Mas Endar, sampean angkatan '81 ? Artinya lulus tahun
84 dong. Bener ora ?

bw


--- endar228 <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> Beberapa  tahun terakhir bencana alam terasa sangat
> akrab dengan 
> kehidupan kita. Mulai banjir diberbagai pelosok
> negeri termasuk di 
> Brebes kita, hingga Jakarta  sempat tak berdaya
> dibuatnya. Belum 
> lagi semburan  lumpur panas Lapindo yang agaknya tak
> akan pernah 
> teratasi sejak tahun 2006. Sah-sah saja kita
> menghibur diri dengan 
> menganggapnya sebagai cobaan  belaka. Curah hujan di
> atas normal, 
> atau di luar kuasa manusia dan sebagainya lalu
> púlaslah  tidur kita. 
> Namun  perlu diingat, jangan-jangan ini baru sebuah
> episode awal 
> dari rangkaian bencana yang bisa datang kemudian.
> Mendadak maupun 
> pelan pelan. 
>       Bangsa Indonesia termasuk  kaum yang dimanjakan
> tuhan dengan 
> limpahan sumberdaya alamnya. Undang-undang Dasar
> Negara 1945 
> menetapkan sumberdaya alam dimanfaatkan untuk
> sebesar besar 
> kemakmuran rakyat. Disinilah sebenarnya esensi sila
> Kerakyatan yang 
> dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam  
> permusyawaratan /perwakilan yang di maksud para
> founding father  
> menjadi penting. Kepemimpinan yang memegang hikmah
> menjadi factor 
> kunci dalam pengelolaan kekuasaan yang diserahkan
> oleh pemilik 
> kedaulatan (rakyat).  Upaya memakmurkan rakyat
> adalah tujuan mulia 
> dan menjadi kewajiban penyelenggara negara.
> Sayangnya, kita kurang 
> pandai mensyukuri karunia itu. Kepandaian
> memanfaatkan Sumberdaya 
> Alam tidak diimbangi kearifan mengelola keseimbangan
> kehidupan ; 
> sosial maupun alam (lingkungan ) itu sendiri.
> Pengelolaan 
> Eksploitasi Sumberdaya Alam dilakukan agak
> serampangan. Akibatnya 
> sudah mulai terasa. Untuk menyumbat semburan lumpur
> sumur Lapindo 
> (yang berulang kali gagal ) paling sedikit
> diperlukan 120 – 170 juta 
> dollar dengan teknik Pengeboran Miring ( Kompas
> 16/2/2008). Artinya 
> untuk menyumbat lumpurnya saja diperlukan Rp.1,095 
> sampai Rp. 1,551 
> triliun setara dengan 26 % Anggaran APBN yang
> dialokasikan untuk 
> Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral tahun 2008
> sebesar Rp. 
> 5,964 triliun. Belum terhitung pula ganti rugi dan
> ongkos sosial 
> serta ancaman konflik horizontal sebagai ekses
> beragamnya kemauan 
> dan tuntutan ,  setiap saat bisa meledak.
>       Sementara Undang-undang Nomor 5 Tahun 1967 tentang
> Pokok – 
> pokok Kehutanan yang dianggap sebagai pangkal
> pemanfaatan hutan yang 
> berlebihan  ( melalui pemberian konsesi Hak
> Pengusahaan Hutan kepada 
> Pemodal dalam dan luar negeri) baru diganti tahun
> 1999 dengan Undang-
> undang Nomor 41 tentang Kehutanan, namun kerusakan
> yang sudah 
> terlanjur parah sulit diredam sampai sekarang.
> Degaradasi hutan  
> mencapai 1,8 Juta Ha per tahun pada tahun
> 2000-2006(Pusrenstat Dep. 
> Kehutanan 2008), sedangkan industri berbahan baku
> kayu sebagian 
> besar telah gulung tikar dan sebagian kecil sedang
> menghitung hari 
> untuk menutup usahanya. Di lain pihak operasi
> illegal logging  yang 
> dipayungi Inpres No 4 ditengarai menjadi lahan
> pungli baru bagi 
> aparat penegak hukum. Sungguh fantastis dan
> mengerikan akibat yang 
> ditimbulkan oleh ketidakarifan pengelolaan
> sumberdaya alam.Bukan 
> saja aspek ekonomi tetapi juga aspek sosial yang
> biasanya selalu 
> memakan ongkos lebih banyak.  Agaknya manfaat yang
> diperoleh (untuk 
> rakyat) tidak sebanding dengan akibat yang
> ditimbulkan  oleh 
> kegiatan eksploitasi yang dilakukan. Terutama di
> luar jawa, mulai 
> pula temen-temen LSM dibuat gerah dengan PP No.2
> Tahun 2008, itu 
> yang mengatur Pendapatan Negara Bukan Pajak
> (PNBP)dari penggunaan 
> kawasan hutan ( untuk Pertambangan dan
> Perkebunan).Dalam padangan 
> teman -teman LSM, akan menjadi pengalihan lahan
> hutan besar-besaran, 
> karena Pemerintah Provinsi dan Kabupaten akan
> berlomba menarik PNBP 
> untuk Pendapatan Asli Daerahnya.
> Kalau sudah begitu, aku jadi ingin Sekolah Lagi di
> SMA 2, ya... 
> sekedar ingat masa muda yang gak gagah kalo nggak
> jadi Pecinta Alam..
> Wallahu 'alam bisawab...
> 
>
........................................................
> dimana itu 
> Muhammad Fuad Soffa, Zainal MZ dan Dwi Endah
> Mardiningsih dan temen-
> temen Angkatan III (1980/1981)
> 
> 
> 


Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke