Maaf, Kita tidak bisa juga berpikir secara ensiklopedik semata bahwa Asuransi tidak diperlukan. Justru, mungkin kita harus berpikir secara transdisiplin. Betul bahwa hasil pertanian itu tdk bisa diprediksikan di Indonesia. Betul bahwa asuransi tidak mau menanggung karena faktor risiko yang besar sehingga 'pasti' Perusahaan Asuransi akan rugi. Tetapi itu sdh berlangsung lama. Kapan Negara bisa memberikan Jaminan rasa aman kepada petani? Juga Industri pertaniannya? Kalau Negara tetangga yang nota bene hampir sama konstruksi geografisnya dg kita mereka bisa, kenapa kita tidak? Kecuali kalau dari awal memang salah urus manajemen makronya itu lain soal. Atau barangkali kita berpikir sedikit dekonstruktif bahwa salah satu bentuk kemandirian petani adalah adanya Asuransi pertanian (?)
Saya bukan ahli Asuransi dan bukan pula ahli pertanian. Saya hanya berdasar logika sederhana saja ingin mengetahui bagaimana sih bentuk Asuransi pertanian itu sehingga mungkin bisa dijadikan rujukan di Negara kita? Adakah temen-temen warga milis tahu dimana saya bisa mendapatkan rujukan ttg hal tersebut? Salam.. Powered by Telkomsel BlackBerry® -----Original Message----- From: Irma Isnafia A <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Mon, 17 May 2010 00:55:54 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian wah kenya aku gak tahu tuh.. mandiri artine nentukan harga dg pantas sendiri, tapi kalo aku ngomong pertanian banyak gak enak... ntar dikira mbelain mentrine ... soale tetanggaku ... --- On Sun, 5/16/10, Hizbullah Arief <[email protected]> wrote: From: Hizbullah Arief <[email protected]> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian To: [email protected] Date: Sunday, May 16, 2010, 12:45 PM Kalau dibandingin di kenya risikonya lebih besar mana yah Mbak Irma? mandiri dalam arti yang bagaimana? maaf loh biar bisa berkembang diskusinya 2010/5/17 Irma Isnafia A <irma_isnafia@ yahoo.com> ojo mikir asuransi dhisik, resiko bertani di ina unpredictable, yo rugi no perusahaan asuransine, buat petani mandiri dulu aja.... kecuali petani sawit , and coklat... mereka mah udah 'gedhe'... tapi kalo asuransi ada yg mau nanggung wah salut tuh --- On Sat, 5/15/10, Hizbullah Arief <hizbullah.arief@ gmail.com> wrote: From: Hizbullah Arief <hizbullah.arief@ gmail.com> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian To: smu1de...@yahoogrou ps.com Date: Saturday, May 15, 2010, 6:29 PM betul om, itu artinya ruang untuk berdiskusi ttg konsep masih terbuka lebar he..he..he.. , minggu jadwal agak padet, nanti kalau sudah baca (belajar) insya Allah berbagi lagi, atau mungkin ada yg bisa bantu? ↲Hizbul On 5/15/10, kusdiwanggo@ gmail.com <kusdiwanggo@ gmail.com> wrote: > Sebagai informasi bahwa di Indonesia memang belum Ada jenis Asuransi yang > meng-cover usaha pertanian; sawit, padi, dsb. Jadi premi ataupun nilai > pertanggungannya tidak atau belum Ada bayangan yg jelas di Indonesia. > Sementara Negeri tetangga kita sudah. Untuk itulah ketika Oom Hizbul nyentil > Asuransi pertanian saya jadi tertarik! > > Monggo kalau Ada yang punya info Dan mau berbagi.. > Powered by Telkomsel BlackBerry® > > -----Original Message----- > From: Hizbullah Arief <hiz...@gmail. com> > Date: Sat, 15 May 2010 22:25:44 > To: <smu1de...@yahoogrou ps.com> > Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian > > Nah ini saatnya kita butuh ahli asuransi untuk menerangkan bagaimana sistem > perlindungan bagi petani (sawit, padi atau yang lain) bisa berjalan, > termasuk darimana premi didapatkan, bagaimana pengelolaan premi, > perlindungannya bagaimana, ada yang bisa bantu, aku seneng deh kalau bisa > dapat ilmunya...monggo. .. > > Hizbul > > 2010/5/15 <kusdiwanggo@ gmail.com> > >> >> >> Ok. Maturnuwun Oom. Nanti situsnya dikunjungi. >> Sebenarnya fokus saya ke Asuransi kelapa sawit atau bisa pula plantation >> insurance. Tetapi kita bisa bawa ke arah yg lebih luas. >> Kalau ceritanya dari diskusi kemarin adalah tentang ketahanan pangan maka >> saya sekedar merenung nasib petani atau orang pekebun di Indonesia tidak >> bisa mendapat Jaminan atas usaha mereka. Padahal Indonesia adalah Negara >> agraris tapi petani tdk mendapat Jaminan. Beda dengan Malaysia dan India >> yg >> telah melindungi petaninya dg Asuransi. Jika petani Negara tetangga >> dijamin >> usahanya, logikanya mereka akan bekerja lebih nyaman Dan berdampak pada >> daya >> saing bangsa. >> sesuatu yg berlaku sebaliknya di Negara kita. Implikasinya bisa berdampak >> luas pada sistem ketahanan pangan kita Dan daya saing bangsa kita. >> >> Nasib mereka hampir sama dengan nelayan yg susah mendapat pinjaman dari >> bank. Sehingga dari masa-kemasa terlilit lintah darat. Maaf, kadang >> "jaminan" nelayan ke para lintah darat tidak jarang adalah anak gadis >> mereka. Padahal, konon katanya kita ini negeri maritim, negerinya para >> pelaut.. Mungkin ini bisa menjadi topik berikutnya. >> >> Salam.. >> >> Powered by Telkomsel BlackBerry® >> ------------ --------- --------- >> *From: * Akhmad Hidayat <mi...@cintasaja. net> >> *Date: *Sat, 15 May 2010 20:46:05 +0700 >> *To: *<smu1de...@yahoogrou ps.com> >> *Subject: *Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian >> >> >> >> Crop insurance jauh lebih menarik rasanya. Thanks, mas.. >> >> *baca2 dulu, ah.. >> >> ----- >> sent from the white green robot >> >> On 15 May 2010 13:39, "Hizbullah Arief" <hizbullah.arief@ gmail.com> >> wrote: >> >> >> >> saya baru nemu satu ini om >> >> >> http://technorati. com/lifestyle/ green/article/ kenyan-farmers- >> offered-crops- insurance- through/ >> >> maaf nanti disambung lagi, the name of the concept is actually crops >> insurance not farmers insurance, >> >> Hizbul >> >> 2010/5/15 Hizbullah Arief <hizbullah.arief@ gmail.com> >> >>> > >>> > saya baca konsep ini sudah lama om, coba saya cari lagi, nanti kalau >>> > ketemu aku share, mungkin... >>> >>> > >>> > On 5/15/10, kusdiwanggo@ gmail.com <kusdiwanggo@ gmail.com> wrote: >>> > > Oom Hizbul, dalam diskusi s... >>> >>> ... >>> >> >> >> > >
