itu mungkin karena PTPN monopoli (sorry kalo salah lagi ya..) jadi dia udah 
survive dengan sistem perkebunannya, termasuk industri pengolahan sawitnya jadi 
CPO.. iseng-iseng saya dulu pernah ke sana...




--- On Mon, 5/17/10, helmi.fr <[email protected]> wrote:

From: helmi.fr <[email protected]>
Subject: RE: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian
To: [email protected]
Date: Monday, May 17, 2010, 3:31 AM







 



  


    
      
      
      







Saya evaluasi informasi saya..ternyata Growing Trees Insurance
masih ada dan dijual di indonesia.namun secara global dibatasi
komoditasnya. .artinya hanya untuk tanaman keras semisal kelapa sawit, karet
dsb. Secara konkrit gambaranya sederhana saja jadi asuransi ini mencover segala
resiko yg mengakibatkan kegagalan dan kerusakan tanaman. Semisal kebakaran
hutan, gempa bumi, hama penyakit dan semua unsur yg mebinbulkan kegagalan pada
hasil dan produksi tanaman. Di indonesia sendiri perusahaan perkebunan sekelas
PTPN juga memakai asuransi ini. Kebetulan PTPN mempunyai corporasi bagian
asuransi yaitu asuransi Jasa Tania. Ini asuransi khusus punya PTPN seluruh
indonesia. Namun saat ini yang banyak di cover hanya asuransi kebakarannya. 
Semua
resiko akan do cover namun dilihat probabilitasnya. sekedar info banyak juga
beberapa broker asuransi yg bisa mengaccept asuransi ini.jadi bila ada yg perlu
dijelaskan nanti akan kita bantu. Kurang lebihnya saya minta maaf... 

   





From: smu1de...@yahoogrou ps.com
[mailto:smu1demak@ yahoogroups. com] On Behalf Of Hizbullah Arief

Sent: 17 Mei 2010 13:41

To: smu1de...@yahoogrou ps.com

Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian 





   

   







akhirnya ada juga rekan asuransi yang bicara, tapi bener kata om Sus

logika sederhananya adalah memberikan keamanan pada petani, banyak

faktor sebenarnya dalam asuransi, ada faktor yang bisa diprediksi dan

tidak, dalam pertanian faktor yang bisa diusahakan diprediksi adalah

ketersediaan sarana air, bendungan, irigasi untuk mengatasi perubahan

iklim, pupuk dan pestisida utk mengatasi masalah hama, jaminan harga

jual produk dengan melindungi pasar dalam negeri, mengurangi impor,

bahkan sistem proteksi seperti yg terjadi di AS, apabila semua itu

dilakukan saya pikir risiko petani tidak terlalu besar, inilah mengapa

saya tanyakan perbandingan dengan kenya. Asuransi pertanian bisa tetep

berjalan dengan mengcover risiko yang lebih besar layaknya asuransi

umum dan reasuransi. Mas Helmy mungkin bisa cerita contoh yg konkret?



On 5/17/10, helmi.fr <helmi...@rni. co.id>
wrote:

> Buat temen2 kebetulan saya bekerja di pialang asuransi...dan untuk
asuransi

> pertanian namanya GROWING TREES INSURANCE.. adapaun yang di cover di

> asuransi ini adalah kegagalan panen dari semua sebab. Termasuk hama dan
lain

> sebagainya.. namun berkembangnya waktu dikarenakan beban klaim yg cukup
besar

> dibandingkan dengan penutupan preminya akhirnya banyak asuransi yg

> mempersempit coverednya. Jadi saat ini yg banyak nerlaku Cuma apabila

> terjadi klaim kebakaran dan gempa bumi saja. Bahkan secara internasional

> reasuransipun tidak berani menutup asuransi ini lagi dikarenakan beban
klaim

> yg cukup tinggi...demikian just info.

>

>

>

> From: smu1de...@yahoogrou ps.com
[mailto:smu1de...@yahoogrou ps.com]
On Behalf

> Of Waryn Korinta

> Sent: 17 Mei 2010 8:10

> To: smu1de...@yahoogrou ps.com

> Subject: RE: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>

>

>

>

>

> Sebelum melangkah ke asuransi pertanian, saya ingin melihat sisi lain dari

> anomali cuaca yang berpengaruh ke resiko bertani. Kita semua pasti tahu,

> saat ini kondisi cuaca memang aneh. Bulan Mei yang biasanya sudah enak
buat

> jalan-jalan, eh...kok ya masih hujan sampe banjir dan longsor. Yang bikin

> ngenes adalah biasanya petani gagal panen, bahkan banyak benih yang baru

> ditanam langsung kena sapu banjir. Saya tahu persis kalo data prakiraan

> hujan dalam setahun kedepan itu ada dan dirilis oleh BMKG satu paket
dengan

> data hujan tahunan yang sudah lewat (saya melihat, memegang, dan

> mengkatalognya sebagai terbitan berseri yang terbit tiap tahun, bahkan ada

> data yang dirilis per kuartal) . Yang menjadi pertanyaan selanjutnya
adalah

> apakah tidak ada koordinasi antara BMKG dan Departemen Pertanian untuk hal

> ini? Saya melihat (dari kacamata awam) bahwa pola tanam masih dilakukan

> seperti dulu, jaman sebelum terjadi anomali cuaca. Akibatnya, petani

> tergagap-gagap ketika semakin sering terjadi "udan salah mangsa"
seperti

> sekarang, padahal "salah mangsa" nya itu sudah diprediksi.
Jangan-jangan

> informasi "salah mangsa" itu tidak sampai kepada yang
berkepentingan dengan

> "mangsa" termasuk petani.

>

> Buktinya? Dunia pariwisata saja (selain transportasinya) tampaknya tidak

> tersentuh informasi ini lha wong nyatanya sampai sekarang informasi

> pariwisata masih "saat terbaik mengunjungi Indonesia adalah mulan
bulan Mei"

> padahal bulan segini sejak 2 tahun lalu hujannya masih
"ngricik", eh malah

> bulan yang sudah "ber-ber" yang biasanya sudah hujan malah masih
panas

> menyengat. Gak kompak deh. Wisatawan mancanegara bisa tertipu nih....mau

> cari matahari buat tanning malah mendung melulu. Kan kasihan.

>

> Adakah yang bekerja di BMKG atau Deptan?

>

> Salam,

> Ryrin

>

>

> _____

>

> To: smu1de...@yahoogrou ps.com

> From: kusdiwanggo@ gmail.com

> Date: Sun, 16 May 2010 17:41:02 +0000

> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>

>

>

> Maaf, Kita tidak bisa juga berpikir secara ensiklopedik semata bahwa

> Asuransi tidak diperlukan. Justru, mungkin kita harus berpikir secara

> transdisiplin. Betul bahwa hasil pertanian itu tdk bisa diprediksikan di

> Indonesia. Betul bahwa asuransi tidak mau menanggung karena faktor risiko

> yang besar sehingga 'pasti' Perusahaan Asuransi akan rugi. Tetapi itu sdh

> berlangsung lama. Kapan Negara bisa memberikan Jaminan rasa aman kepada

> petani? Juga Industri pertaniannya? Kalau Negara tetangga yang nota bene

> hampir sama konstruksi geografisnya dg kita mereka bisa, kenapa kita
tidak?

> Kecuali kalau dari awal memang salah urus manajemen makronya itu lain
soal.

> Atau barangkali kita berpikir sedikit dekonstruktif bahwa salah satu
bentuk

> kemandirian petani adalah adanya Asuransi pertanian (?)

>

> Saya bukan ahli Asuransi dan bukan pula ahli pertanian. Saya hanya
berdasar

> logika sederhana saja ingin mengetahui bagaimana sih bentuk Asuransi

> pertanian itu sehingga mungkin bisa dijadikan rujukan di Negara kita?
Adakah

> temen-temen warga milis tahu dimana saya bisa mendapatkan rujukan ttg hal

> tersebut?

>

> Salam..

>

> Powered by Telkomsel BlackBerry®

>

> _____

>

> From: Irma Isnafia A <irma_isnafia@ yahoo.com>

>

> Sender: smu1de...@yahoogrou ps.com

>

> Date: Mon, 17 May 2010 00:55:54 +0800 (SGT)

>

> To: <smu1de...@yahoogrou ps.com>

>

> ReplyTo: smu1de...@yahoogrou ps.com

>

> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>

>

>

>

>

>

> wah kenya aku gak tahu tuh..

> mandiri artine nentukan harga dg pantas sendiri, tapi kalo aku ngomong

> pertanian banyak gak enak... ntar dikira mbelain mentrine ... soale

> tetanggaku ...

>

> --- On Sun, 5/16/10, Hizbullah Arief <hizbullah.arief@ gmail.com>
wrote:

>

>

> From: Hizbullah Arief <hizbullah.arief@ gmail.com>

> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

> To: smu1de...@yahoogrou ps.com

> Date: Sunday, May 16, 2010, 12:45 PM

>

>

>

> Kalau dibandingin di kenya risikonya lebih besar mana yah Mbak Irma?
mandiri

> dalam arti yang bagaimana? maaf loh biar bisa berkembang diskusinya

>

>

>

> 2010/5/17 Irma Isnafia A <irma_isnafia@ yahoo.com

> <http://mc/compose? to=irma_isnafia@ yahoo.com>
>

>

>

>

>

>

>

> ojo mikir asuransi dhisik,

> resiko bertani di ina unpredictable, yo rugi no perusahaan asuransine,

> buat petani mandiri dulu aja.... kecuali petani sawit , and coklat...
mereka

> mah udah 'gedhe'...

> tapi kalo asuransi ada yg mau nanggung wah salut tuh

>

> --- On Sat, 5/15/10, Hizbullah Arief <hizbullah.arief@

> <http://mc/compose? to=hizbullah. ar...@gmail. com>
gmail.com> wrote:

>

>

> From: Hizbullah Arief <hizbullah.arief@

> <http://mc/compose? to=hizbullah. ar...@gmail. com>
gmail.com>

>

>

> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>

> To: smu1de...@yahoogrou <http://mc/compose? to=smu1demak@ yahoogroups. com>

> ps.com

> Date: Saturday, May 15, 2010, 6:29 PM

>

>

>

>

>

> betul om, itu artinya ruang untuk berdiskusi ttg konsep masih terbuka

> lebar he..he..he.. , minggu jadwal agak padet, nanti kalau sudah baca

> (belajar) insya Allah berbagi lagi, atau mungkin ada yg bisa bantu?

> ↲Hizbul

>

> On 5/15/10, kusdiwanggo@ gmail.com

> <http://mc/compose? to=kusdiwanggo@ gmail.com>
<kusdiwanggo@

> <http://mc/compose? to=kusdiwanggo@ gmail.com>
gmail.com> wrote:

>> Sebagai informasi bahwa di Indonesia memang belum Ada jenis Asuransi
yang

>> meng-cover usaha pertanian; sawit, padi, dsb. Jadi premi ataupun nilai

>> pertanggungannya tidak atau belum Ada bayangan yg jelas di Indonesia.

>> Sementara Negeri tetangga kita sudah. Untuk itulah ketika Oom Hizbul

>> nyentil

>> Asuransi pertanian saya jadi tertarik!

>>

>> Monggo kalau Ada yang punya info Dan mau berbagi..

>> Powered by Telkomsel BlackBerry®

>>

>> -----Original Message-----

>> From: Hizbullah Arief <hiz...@gmail. com

>> <http://mc/compose? to=hizbul@ gmail.com>
>

>> Date: Sat, 15 May 2010 22:25:44

>> To: <smu1de...@yahoogrou <http://mc/compose? to=smu1demak@ yahoogroups. com>

>> ps.com>

>> Subject: Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>>

>> Nah ini saatnya kita butuh ahli asuransi untuk menerangkan bagaimana

>> sistem

>> perlindungan bagi petani (sawit, padi atau yang lain) bisa berjalan,

>> termasuk darimana premi didapatkan, bagaimana pengelolaan premi,

>> perlindungannya bagaimana, ada yang bisa bantu, aku seneng deh kalau
bisa

>> dapat ilmunya...monggo. ..

>>

>> Hizbul

>>

>> 2010/5/15 <kusdiwanggo@ <http://mc/compose? to=kusdiwanggo@ gmail.com>

>> gmail.com>

>>

>>>

>>>

>>> Ok. Maturnuwun Oom. Nanti situsnya dikunjungi.

>>> Sebenarnya fokus saya ke Asuransi kelapa sawit atau bisa pula
plantation

>>> insurance. Tetapi kita bisa bawa ke arah yg lebih luas.

>>> Kalau ceritanya dari diskusi kemarin adalah tentang ketahanan
pangan maka

>>> saya sekedar merenung nasib petani atau orang pekebun di Indonesia
tidak

>>> bisa mendapat Jaminan atas usaha mereka. Padahal Indonesia adalah
Negara

>>> agraris tapi petani tdk mendapat Jaminan. Beda dengan Malaysia dan
India

>>> yg

>>> telah melindungi petaninya dg Asuransi. Jika petani Negara
tetangga

>>> dijamin

>>> usahanya, logikanya mereka akan bekerja lebih nyaman Dan berdampak
pada

>>> daya

>>> saing bangsa.

>>> sesuatu yg berlaku sebaliknya di Negara kita. Implikasinya bisa
berdampak

>>> luas pada sistem ketahanan pangan kita Dan daya saing bangsa kita.

>>>

>>> Nasib mereka hampir sama dengan nelayan yg susah mendapat pinjaman
dari

>>> bank. Sehingga dari masa-kemasa terlilit lintah darat. Maaf,
kadang

>>> "jaminan" nelayan ke para lintah darat tidak jarang
adalah anak gadis

>>> mereka. Padahal, konon katanya kita ini negeri maritim, negerinya
para

>>> pelaut.. Mungkin ini bisa menjadi topik berikutnya.

>>>

>>> Salam..

>>>

>>> Powered by Telkomsel BlackBerry®

>>> ------------ --------- ---------

>>> *From: * Akhmad Hidayat <mi...@cintasaja. net

>>> <http://mc/compose? to=milis@ cintasaja. net>
>

>>> *Date: *Sat, 15 May 2010 20:46:05 +0700

>>> *To: *<smu1de...@yahoogrou

>>> <http://mc/compose? to=smu1demak@ yahoogroups. com>
ps.com>

>>> *Subject: *Re: [SMUN 1 Demak] Asuransi Pertanian

>>>

>>>

>>>

>>> Crop insurance jauh lebih menarik rasanya. Thanks, mas..

>>>

>>> *baca2 dulu, ah..

>>>

>>> -----

>>> sent from the white green robot

>>>

>>> On 15 May 2010 13:39, "Hizbullah Arief"
<hizbullah.arief@

>>> <http://mc/compose? to=hizbullah. ar...@gmail. com>
gmail.com>

>>> wrote:

>>>

>>>

>>>

>>> saya baru nemu satu ini om

>>>

>>>

>>> http://technorati.

>>> <http://technorati. com/lifestyle/ green/article/ kenyan-farmers- 
>>> offered-crops- insurance- through/>

>>> com/lifestyle/ green/article/ kenyan-farmers- offered-crops-
insurance-

>>> through/

>>>

>>> maaf nanti disambung lagi, the name of the concept is actually
crops

>>> insurance not farmers insurance,

>>>

>>> Hizbul

>>>

>>> 2010/5/15 Hizbullah Arief <hizbullah.arief@

>>> <http://mc/compose? to=hizbullah. ar...@gmail. com>
gmail.com>

>>>

>>>> >

>>>> > saya baca konsep ini sudah lama om, coba saya cari lagi,
nanti kalau

>>>> > ketemu aku share, mungkin...

>>>>

>>>> >

>>>> > On 5/15/10, kusdiwanggo@ gmail.com

>>>> > <http://mc/compose? to=kusdiwanggo@ gmail.com>
<kusdiwanggo@

>>>> > <http://mc/compose? to=kusdiwanggo@ gmail.com>
gmail.com> wrote:

>>>> > > Oom Hizbul, dalam diskusi s...

>>>>

>>>> ...

>>>>

>>>

>>>

>>>

>>

>>

>

>

>

>

>

>

>

>

>

> _____

>

> New Windows 7: Find the right PC for you. Learn more.

> <http://windows. microsoft. com/shop>

>

>

>

> 





 










    
     

    
    


 



  






      

Kirim email ke