----- Original Message ----- 
From: "Billy N." <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[EMAIL PROTECTED]>
Sent: Tuesday, April 10, 2007 10:30
Subject: [ika-unpad-milis] Fw: Capofamiglia IPDN


Capofamiglia IPDN

Dalam kultur mereka, menyiksa diiringi caci-maki itu identik dengan 
disiplin.
Jika berujung pada kematian, maka semua memberlakukan omerta.
IPDN sudah mirip keluarga mafia.Cliff pasti menderita sekali.
Nyawanya harus lepas karena tidak kuat lagi memikul beban sakit nan tak 
terperi.
Nyawa Cliff juga pasti sangat bersedih.
Ia harus mati membawa sisa cacian, bentakan atau bahkan mungkin kata-kata 
penghinaan yang masih terngiang-ngiang...
Sebuah proses keji yang dilegalkan dengan bungkus "tindakan disiplin."
Dan tubuh gagah Cliff tidak bisa melindungi dirinya sendiri.
Ia bukan berduel menghadapi ksatria jantan, pria sejati, melainkan 
gerombolan lelaki pengecut yang cuma berani keroyokan.
Para pengecut yang tak punya harga diri ini berlindung di balik atribut 
praja senior.
Masih ada satu lagi belenggu yang membuat Cliff semakin tidak berdaya: 
sebagai bawahan, praja junior, dia harus patuh secara absolut kepada praja 
senior.
Cliff bukan korban pertama dan bukan akan menjadi korban yang terakhir, 
selama rakyat pembayar pajak dan parpol-parpol di DPR tumpul merespons 
tradisi bengis, tidak memanusiakan manusia, dalam sistem pendidikan untuk 
mencetak Camat ini.

Kultur dan sistem dalam IPDN sudah rusak dan tidak sesuai dengan kebutuhan 
dan norma zaman. Dalam kurun 16 tahun, sejak 1990-an, sudah 35 praja tewas 
mengenaskan. Itu artinya rata-rata lebih dari 2 nyawa tewas per tahun.

Hanya bangsa kita saja yang masih memelihara serta membanggakan kultur dan 
sistem mirip mafia itu.
Memukul, menendang, menyiksa, membentak-bentak, dan memaki-maki, dalam 
kultur ini menjadi instrumen untuk menegakkan disiplin.

Pelajar baru masuk sudah dibentuk dan dikategorikan sebagai level rendahan 
yang harus patuh pada level di atasnya. Praja baru ini mirip sgarrista, 
anggota dalam mafia yang disejajarkan dengan prajurit. Mereka ini punya 
atasan langsung, yakni caporegima, komandan yang membawahi kumpulan 
sgarrista.

Di atas mereka ada capodecina, atasan grup dari level sgarrista, yang 
mempunyai kewenangan dan previlese lebih luas di atas para kroco sgarrista.
Level ini punya atasan lagi yakni sotto capo, semacam bos kecil. Kemudian di
atasnya lagi ada level capofamiglia yang punya kekuasaaan besar dan harus
dipatuhi mutlak oleh level-level di bawahnya.
Di ujung puncak hirarki masih ada Capo di Tutti Capi, sang mahaketua, bos di 
atas segala bos dari segala hirarki itu. Siapa dia?
Jika ada kasus besar yang mereka lakukan, misalnya pembunuhan, dan itu gagal 
mereka tutupi sehingga tercium polisi, maka mereka kompak menjunjung tinggi 
omerta, yakni semacam code of silence: tutup mulut rapat-rapat, tidak 
kooperatif dengan polisi atau menghalang-halangi kepentingan penyelidikan.

Sikap mirip omerta dalam mafia itu ditunjukkan oleh seorang pengajar 
berinisial Prof Dr LG yang berusaha menghalang-halangi upaya polisi saat 
akan mengotopsi jenazah korban.
Dia bahkan berbohong dengan mengatasnamakan pihak keluarga demi menolak 
permintaan polisi untuk otopsi jenazah. Bukankah kebobrokan lembaga yang 
dibiayai pajak ini sudah sempurna?

Rakyat sudah cukup memberi kesempatan IPDN untuk memperbaiki diri, kini 
saatnya bersikap untuk mendesak supaya ditutup. Tutup saja sekaligus 
mengurangi beban anggaran. Para senator dan wakil rakyat, terutama dari 
daerah Sulawesi Utara, berhutang untuk menyuarakan hal ini, bukan saja pada
Cliff, tetapi juga pada anak-anak Indonesia lainnya agar tidak menjadi 
korban empuk berikutnya.
Untuk sekadar posisi camat bisa diisi oleh sarjana FISIP dan sejenisnya dari 
perguruan tinggi umum.

Apa yang bisa diharapkan dari produk lulusan yang menyimpan trauma 
psikologis dan fisik, di mana bahasa kekerasan, main siksa dan bentak, 
menjadi bahasa pengantar sehari-hari? (Eddi Santosa - detikcom)






=========> http://www.demak.org <========
=====> http://smu1dmk.multiply.com <=====

-----> Arsip Milis di web : 
=====> http://feeds.feedburner.com/smu1dmk

Untuk KELUAR dari group ini, kirim email ke:
[EMAIL PROTECTED]

Database anggota milis bisa dilihat di :
http://groups.yahoo.com/group/smu1demak/database

Database Alumni terdaftar, bisa dilihat di :
http://ksi.plasa.com/ksi-sekolah.php?kode=2531

Untuk POSTING ke group ini, kirim email ke: [email protected] 


 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smu1demak/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smu1demak/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[EMAIL PROTECTED] 
    mailto:[EMAIL PROTECTED]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 

Kirim email ke