
adalah: Analisa, penilaian, pemahaman, pengambilan keputusan, Makna hubungan, 
Hati Nurani---> Spiritualitas /Iman akan terkikis--> ANAK TUMBANG--> Mental 
Model Porno--->INCEST!!!!

4. Bagian otak yang rusak karena Narkoba: 3 bagian saja, tapi oleh 
Pornografi/SEX: 5 bagian otak yang rusak!

5. Industri yang terlibat Pornografi: Entertainment, Pornografi, Perfilman, 
Majalah Porno, Musik, Jaringan TV Kabel, Pembuat dan pemasar Video Games dll

SIAPKAH KITA SEBAGAI ORTU?

1. Kesalahan Budaya.
Yang mengasuh anak: IBU!! Ayah mencari Nafkah, bila perlu  baru lapor Ayah!! 
SALAH BESAR!---> REVOLUSI PENGASUHAN!! ............ (Nyambung dengan artikel 
pak Gendi, Where’s All The Father Gone?Kemana
Para Ayah?...Indonesia , A Fatherless Country???) Lihat fenomena Anak2 Jack 
Mania?--> Kemana AYAHmu nakkk?Kemana ibumu naak????

Note: Bukan main saya bersyukurnya saya, pas bagian ini. Syukur Alhamdullillah, 
saya berhasil "memaksa" suami saya untuk ikut seminar ini.

2. Kelalaian kita sebagai ortu:

Orang Tua Kurang:

1. Mempunyai waktu dengan anak.
 Are u a weekend parent? Anak di ikutkan les sana-sini. Pertanyaan orang tua ke 
anak hanya tentang les mu gimana nak? Nilaimu berapa nak? Kamu ga bolos 
kan?Kamu biasa  ngerjain ujian kan hari ini?---> Anak2 menjadi anak yg BLASTED 
(Boring-->Lazzy--> Stress!)

2. Mengajarkan agama & penerapannya?
---> Eksport! Merasa cukup menyekolahkan anak2 di sekolah berbasis agama. Anak 
disuruh les ngaji/agama. Penerapan? NOL BESAR!!!.... Menyuruh anak sholat tepat 
waktu, ortu? Bolong2 sholatnya? Ortu berbaju tertutup, anaknya maen ke mall 
hanya memakai rok mini/tanktop? Anak disuruh les ngaji? Ortunya ngaji aja ga 
bisa!!!! dsb..dsbb..

3. Target pengasuhan: 
UMUM, kurang teguh pada prinsip---> hanyut dalam TREND. Temen anak di sekolah 
pada punya IPOD, Anak buru2 dibelikan---> malu dibilang ga trendy? Malu anak 
punyanya HP jadul yg cuma bisa sms/telp?--> dibelikan BB palg mutakhir...

4. Tanggap Teknologi & Gagap Teknologi (Gaptek)
Ortu bisanya memfasilitasi, tapi nol besar dengan pengetahuan mengenai 
perangkat yg dibelikan buat anak-anaknya. Buktinya: baca sms alay aja ga 
bisa!...gimana mo ngawasin anak?

Note dr pembicara: Jadi orangtua, harus "GAUL" dan  PINTER !!! siapa biang jadi 
orangtua itu gampang?

5. Memberikan anak perangkat teknologi, tidak tahu akibat negatifnya, tanpa 
penjelasan dan tanpa persyaratan.

Note dr pembicara:
Orang Tua sekarang adalah Generasi ORTU yang ABAI...Generasi ORTU
PINGSAN!! Yang penting anak sekolah,les, diam di rumah didepan Komputer, Games, 
HP, Televisi ---> Yakin, Anak anda AMAN????

6.  Berkomunikasi yang baik dan benar : tidak memahami perasaan anak & remaja.
 
TIPS

Membuat Anak Tangguh di Era Digital:

1. Hadirkan Allah/Tuhan didalam diri anak. Ajarkan untuk selalu ingat Allah, 
taat kepadaNYA dari kecil. Hindari: Jangan sampai kamu hamil ya, Bikin malu 
keluarga! Bapak / Ibu malu!!!---> Salah Besar. Ajarkan bahwa, dimanapun dia 
berada, Allah tau apa yang dia perbuat!
2. Perbaiki pola pengasuhan/parenting. Libatkan kedua-belah pihak. Jangan jadi 
ortu yang abai bin pin
3. Validasi anak : penerimaan, pengakuan dan Pujian Jangan jadikan anak anda, 
anak yang BLASTED! Boringg --> Lazzy --> Stressed!!
4. Mandiri & Bertanggung jawab kepada ALLAH, diri sendiri, keluarga & 
masyarakat.
5. Memberikan fasilitas pada anak harus dengan landasan dan persyaratan agama 
yang jelas
6. Mempunyai MODEL  yang baik dan benar


KOMIK

• Cek bacaan anak
• Baca dulu sebelum membeli
• Secara Berkala periksa meja belajar/lemari/kolong tempat tidur . Notes: 
JANGAN SAMPAI KETAHUAN ANAK!!
• Kenalkan anak pada berbagai jenis bacaan
• Diskusikan bacaan dengan anak


GAMES

• Perhatikan letak computer/media video games di rumah
• Perhatikan jarak antara mata anak/ruang cukup pencahayaan , layar tidak 
terlalu terang
• Pilihkan meja & kursi yang ergonomis

• Buat kesepakatan dengan anak tentang:
o    Berapa dalam seminggu
o    Kapan waktu yang tepat
o    Games apa yg boleh dimainkan
o    Sanksi apa yang diberlakukan , jika melanggar

• Dampingi anak dalam membeli games dan cek selalu rating Games dalam kemasan 
games.

Banyak video games ber-rating AO (Adult Only) atau M (mature) yang dibajak 
dengan rating ESRB  (Entertainment Software Rating Board, sebuah lembaga 
pemberi rating untuk games hiburan) diubah menjadi Teen, seperti GTA San 
Andreas, Mass Effect, Gta IV dsb.

Notes:
Marak video game kekerasan yang menampilkan secara gamblang adegan seksual di 
tengah-tengah video gamenya seperti GTA: San Andreas dan Mass Effect. GTA: San 
Andreas mendapatkan kecaman keras dari banyak kalangan dunia seperti Jack 
Thompson dan Hillary Clinton, sehingga memaksa produsennya mengganti rating 
ESRBnya menjadi AO (awalnya M (Mature)). Hal ini mengakibatkan profitnya turun 
hingga $28.8 juta.

Pada tanggal 20 Oktober 2003, Aaron Hamel dan Kimberly Bede menjadi korban 
penembakan yang dilakukan oleh 2 remaja, William dan Josh Buckner, karena 
keduanya terinspirasi setelah memainkan GTA:III. Akibat kejadian tersebut Aaron 
meninggal dunia, sedangkan Kimberley mengalami luka parah.


TV

• Atur jam menonton TV

o    No TV dibawah 2 thun
o    5-7 tahun paling lama menonton TV: 2 jam/hari

• Kenalkan dan diskusikan ttg program TV yang baik dan buruk
• Perhatikan jarak menonton


INTERNET

• Perhatikan letak computer : tidak menghadap dinding
• Lakukan filterisasi terhadap situs porno (pasang alat pemblokir situs porno)
• Buat  Kesepakatan tentang waktu bermain internet
• Secara berkala, cek situs apa saja yang telah dibuka anak di computer


IKHTIAR TERAKHIR

1. Perbanyak  mendengarkan perasaan. GUNAKAN 2 TELINGA lebih sering daripada 
satu MULUT
2. Orang tua harus TTS = TEGAS, TEGAR, SABAR
3. Meningkatkan diri dengan berbagai macam pengetahuan (Seminar, pelatihan, 
buku parenting dan agama)
4. Setelah semua upaya ---> DOA


Jujur, pas pada saat mengikuti seminar tsb, beberapa kali, saya menitik-kan 
airmata - mbrebes mili. Betapa saya merinding hebat dan pengen segera pulang 
memeluk anak-anak saya..

Semoga saya bukan salah satu orangtua yg pingsan ituu... Semoga anak2 saya 
(kita), menjadi anak2 yang sholeh dan selalu dilindungi oleh Yang Maha Kuasa

Amin...aminn..Ya robbal alamin...


Mohon maaf jika kurang berkenan...
 
 
Kind regards, 
Moudy Bernadin
Secretary to Director
 
 
PT BATUTUA GROUP
Patra Office Tower 9th Floor Room 931
Jl. Jend. Gatot Subroto, Kav 32-34
Kuningan Timur, Setiabudi
Jakarta Selatan 12950 - INDONESIA
T: +62 21 529 00051
F: +62 21 529 00052
E-mail: [email protected] 










      

Kirim email ke