sebenarnya hal seperti ini tidak perlu kita pedebatkan terlalu panjang dan dalam..kita lihat pada konteksnya, film adalah sebuah representasi sebuah pemikiran, ide dari sebuah karya seni,dalam hal ini seni audio visual yg menceritakan suatu adegan peristiwa beberapa subjek dalam lakonnya.jadi..kita tak perlu me-generalkan bahwa apa yg diceritakan adalah representasi sebenarnya dalam lingkungan kita,mgk ada,tp ga semua kan??dia menceritakan dalam konteks film itu..masalah poligami..itu sangat tergantung dari niat dan tujuan org yg berpoligami yg kita pun takkan tahu..level kita sama dalam hal spiritual dg kyai,ustad,nabi juga beda..antar kyai jg beda..dan pada intinya..kita tidak punya kewenangan ilmiah utk menjudge hal itu..kebenaran dalam logika adalah pembenaran..harus dengan kematangan emosional dan ilmu yang dalam..kita apresiasi aj secara elegan..tidak perlu kita merasa rugi, didzalimi, ato apalah..semakin kita berkutat di perdebatan yang panjang, semakin jauh langkah kita utk maju..elegan aja dlm menghadapi sesuatu..okeh..
--- On Fri, 2/6/09, Utami Dyah Susanti <[email protected]> wrote: From: Utami Dyah Susanti <[email protected]> Subject: RE: [smu2jombang] Catatan Untuk Film Perempuan Berkalung Sorban To: [email protected] Date: Friday, February 6, 2009, 5:07 PM Memahami sesuatu termasuk keberanian untuk mempertanyakannya .karena sesuatu yang benar adalah sesuatu yang mampu menjawab segala macam bentuk pertanyaan dan ketidak percayaan .justru ketika kita bereaksi berlebihan tanpa memberikan argumen yang benar2 benar berdasar atas apa yang kita paham bukan atas ap yang kita tahu..(paham dan tahu murni berbeda) . Itulah yang patut dipertanyakan Btw..boleh ikutan nimbrung kan ,,,,masalah poligami .sejujurny kita tidak boleh menjudge orang2 yang membuat cerita baik film ato bukan yang menyinggung topic ini dan menonjolkan sisi yang mungkin akan menyinggung beberapa kelompk orang..nyatanya dari sekian berita yang dapat kit abaca, lihat dan dengar ..memang poligami tidak memberikan dampak baik klo tidak mau dibilang memberikan dampak buruk bagi perempuan . Mengapa sesoarang harus menikah lagi .ketika pasangannya mampu memenuhi apa yang dibutuhkan Mengapa seseorang bisa menikah lagi dengan orang yang sama cantikny dengan pasangannya sama pintarnya..dsb. .Mengapa dia tidak menikah dengan seorang WANITA TUNA SUSILA (mohon maaf..kalo terlalu kasar) ato dengan pengemis di pinggir jalan yang nyata2 lebih bermanfaat jadi klo memang mau berpoligami selain memenuhi unsur2 yang ada..mbok y diliat azas manfaat dengan menikahi wanita lain itu .lagi pula menikah adalah berkomitmen kalo sesoarang tidak bisa menjaga hati, keliaran berpikir dan nafsunya yang harus mereka jaga ..bagaimana mungkin mereka bisa menjaga komitmen mereka terhadap tuhan ..kita memang sebisa mungkin meniru hal-hal yang dilakukan oleh nAbi tapi mohon dipelajari juga konteks peristiwa dan waktu saat itu terjadi . (mohon maaf klo ad yng tersinggung. .karena berbagi adalah sebuah langkah untuk mencapai pencerahan bersama .semoga tidak ada yang memasukkannya k dalam hati .) SALAM damai .smuda Joe-PIzz .TAMie 2002 _____ From: smu2jombang@ yahoogroups. co.uk [mailto:smu2jombang@ yahoogroups. co.uk] On Behalf Of dedy_tmp2000@ yahoo.com Sent: Friday, February 06, 2009 8:06 PM To: smu2jombang@ yahoogroups. co.uk Subject: RE: [smu2jombang] Catatan Untuk Film Perempuan Berkalung Sorban Hidup hanya 63 taun, itupun kita baru bisa kemlithi, metetak-metetek umur 20th an. Jadi hidup hanya more n less 43 th kalau belum dipanggil oleh ALLAH SWT. dan kita juga gak jauh dgn hari akhir yg disabdakan hanya dgn ibarat kapas kering yg terbakar. Jadi jangan pernah merasa besar dan sok mengetahui segalannya. Ketahuilah bahwa kita hanya ibarat satu tetes kecil dilautan seluruh dunia ini. Moga kita termasuk orang2 yg tdk merugi dunia akherat. Amin Salam Sent from my Nokia phone -----Original Message----- From: kafi hidonis Sent: 06/02/2009 19:50:22 Subject: [smu2jombang] Catatan Untuk Film Perempuan Berkalung Sorban Catatan Untuk Film Perempuan Berkalung Sorban Tulisan ini disusun sebagai bahan panduan dalam tatanan pemikiran bagi siapa saja yang sudah maupun yang akan menonton film Perempuan Berkalung Sorban. Beberapa catatan yang saya maksud yaitu : 1. Kita harus menerima bahwa film ini memang menggambarkan realita yang ada di Indonesia mulai dari pemahaman maupun pelaksanaan hukum Islam serta perdebatan seputarnya sampai tradisi yang dibangun di pesantren tertentu. 2. Film ini sekali lagi menjadi kampaye faham Liberalisme (kebebasan). Kembali diangkat isu-isu tentang ruang lingkup aktivitas perempuan. Antara peran domestik perempuan dan hak publiknya (luar rumah). Konsep pernikahan dimana laki-laki sebagai pemimpin kembali digugat. Melalui film ini sangat kental propaganda faham kesetaraan gender laki-laki dan perempuan, sampai hak pengajuan cerai tidak luput mendapatkan sorotan. Praktek poligami menjadi sasaran selanjutnya. Dengan menggambarkan praktek yang buruk dari laki-laki yang melaksanakan poligami melalui film ini kembali diopinikan bahwa dengan poligami perempuanlah yang menjadi korban. Sebuah kampanye khas aktivis perempuan liberal. Terakhir adalah gugatan terhadap institusi pesantren yang diopinikan sebagai sebuah lembaga yang zumud dan melestrarikan keterbelakangan pemikiran. 3. Kesalahan fatal dari visi film ini adalah mengkritisi fakta pada point 2 diatas dengan kacamata ideologi kebebasan. Film ini sungguh tidak bisa menjadi alat menilai bahwa ada yang salah dari pemikiran-pemikiran Islam. Kenapa ? karena sebenarnya khazanah pemikiran Islam yang sudah ada melalui karya para ulama yang terpercaya sudah menjawab dengan tuntas persoalan-persoalan yang dipertanyakan melalui film ini. Melalui film ini tidak ada upaya melakukan studi literatur terhadap literatur-literatur ulama yang terpercaya itu. Film ini justru menjadikan literatul-literatur liberal dan sosialis sebagai acuannya. Dengan jelas buku-buku Pramoedya Ananta Toer di perlihatkan sebagai kitab yang menjadi jawaban kezumudan pemahaman Islam yang ada. 4. Ditengah isu invasi militer Zionis Yahudi ke kawasan Gaza film ini menjadi bentuk invasi pada level pemikiran yang kembali dikeluarkan. Kalau Imam Syafii pernah mengharamkan non ulama untuk belajar ilmu filsafat, sebagai syafiiyah saya juga memberikan warning yang sangat kuat bagi siapa pun yang menonton film ini, jeratan pemikiran sesat yang coba diopinikan melalui film ini sangat halus dan bisa membuat kita tertarik membenarkan jika bangunan pemikiran Islam kita belum kokoh seperti menjulangnya gunung. 5. Disinilah arti pentingnya kita memiliki kesadaran idelogi Islam. Negeri ini memang belum dipilih untuk menjadi sasaran invasi militer. Tetapi sungguh, saat ini kita sudah berada di medan perang pada level pemikiran. Sahabat.,,. Sungguh telah saya sampaikan peringatan yang nyata ini. Ya Alloh sudah saya sampaikan, maka saksikanlah. copas dari:http:/www. facebook. com/note. php?note_ id=51039266970 [Non-text portions of this message have been removed] ------------ --------- --------- ------ ----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!--- - Arsip milis ada di: http://www.mail- <http://www.mail- archive.com/ smu2jombang@ yahoogroups. co.uk/> archive.com/ smu2jombang@ yahoogroups. co.uk/ Situs sekolah ada di: http://www.smun2- <http://www.smun2- jbg.sch.id> jbg.sch.id | http://www.smadajo. <http://www.smadajo. org> org Blog tidak resmi ada di: http://http: <http://http: /smun2jombang. wordpress. com/Yahoo> //smun2jombang. wordpress. com/Yahoo! Groups Links __________ Information from ESET NOD32 Antivirus, version of virus signature database 3832 (20090206) __________ The message was checked by ESET NOD32 Antivirus. http://www.eset. com [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ ----Hapus qoute yang tidak relevan jika me-reply!---- Arsip milis ada di: http://www.mail-archive.com/[email protected]/ Situs sekolah ada di: http://www.smun2-jbg.sch.id | http://www.smadajo.org Blog tidak resmi ada di: http://http://smun2jombang.wordpress.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://uk.groups.yahoo.com/group/smu2jombang/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://uk.docs.yahoo.com/info/terms.html
