Nanti nyusul... stop gunakan kata jantung-an,  bengek, asthma, obesitas,
kurang gizi, epilepsi dan semua nama2 penyakit....
Karena memang 'nggak enak jadi sakit....
He...ehe.e..e.e.e.e. ada2 aja...

2011/4/28 Arief Kurniawan <[email protected]>

> Informasi saja, di dunia maya, di milis2 gadget, sedang campaign untuk
> tidak menggunakan kata Autis sebagai pengganti kecanduan gadget
>
>
>
> Berikut link nya :
>
> Kalo pengen dukung, bisa join di Facebook lewat grup:
>
> Stop Using The Word “AUTISM” On our daily Jokes
>
>
> http://blog.uin-malang.ac.id/didikz/2011/03/03/stop-gunakan-kata-kata-autis-kalo-bercanda/
>
> Stop gunakan Kata-Kata “Autis” Kalo BercandaFiled Under:
>
> Opini by Didik Tri Susanto —
>
> & Komentar3 Maret 2011
>
> Lama gak nulis nih di blog jadi sekarang ane mau nulis artikel ini. Agak
> OOT dari tema teknologi sih tapi ini penting buat yang namanya etis gak-nya
> kalo bercanda. Mungkin kita pernah bercanda kayak gini:
>
> A: Hahaha, parah banget kayak anak
> Autis!
>
> B: Heh, norak banget sih kelakuan loe kayak anak autis aja!
>
> C: Gak usah didengerin, dia lagi kumat autis-nya wkwkwk
>
> Apa sih yang salah dengan Autis? Menurut
>
> wikipedia, autisme bisa diartikan sebagai berikut:
>
> Autisme adalah suatu kondisi mengenai seseorang sejak lahir ataupun saat
> masa balita, yang membuat dirinya tidak dapat membentuk hubungan sosial atau
> komunikasi yang normal. Akibatnya anak tersebut terisolasi dari manusia lain
> dan masuk dalam dunia repetitive, aktivitas dan minat yang obsesif.
> (Baron-Cohen, 1993).
>
> Ane baca ini di Kaskus, di sana ane juga baca pengakuan seorang ibu yang
> memiliki anak autis, suka duka merawat anak autis, dan pengakuan lainnya
> yang membuat ane terharu. Tentu kita bisa ngerti gimana perasaan ibu
> tersebut saat mendengar orang-orang bercanda dengan menyebutkan kata-kata
> “autis”.Miris pastinya. Seandainya bisa memilih, tentu Ibu itu tidak akan
> meminta anak yang dilahirkannya untuk mengidap autis. Tapi cinta ibu memang
> luar biasa, apapun kondisi anaknya, cinta yang diberikannya tak akan
> tergantikan.
>
> Jadi, ayo mulai sekarang kita
>
> stop gunakan kata-kata autis kalo lagi bercanda. Mungkin kita masih bisa
> ketawa-ketawa bercanda menggunakan kata-kata itu, tapi sadarkah kita kalau
> itu bisa dinamakan “bersenang-senang di atas penderitaan orang lain?” Di
> luar sana masih banyak orang yang bersusah payah merawat keluarga mereka
> yang mungkin mengidap autis, tapi apa peduli kita? Gak etis banget kan kalo
> malah dibuat bahan bercandaan?
>
> Setuju gak setuju ane kembalikan pada kalian, toh kita semua yang udah
> dewasa dan mau berpikir harusnya tahu mana yang pantas dan tidak ya kan.
> Kalo kalian pengen tahu lebih banyak cerita tentang ini bisa ke link
> berikut:
>
> Silly on
>
> http://sillystupidlife.comalso posted http://ngerumpi.comand
> http://silly.blogdetik..comKalo pengen dukung, bisa join di Facebook lewat
> grup:
>
> Stop Using The Word “AUTISM” On our daily Jokes
> AriefK
>
> Sent from my NerdBerry® freakz smartphone
>
> ------------------------------------
>
> --------------------------------------------------
> Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Bekasi, forum untuk
> menambah teman, saudara, sahabat, dan [.....].
>
> Jika ingin berhenti menerima email dari sma1bks,
> kirim email ke [email protected]
>
> Ingin menerima email dari sma1bks, kirim email ke
> [email protected]! Groups Links
>
>
>
>

Kirim email ke