Jangan Berharap Banyak Pada Obama
Saya
berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa
dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi
juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan
banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu, (Barack Obama)
Dengan
perhatian yang sangat besar dari seluruh dunia termasuk dunia Islam,
Barack Obama akhirnya terpilih menjadi prisiden yang ke-44 Amerika
Serikat. Kebencian terhadap Bush dan kebijakan politik luar negeri yang
tidak popular delapan tahun terakhir ini telah memberikan citra negatif
terhadap kebebasan dan demokrasi Negara Paman Sam itu.
Banyak harapan bahwa Obama akan menyelamatkan Amerika Serikat dan
membawa perubahan yang besar terhadap dunia.
Harapan
yang sama juga muncul dari sebagian umat Islam. Hidayat Nurwahid, Ketua
MPR berharap, terpilihnya Obama diharapkan bisa mengubah AS untuk tidak
lagi arogan terhadap dunia. Ini memang menantang dan menarik karena
ada sesuatu yang baru. Tetapi, dunia cuma bisa berharap, Obama akan
menghadirkan tata dunia baru yang tidak lagi berbasis pada hegemoni
arogan negara yang bernama AS ini, ujar Ketua Majelis Perwakilan
Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid dalam keterangan tertulisnya, Rabu
(5/11/2008).
Benar,
kita memang bisa sekedar berharap. Namun sepertinya kita tidak bisa
berharap terlampau banyak terhadap Obama. Menarik komentar Taji
Mustafa, media representative Hizbut Tahrir Inggris tentang terpilihnya
Obama. Menurutnya, Amerika bukanlah hanya seorang Obama. Amerika adalah
institusi. Amerika Serikat adalah negara dengan ideologi Kapitalis yang
telah terbukti lemah dan penuh kebohongan. Seorang Obama tidak akan
bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang merupakan masalah sistemik
di negara itu, tegasnya.
Amerika
adalah negara kapitalis dengan politik luar negeri kapitalis yang
intinya adalah penjajahan negara lain. Karenanya AS akan tetap menjaga
dominasi mereka di negeri Islam dan melanjutkan agenda kapitalis mereka
untuk mengekploitasi negeri-negeri Islam. Presiden AS boleh berganti,
tapi prinsip penjajahan mereka tidak akan berubah.
Sikap
Obama terhadap dunia Islam dalam kampanye pemilu kemarin juga jelas.
Obama mendeklarasikan akan menarik pasukan AS dari Irak, tapi
mengirimnya ke Afghanistan. Artinya, Obama akan tetap melanjutkan
pembantaian brutal tidak berprikemanusiaan terhadap negeri Islam itu.
Obama
pun berjanji akan selalu berada di pihak Israel untuk memerangi dan
membantai umat Islam di Palestina. Bagi Obama mendukung Israel adalah
tradisi sakral yang harus dilanjutkan. Barack Obama
mengatakan dia akan melakukan apapun semampunya untuk menjamin keamanan
Israel dan melindungi hubungan yang ada antara Amerika Serikat dan
Israel.
Saya
berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa
dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi
juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan
banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu, kata Obama dalam sebuah acara
yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk
menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60. Dia diperkenalkan oleh
duta besar Israel kepada AS, Sallai Meridor
Sikapnya terhadap Hamas juga tidak berbeda dengan presiden Bush. Saya
sudah mengatakan bahwa mereka adalah organisasi teroris, yang tidak
boleh kita ajak negosiasi kecuali jika mereka mengakui Israel,
meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian
sebelumnya antara Palestina dan Israel. Jadi apa perbedaan mendasar
yang berubah antara Bush dan Obama?
Perubahan
mendasar dunia Islam tidak akan muncul karena individu orang lain .
Bukan pula muncul dari sekedar terjadi krisis akibat kegagalan system
Kapitalis. Perubahan akan terjadi kalau keimanan individual seorang
muslim tidak berhenti pada keimanan yang individual dan spiritual (al-aqidah ar
ruhiyah). Tapi menjadi keimanan yang sifatnya politik (al-aqidah as siyasiyah).
Keimanan yang mendorong seorang muslim untuk taat kepada Allah SWT secara
totalitas , bukan hanya dalam persoalan individu tapi juga sosial dan politik.
Keimanan
yang totalitas inilah yang kemudian mendorong umat Islam untuk
menegakkan kembali Khilafah Islam: sistem yang bisa
dipertanggungjawabk an, yang tidak memberikan jalan bagi manipulasi dan
kebohongan, system yang menjadikan jaminan terhadap kebutuhan pokok
rakyat (sandang, pangan, dan papan) menjadi kebiajakan pokok
ekonominya. Sistem yang akan membebaskan negeri Islam dari penjajahan
dan mempertahankan negeri Islam dari kerakusan Kapitalisme yang
merampok kekayaan negeri Islam. (Farid Wadjdi)
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
Arsip milis ada di:
http://www.mail-archive.com/[email protected]/
Situs sekolah ada di:
http://www.smun2-jbg.sch.id | http://www.smadajo.org
Blog tidak resmi ada di:
http://http://smun2jombang.wordpress.com/Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://uk.docs.yahoo.com/info/terms.html