Wahhh...wahh...
mba Hepi kok marah2 gitu ??
apa ngga tau klo Capslocknya nyala ?

he he

Rgds,

Agung - 2001

2008/11/10 hepi ika hapsari <[EMAIL PROTECTED]>

>   MEMANG.....INDONESIA TIDAK PERLU BERHARAP PADA SEORANG BARRACK
> OBAMA!!!TAPI PERLU BERHARAP PADA ORANG2 MUDA NAN KREATIF YANG BERPIKIRAN
> LUAS UNTUK KEPENTINGAN SEMUA WARGA NEGARA REPUBLIK INDONESIA TANPA KECUALI.
>
>
> --- On Sun, 9/11/08, kafi hidonis <[EMAIL PROTECTED]<hidonis_joe%40yahoo.com>>
> wrote:
> From: kafi hidonis <[EMAIL PROTECTED] <hidonis_joe%40yahoo.com>>
> Subject: [smu2jombang] Jangan Berharap Banyak Pada Obama
> To: [email protected] <smu2jombang%40yahoogroups.co.uk>
> Date: Sunday, 9 November, 2008, 9:50 PM
>
> Jangan Berharap Banyak Pada Obama
>
>
> "Saya
> berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa
> dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi
> juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan
> banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu," (Barack Obama)
> Dengan
> perhatian yang sangat besar dari seluruh dunia termasuk dunia Islam,
> Barack Obama akhirnya terpilih menjadi prisiden yang ke-44 Amerika
> Serikat. Kebencian terhadap Bush dan kebijakan politik luar negeri yang
> tidak popular delapan tahun terakhir ini telah memberikan citra negatif
> terhadap kebebasan dan demokrasi Negara Paman Sam itu.
> Banyak harapan bahwa Obama akan menyelamatkan Amerika Serikat dan
> membawa perubahan yang besar terhadap dunia.
> Harapan
> yang sama juga muncul dari sebagian umat Islam. Hidayat Nurwahid, Ketua
> MPR berharap, terpilihnya Obama diharapkan bisa mengubah AS untuk tidak
> lagi arogan terhadap dunia. "Ini memang menantang dan menarik karena
> ada sesuatu yang baru. Tetapi, dunia cuma bisa berharap, Obama akan
> menghadirkan tata dunia baru yang tidak lagi berbasis pada hegemoni
> arogan negara yang bernama AS ini," ujar Ketua Majelis Perwakilan
> Rakyat (MPR) Hidayat Nurwahid dalam keterangan tertulisnya, Rabu
> (5/11/2008).
> Benar,
> kita memang bisa sekedar berharap. Namun sepertinya kita tidak bisa
> berharap terlampau banyak terhadap Obama. Menarik komentar Taji
> Mustafa, media representative Hizbut Tahrir Inggris tentang terpilihnya
> Obama. Menurutnya, Amerika bukanlah hanya seorang Obama. Amerika adalah
> institusi. Amerika Serikat adalah negara dengan ideologi Kapitalis yang
> telah terbukti lemah dan penuh kebohongan. "Seorang Obama tidak akan
> bisa menyelesaikan persoalan-persoalan yang merupakan masalah  sistemik
> di negara itu," tegasnya.
> Amerika
> adalah negara kapitalis dengan politik luar negeri kapitalis yang
> intinya adalah penjajahan negara lain. Karenanya AS akan tetap menjaga
> dominasi mereka di negeri Islam dan melanjutkan agenda kapitalis mereka
> untuk mengekploitasi negeri-negeri Islam. Presiden AS boleh berganti,
> tapi prinsip penjajahan mereka tidak akan berubah.
> Sikap
> Obama terhadap dunia Islam dalam kampanye pemilu kemarin juga jelas.
> Obama mendeklarasikan akan menarik pasukan AS dari Irak, tapi
> mengirimnya ke Afghanistan. Artinya, Obama akan tetap melanjutkan
> pembantaian brutal tidak berprikemanusiaan terhadap negeri Islam itu.
> Obama
> pun berjanji akan selalu berada di pihak Israel untuk memerangi dan
> membantai umat Islam di Palestina. Bagi Obama mendukung Israel adalah
> tradisi sakral yang harus dilanjutkan. Barack Obama
> mengatakan dia akan melakukan apapun semampunya untuk menjamin keamanan
> Israel dan melindungi hubungan yang ada antara Amerika Serikat dan
> Israel.
> "Saya
> berjanji kepada Anda bahwa saya akan melakukan apapun yang saya bisa
> dalam kapasitas apapun untuk tidak hanya menjamin kemanan Israel tapi
> juga menjamin bahwa rakyat Israel bisa maju dan makmur dan mewujudkan
> banyak mimpi yang dibuat 60 tahun lalu," kata Obama dalam sebuah acara
> yang disponsori oleh Kedutaan Besar Israel di Washington untuk
> menghormati hari jadi negara Israel yang ke-60. Dia diperkenalkan oleh
> duta besar Israel kepada AS, Sallai Meridor
> Sikapnya terhadap Hamas juga tidak berbeda dengan presiden Bush. "Saya
> sudah mengatakan bahwa mereka adalah organisasi teroris, yang tidak
> boleh kita ajak negosiasi kecuali jika mereka mengakui Israel,
> meninggalkan kekerasan, dan kecuali mereka mau diam oleh perjanjian
> sebelumnya antara Palestina dan Israel. Jadi apa perbedaan mendasar
> yang berubah antara Bush dan Obama?
> Perubahan
> mendasar dunia Islam tidak akan muncul karena individu orang lain .
> Bukan pula muncul dari sekedar terjadi krisis akibat kegagalan system
> Kapitalis. Perubahan akan terjadi kalau keimanan individual seorang
> muslim tidak berhenti pada keimanan yang individual dan spiritual
> (al-aqidah ar
> ruhiyah). Tapi menjadi keimanan yang sifatnya politik (al-aqidah as
> siyasiyah).
> Keimanan yang mendorong seorang muslim untuk taat kepada Allah SWT secara
> totalitas , bukan hanya dalam persoalan individu tapi juga sosial dan
> politik.
> Keimanan
> yang totalitas inilah yang kemudian mendorong umat Islam untuk
> menegakkan kembali Khilafah Islam: sistem yang bisa
> dipertanggungjawabkan, yang tidak memberikan jalan bagi manipulasi dan
> kebohongan, system yang menjadikan jaminan terhadap kebutuhan pokok
> rakyat (sandang, pangan, dan papan) menjadi kebiajakan pokok
> ekonominya. Sistem yang akan membebaskan negeri Islam dari penjajahan
> dan mempertahankan negeri Islam dari kerakusan Kapitalisme yang
> merampok kekayaan negeri Islam. (Farid Wadjdi)
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
> ------------------------------------
>
> ----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!----
> Arsip milis ada di:
> http://www.mail-archive.com/[email protected]/
> Situs sekolah ada di:
> http://www.smun2-jbg.sch.id | http://www.smadajo.org
> Blog tidak resmi ada di:
> http://http://smun2jombang.wordpress.com/Yahoo! Groups Links
>
> [Non-text portions of this message have been removed]
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke