http://id.berita.yahoo.com/warga-larang-mobil-padamkan-kobaran-api-160144178.html;_ylt=Aj3BkVuejcW8xTyDAmyHjlp7V8d_;_ylu=X3oDMTFycTh0YjduBG1pdANJbmZpbml0ZSBCcm93c2UgU3BsaXQEcG9zAzQEc2VjA01lZGlhSW5maW5pdGVCcm93c2VMaXN0;_ylg=X3oDMTJwZXY3aHVlBGludGwDaWQEbGFuZwNpZC1pZARwc3RhaWQDMmUxOTc5NTktNjIwMS0zNDVhLWE0ZDEtYzE5NDMxYzQxNzMxBHBzdGNhdAMEcHQDc3RvcnlwYWdlBHRlc3QD;_ylv=3
Warga Larang Mobil Padamkan Kobaran Api TRIBUNnews.com – Rab, 25 Apr 2012 Laporan Wartawan Sriwijaya Post, Wiliem Wira Kusuma TRIBUNNEWS.COM, TEBINGTINGGI - Dua unit mobil pemadam kebakaran dari UPTD BPBD Muarapinang dan Pendopo dilarang mendekati lokasi kebakaran di Desa Tanjungtawang, Kecamatan Muarapinang, Kabupaten Empatlawang, Provinsi Sumatera Selatan. Warga juga dilarang mendekati lokasi untuk melakukan pemadaman. Bila tetap nekat akan dilempari batu. Warga melarang dilakukan pemadaman dengan dalih agar mereka semuanya merasakan nasib yang sama kehilangan tempat tinggal. Kebakaran yang terjadi sejak pukul 19.00 tersebut sejauh ini telah 15 unit rumah ludes dilalap si jago merah. Rumah yang terbakar tersebut berupa rumah panggung berbahan kayu. Api diduga berasal dari rumah milik Edi. Saat itu sebagian besar warga berada dalam rumah
