Halo semua...
  saya kirim 2 file kliping tentang Demak sebagai uji coba, semoga berkenan dan 
mohon masukan segera, terima kasih.
   
  Dyah Anggarini Sasmito

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 
<html>

<head>
<meta name="GENERATOR" content="Microsoft FrontPage 5.0">
<meta name="ProgId" content="FrontPage.Editor.Document">
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252">
<title>PusIDa</title>
</head>

<body>

<div align="center">
  <table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="600" border="0">
    <tr>
      <td colSpan="2"><img height="1" alt="Line" src="blackpix.gif" 
width="600"></td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="smTanggal" align="left">Kamis, 11 Januari 2007</td>
      <td class="smKat" align="right">(SEMARANG)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </td>
    </tr>
    <tr>
      <td colSpan="2"><img height="2" alt="Line" src="blackpix.gif" 
width="600"></td>
    </tr>
  </table>
  <table width="600">
    <tr>
      <td>
      <font color="#FFFFFF">*H1 *37 </font>
      <div class="smJudul">
        <h2>Pemkab Demak Dinilai Lamban</h2>
      </div>
      <div class="smIsi">
        <p id="mulai"><b>*DEMAK </b>- Sebagian besar korban tenggelamnya KM 
        Senopati Nusantara adalah warga Demak. Namun, respons Pemkab Demak 
dalam 
        menangani warganya yang menjadi korban, dirasakan lamban.</p>
        <p>Hal itu diungkapkan beberapa korban dan keluarganya. Mereka harus 
        menghadapi kegelisahan seorang diri saat saudaranya menghadapi musibah.
        </p>
        <p>Imam (32), warga Mijen yang saudaranya ikut menjadi korban mengaku 
        kecewa terhadap Pemkab. Menurut dia, seharusnya Pemkab Demak ikut 
        mengevakuasi korban baik yang selamat maupun yang tidak. Namun, 
        kenyataannya, para korban yang selamat tidak ada yang dijemput oleh 
        pemerintah. Mereka pulang sendiri, dijemput saudaranya.</p>
        <p>Bahkan, ada korban pingsan yang pulang dengan menumpang kendaraan 
        penjemput korban lainnya. ''Saya sungguh kecewa,'' katanya.</p>
        <p>Ia berpandangan, Pemkab sewajarnya berduka melihat sebagian warganya 
        menghadapi musibah. Langkah yang dilakukan setidaknya menunjukkan 
empati 
        dengan memfasilitasi pemulangan mereka. Apalagi, sebagian besar korban 
        adalah penduduk miskin yang merantau untuk mendapat sesuap nasi.</p>
        <p>Muzayin (42), seorang korban selamat menambahkan, dirinya merasa iri 
        dengan respons Pemkab Pangkalan Bun yang menjemput warganya yang 
menjadi 
        korban. Semua korban daerah itu dipulangkan dengan fasilitas tiket 
        pesawat. </p>
        <p>Bapak satu anak ini tidak berharap mendapat sumbangan, akan tetapi 
        cukup perhatian yang menunjukkan rasa empati terhadap para korban.</p>
        <p>Pada data yang terpampang di papan pengumuman Kantor Kesbanglinmas 
        Demak, tercantum 58 korban KM Senopati Nusantara asal daerah itu yang 
        selamat. Data itu baru menyebutkan nama-nama korban selamat dari empat 
        kecamatan, yakni Karanganyar, Gajah, Wonosalam, dan Bonang. Korban 
        selamat lain dari Kecamatan Mijen dan Wedung, tidak terdata dalam papan 
        tersebut. Padahal, beberapa korban daerah itu sudah kembali.</p>
        <p>Data tersebut juga tidak menyebutkan warga Demak yang menjadi korban 
        dan hingga kemarin belum ditemukan. Staf Kesbanglinmas, Wahyudi 
        mengatakan, data itu diperoleh dari Posko Kesbanglinmas Jateng. ''Kami 
        juga mendata dari masing-masing kecamatan,'' ujarnya. </p>
        <p><b>Miskomunikasi</b></p>
        <p>Kepala Kantor Kesbanglimnas Demak Bambang Saptoro mengatakan, selama 
        ini pihaknya terus memantau, berkomunikasi dengan posko, dan daerah 
yang 
        berhasil menyelamatkan korban dari Demak. Namun, ada beberapa dari 
        mereka yang kepulangannya difasilitasi pusat dan perusahaan kapal 
        tersebut. ''Saya rasa ini soal kesalahan komunikasi saja,'' kata 
dia.</p>
        <p>Pemkab menaruk perhatian kepada korban. ''Beberapa dari mereka kami 
        antar hingga ke rumah. Itu karena kepulangan mereka jelas waktunya. 
        Bupati juga menjenguk sejumlah korban di RSU Rembang,'' imbuh Bambang. 
        (H1-37)
      </div>
      </td>
    </tr>
  </table>
</div>

</body>

</html>
<html>

<head>
<meta name="GENERATOR" content="Microsoft FrontPage 5.0">
<meta name="ProgId" content="FrontPage.Editor.Document">
<meta http-equiv="Content-Type" content="text/html; charset=windows-1252">
<title>PusIDa</title>
</head>

<body>

<div align="center">
  &nbsp;<table cellSpacing="0" cellPadding="0" width="600" border="0">
    <tr>
      <td colSpan="2"><img height="1" alt="Line" src="blackpix.gif" 
width="600"></td>
    </tr>
    <tr>
      <td class="smTanggal" align="left">Jumat, 12 Januari 2007</td>
      <td class="smKat" align="right">(SEMARANG)&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; 
</td>
    </tr>
    <tr>
      <td colSpan="2"><img height="2" alt="Line" src="blackpix.gif" 
width="600"></td>
    </tr>
  </table>
  <table width="600">
    <tr>
      <td>
      <div class="smJudul">
        <h2>Pemkab Demak Bantu Korban KM Senopati</h2>
      </div>
      <div class="smIsi">
        <p id="mulai"><b>DEMAK</b> - Pemerintah Kabupaten Demak memberikan 
        perhatian serius terhadap korban KM Senopati Nusantara, baik yang 
        selamat, meninggal dunia maupun yang belum jelas nasibnya.</p>
        <p>Penanganan terhadap mereka dilakukan Kantor Kesbanglinmas bekerja 
        sama dengan lembaga daerah lainnya.</p>
        <p>Demikian dikatakan Kabag Inkom Pemkab Dra Mursida Yuniatie Soma, 
        menanggapi pandangan masyarakat yang menilai pemkab lamban dalam 
        memberikan perhatian kepada para korban.</p>
        <p>Dia menuturkan, perhatian itu di antaranya diwujudkan dengan 
        mengantar pulang beberapa korban yang selamat hingga ke rumahnya. </p>
        <p>Selain itu Bupati H Tafta Zani juga langsung menjenguk mereka ke RSU 
        Rembang dan memberikan tali asih.</p>
        <p>''Kalau masih ada kekurangan itu mungkin saja, tetapi bukan berarti 
        pemkab tidak memberikan perhatian,'' ujar dia.</p>
        <p><b>Siapkan Personel</b></p>
        <p>Terpisah, Kepala Kantor Kesbanglinmas Bambang Saptoro mengatakan, 
        sejak pertama mendengar ada korban KM Senopati dari Demak, pihaknya 
        telah menyiapkan personel dan armada untuk menjemput mereka. </p>
        <p>Hanya saja selama ini, tidak mendapat kejelasan kepastian mereka 
        pulang.</p>
        <p>Semula ada rencana, jika mendengar ada korban dari Demak yang 
        ditemukan di Surabaya, Madura, Makasar dan Rembang, tim akan langsung 
        meluncur untuk menjemput. Namun saat dikomunikasikan ke posko di daerah 
        itu tidak diperoleh informasi kapan mereka pulang. </p>
        <p>''Yang dikhawatirkan jika kami kesana, ternyata mereka sudah pulang 
        atau bersimpangan di jalan.''</p>
        <p>Terkait pemberian tali asih, Kabag Kesra Drs H Taufiq Rifai 
        menjelaskan, semua korban yang terdata akan mendapatkan. </p>
        <p>''Saat ini masih dalam pendataan,'' kata Taufiq. (H1-16)
      </div>
      </td>
    </tr>
  </table>
</div>

</body>

</html>

Kirim email ke