artikel yg menarik utk direnungi...dari Pak Agus Purwanto, salah seorang member
milis Muhammadiyah Society, diposting pd 19 Agustus
2000http://groups.yahoo.com/group/Muhammadiyah_Society/message/9
teorema Ehrenfest
yang bekerja dalam transisi fasa kemungkinan akan mengenal nama
Paul Ehrenfest, fisikawan Belanda
ia dikenal dengan teorema Ehrenfestnya yang mengidentifikasi
apakah transisi fasa suatu sistem berorde pertama atau kedua
bila Einstein bukan hanya dikenal di kalangan fisikawan tetapi
juga para filosof lantaran pandangannya atas ruang-waktu nisbi
yang mendobrak pandangan ruang waktu absolutnya Newton
maka Ehrenfest juga dikenal di kalangan psikolog
tapi berbeda dari Einstein yang dikenal karena "kebaikannya"
menawarkan pandangan dunia nonmekanis yang menempatkan manusia
tidak hanya pada posisi penonton dalam alam ciptaan ini
sebagaimana pandangan dunia mekanis Newtonian
Ehrenfest dikenal karena ulahnya yang memilukan
betapa tidak ...
sebagaimana orang tua umumnya, Ehrenfest ingin anaknya tumbuh
menjadi orang pintar
kalau mungkin sepintar bahkan melebihi kepintaran bapaknya
bahkan kalau bisa bekerja sebagaimana orang tuanya
tapi sayang, anak Ehrenfest yang semata wayang ternyata tumbuh
dengan kelainan mental dan ber IQ rendah
segala usaha sudah diusahakan agar sang anak tumbuh seperti
harapan orang tua
namun hasilnya tidak sesuai harapan
tibalah saat harapan terputus
setelah menulis surat yang berisi ungkapan kekecewaanya atas
kondisi sang anak serta kegagalan usahanya
ia tembak sang anak sebelum ia tembak dirinya sendiri dengan satu
pistol yang sama
dan mati.
memilukan bukan ?
dan kini banyak anak dibunuh sebelum jadi anak ...karena
sedemikian cintanya pada profesi
oh ...
salam,
hiroshima.