thanks mbak Dyah... saya akan post di demak.org sambil memikirkan bagaimana masa depan layout dan posting nya. saya sendiri kurang nyaman dengan setting CMS-nya Nucleus ini. mau posting aja ribet... :D
On 10/29/07, dyah anggarini sasmito <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Halo semua... > saya kirim 2 file kliping tentang Demak sebagai uji coba, semoga berkenan > dan mohon masukan segera, terima kasih. > > Dyah Anggarini Sasmito > > Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com > > > > [image: Line] Kamis, 11 Januari 2007 (SEMARANG) [image: Line] *H1 > *37 Pemkab Demak Dinilai Lamban > > **DEMAK *- Sebagian besar korban tenggelamnya KM Senopati Nusantara adalah > warga Demak. Namun, respons Pemkab Demak dalam menangani warganya yang > menjadi korban, dirasakan lamban. > > Hal itu diungkapkan beberapa korban dan keluarganya. Mereka harus > menghadapi kegelisahan seorang diri saat saudaranya menghadapi musibah. > > Imam (32), warga Mijen yang saudaranya ikut menjadi korban mengaku kecewa > terhadap Pemkab. Menurut dia, seharusnya Pemkab Demak ikut mengevakuasi > korban baik yang selamat maupun yang tidak. Namun, kenyataannya, para korban > yang selamat tidak ada yang dijemput oleh pemerintah. Mereka pulang sendiri, > dijemput saudaranya. > > Bahkan, ada korban pingsan yang pulang dengan menumpang kendaraan > penjemput korban lainnya. ''Saya sungguh kecewa,'' katanya. > > Ia berpandangan, Pemkab sewajarnya berduka melihat sebagian warganya > menghadapi musibah. Langkah yang dilakukan setidaknya menunjukkan empati > dengan memfasilitasi pemulangan mereka. Apalagi, sebagian besar korban > adalah penduduk miskin yang merantau untuk mendapat sesuap nasi. > > Muzayin (42), seorang korban selamat menambahkan, dirinya merasa iri > dengan respons Pemkab Pangkalan Bun yang menjemput warganya yang menjadi > korban. Semua korban daerah itu dipulangkan dengan fasilitas tiket pesawat. > > Bapak satu anak ini tidak berharap mendapat sumbangan, akan tetapi cukup > perhatian yang menunjukkan rasa empati terhadap para korban. > > Pada data yang terpampang di papan pengumuman Kantor Kesbanglinmas Demak, > tercantum 58 korban KM Senopati Nusantara asal daerah itu yang selamat. Data > itu baru menyebutkan nama-nama korban selamat dari empat kecamatan, yakni > Karanganyar, Gajah, Wonosalam, dan Bonang. Korban selamat lain dari > Kecamatan Mijen dan Wedung, tidak terdata dalam papan tersebut. Padahal, > beberapa korban daerah itu sudah kembali. > > Data tersebut juga tidak menyebutkan warga Demak yang menjadi korban dan > hingga kemarin belum ditemukan. Staf Kesbanglinmas, Wahyudi mengatakan, data > itu diperoleh dari Posko Kesbanglinmas Jateng. ''Kami juga mendata dari > masing-masing kecamatan,'' ujarnya. > > *Miskomunikasi* > > Kepala Kantor Kesbanglimnas Demak Bambang Saptoro mengatakan, selama ini > pihaknya terus memantau, berkomunikasi dengan posko, dan daerah yang > berhasil menyelamatkan korban dari Demak. Namun, ada beberapa dari mereka > yang kepulangannya difasilitasi pusat dan perusahaan kapal tersebut. ''Saya > rasa ini soal kesalahan komunikasi saja,'' kata dia. > > Pemkab menaruk perhatian kepada korban. ''Beberapa dari mereka kami antar > hingga ke rumah. Itu karena kepulangan mereka jelas waktunya. Bupati juga > menjenguk sejumlah korban di RSU Rembang,'' imbuh Bambang. (H1-37) > > [image: Line] Jumat, 12 Januari 2007 (SEMARANG) [image: Line] > Pemkab > Demak Bantu Korban KM Senopati > > *DEMAK* - Pemerintah Kabupaten Demak memberikan perhatian serius terhadap > korban KM Senopati Nusantara, baik yang selamat, meninggal dunia maupun yang > belum jelas nasibnya. > > Penanganan terhadap mereka dilakukan Kantor Kesbanglinmas bekerja sama > dengan lembaga daerah lainnya. > > Demikian dikatakan Kabag Inkom Pemkab Dra Mursida Yuniatie Soma, > menanggapi pandangan masyarakat yang menilai pemkab lamban dalam memberikan > perhatian kepada para korban. > > Dia menuturkan, perhatian itu di antaranya diwujudkan dengan mengantar > pulang beberapa korban yang selamat hingga ke rumahnya. > > Selain itu Bupati H Tafta Zani juga langsung menjenguk mereka ke RSU > Rembang dan memberikan tali asih. > > ''Kalau masih ada kekurangan itu mungkin saja, tetapi bukan berarti pemkab > tidak memberikan perhatian,'' ujar dia. > > *Siapkan Personel* > > Terpisah, Kepala Kantor Kesbanglinmas Bambang Saptoro mengatakan, sejak > pertama mendengar ada korban KM Senopati dari Demak, pihaknya telah > menyiapkan personel dan armada untuk menjemput mereka. > > Hanya saja selama ini, tidak mendapat kejelasan kepastian mereka pulang. > > Semula ada rencana, jika mendengar ada korban dari Demak yang ditemukan di > Surabaya, Madura, Makasar dan Rembang, tim akan langsung meluncur untuk > menjemput. Namun saat dikomunikasikan ke posko di daerah itu tidak diperoleh > informasi kapan mereka pulang. > > ''Yang dikhawatirkan jika kami kesana, ternyata mereka sudah pulang atau > bersimpangan di jalan.'' > > Terkait pemberian tali asih, Kabag Kesra Drs H Taufiq Rifai menjelaskan, > semua korban yang terdata akan mendapatkan. > > ''Saat ini masih dalam pendataan,'' kata Taufiq. (H1-16) > >
