Toby...kalo menurut gue, artinya TOP Buanget dYweeehh...! Hē:Dhĕ=Dº°˚Hē:Dhĕ=D ˚°º≈:)нaнaɑº°˚Hē:Dhĕ=D ˚°º≈=)) =)) ....
Kalo gue, Pas lahir namanya Udin Komarudin. Pas sekolah Udinnya ilang. Pas mulain nulis, gue mikir kudu ada nyang beda. Kalo denger Komarudin. Komarudin yg mana? Makanya kemudian gue tambahin Komarudin Ibnu Mikam disingkat KIM. Jadilah....dan, kira2 memperkosa hak milik gak ya? On 2/17/11, Toby Fittivaldy <[email protected]> wrote: > Cakrawala... > > Ketika SMP ada seorang guru berusaha menafsirkan arti nama toby dengan arti > tolol bingung... setelah bekerja 14 tahun kembali ada seorang teman berusaha > menafsirkannya dengan arti tolong binatang dan tolong biang… aku hanya > tersenyum ketika mengingat hal itu… > Hmmm… > Andaikata aku bisa membuat nama ku sendiri ketika keluar dari rahim ibuku, > pastilah ku buat yang keren hehehe… dan orang tidak akan menafsirkan arti > namaku semena-mena… Namun apa daya ku saat itu ilmuku belum ada, kosa kata > yang ku kuasai pun hanya sebatas menangis… tertawa pun belum bisa… itulah > derajatku ketika aku lahir… Allah berfirman “Aku akan mengangkat derajat > orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat”. Bukan berarti Tuhan > merendah derajat manusia yang lainnya tapi Tuhan memberikan penghargaan atas > usaha manusia yang mau belajar. Saat aku lahir derajatku dengan orang tuaku > adalah berbeda (tidak sederajat), walaupun sama sama manusia hanya saja > mempunyai derajat yang berbeda, jadi Tuhan ndak pernah salah menitipkan > seorang manusia kepada manusia karena memang secara ilmu dan iman derajatnya > berbeda di hadapan-Nya. > Seorang anak lahir selalu dengan keadaan bersih dan ndak membawa apa-apa, > maka adalah tanggung jawab orang tuanya sebagai manusia yang dititipkan > untuk mendidiknya hingga mencapai derajat tertentu bukan hanya sekedar ego > tapi lebih berupa tanggung jawab atas kepemilikan sementara. Seorang manusia > mengalami perkembangan derajat ilmu dan iman yang luar biasa maka muncullah > istilah bayi, batita, balita, anak, remaja kemudian menjadi dewasa. Dan dari > segi hak milik dan tanggung jawab pun berbeda, mereka ndak mungkin lepas > dari hak milik mereka. > Yang terkadang menjadi benturan adalah overlapping hak milik, masing-masing > berusaha membuat pagar sendiri, namun kita tidak hidup sendiri di dunia ini. > Maka ketika kita berkata bahwa kita harus memagari diri kita sendiri karena > kita mempunyai tanggung jawab masing-masing maka keterlepasan hak milik itu > ndak ada. Karena yang kita pagari sudah jelas… ‘hak milik…’ bukan yang lain… > walaupun itu diri sendiri… Batas pagarnya kadang ndak jelas wong kita > nentuin sendiri. Hehehe… bisa jadi pagarnya nafsu dan lainnya… > Seorang manusia ketika akan menjadi muslim maka dia harus membaca dua > kalimat syahadat, itu adalah pagarnya. Hal itu salah satu yang membedakan > antara manusia itu dengan manusia non muslim lainnya, ketika dia sudah > ber-dua kalimat syahadat maka tanggung jawabnya adalah athiullaha wa > athiurrasul, taat kepada Allah dan taat kepada Rasul. Pengejawantahan > tanggungjawab tersebut dalam kehidupan sehari-hari menjadi Allah Tuhanku, > Muhammad SAW Rasulku, Islam Agamaku dan Qur’an adalah Imamku, itulah hak > milik seorang muslim. Andaikata seorang muslim melepaskan hak miliknya di > atas maka sama saja manusia itu kembali menjadi non muslim dan masuk ke > faham “pelepasan hak milikiyah” hehehe…. apakah ada yang melarang seseorang > masuk ke faham pelepasan hak milikiyah? Maka jawabannya ‘tidak’… Tapi > andaikata dia seorang muslim lalu dia melepaskan hak milik atas Rasulnya > Muhammad SAW dan Islam sebagai agamanya.. maka dia harus ber-syahadat > kembali… > Mungkin itu bedanya Agama Islam dengan Agama yang lainnya… Tegas, ndak > abu-abu… Allah memberikan pengajaran tentang hak milik agar manusia lebih > bertanggung jawab dan beda dengan mahluk diciptaan-Nya yang lain. > Cakra yang lainnya, Ketika sepasang manusia ada yang diberi momongan atau > tidak, masalahnya bukan dia dipercaya atau tidak oleh Tuhannya. Tapi lebih > berupa sebuah ujian untuk manusia tersebut tentang dirinya seberapa sabar > dan istiqomahnya dia kepada Tuhannya. > Masih banyak cakrawala yang belum terungkap… > Namun waktuku tidak banyak untuk menulis hal itu, sudah waktunya bekerja… > dari selepas shalat malam sampai pagi ini hanya sedikit cakrawala yang bisa > ku ungkap… > Mudah-mudahan Allah membukakan pintu hati teman-teman untuk lebih membumi > dengan Al-qur’an amiiin…. > > Foto di facebook-ku adalah foto istriku… > Dialah belahan jiwaku dan penenang yang dititipkan kepada ku… > Untuk menemaniku sampai aku bertemu dengan Tuhan ku… > Dan ku berharap… > Tuhanku mau menyambutku seperti dalam Al-qur’an > Wahai jiwa-jiwa yang tenang …. > Masuklah kamu ke dalam surge-Ku, karena Aku ridho terhadapmu… > Sebagai mana kau ridho menerima Aku (Allah) sebagai Tuhanmu > Syahid matimu… > Barakallahu laka… > Ya Rabb, Jangan Engkau bengkok hati teman-teman muslimku… Amiin… > Salam Hormat, > TFI’94 > > > Toby Fittivaldy > Fis2 '94 > > > > > -- komarudin ibnu mikam 0818721014 komaribnumikam.wordpress.com http://jualbambu.wordpress.com/ http://jualbelitanahbekasi.wordpress.com/ ------------------------------------ -------------------------------------------------- Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....]. Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks, kirim email ke [email protected] Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke [email protected]! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/sma1bks/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
