abdul nasrah wrote:
> Suatu ketika, ada seorang anak laki-laki yang bertanya
> kepada ibunya.
> "Ibu, mengapa Ibu menangis?". Ibunya menjawab, "Sebab,
> Ibu adalah seorang wanita, Nak".
>
> "Aku tak mengerti" kata si anak lagi. Ibunya hanya
> tersenyum dan memeluknya erat. "Nak,
> kamu memang tak akan pernah mengerti...." Kemudian,
> anak itu bertanya pada ayahnya.
>
> "Ayah, mengapa Ibu menangis? Sepertinya Ibu menangis
> tanpa ada sebab yang jelas?" Sang ayah menjawab,
> "Semua wanita memang menangis tanpa ada alasan". Hanya
> itu jawaban yang bisa diberikan ayahnya. Lama
> kemudian, si anak itu tumbuh menjadi remaja dan tetap
> bertanya-tanya, mengapa wanita menangis.
>
> Pada suatu malam, ia bermimpi dan bertanya kepada
> Tuhan."Ya Allah, mengapa wanita mudah sekali
> menangis?" Dalam mimpinya, Tuhan menjawab,"Saat
> Kuciptakan wanita, Aku membuatnya menjadi sangat
> utama. Kuciptakan bahunya, agar mampu menahan seluruh
> beban dunia dan isinya, walaupun juga, bahu itu harus
> cukup nyaman dan lembut untuk menahan kepala bayi yang
> sedang tertidur".
>
> Kuberikan wanita kekuatan untuk dapat melahirkan, dan
> mengeluarkan bayi dari rahimnya, walau, seringkali
> pula, ia kerap berulangkali menerima cerca dari
> anaknya itu.
>
> Kuberikan keperkasaan, yang akan membuatnya tetap
> bertahan, pantang menyerah, saat semua orang sudah
> putus asa.
>
> Pada wanita, Kuberikan kesabaran, untuk merawat
> keluarganya, walau letih, walau sakit, walau lelah,
> tanpa berkeluh kesah.
>
> Kuberikan wanita, perasaan peka dan kasih sayang,
> untuk mencintai semua anaknya, dalam kondisi apapun,
> dan dalam situasi apapun. Walau, tak jarang
> anak-anaknya itu melukai perasaannya, melukai hatinya.
> Perasaan ini pula yang akan memberikan kehangatan pada
>
> bayi-bayi yang terkantuk menahan lelap. Sentuhan
> inilah yang akan memberikan kenyamanan saat didekap
> dengan lembut olehnya.
>
> Kuberikan wanita kekuatan untuk membimbing suaminya,
> melalui masa-masa sulit, dan menjadi pelindung
> baginya. Sebab, bukankah tulang rusuklah yang
> melindungi setiap hati dan jantung agar tak terkoyak?
>
> Kuberikan kepadanya kebijaksanaan, dan kemampuan untuk
> memberikan pengertian dan menyadarkan, bahwa suami
> yang baik adalah yang tak pernah melukai istrinya.
> Walau, seringkali pula, kebijaksanaan itu akan menguji
> setiap kesetiaan yang diberikan kepada suami, agar
> tetap berdiri, sejajar, saling melengkapi, dan saling
> menyayangi.
>
> Dan, akhirnya, Kuberikan ia air mata agar dapat
> mencurahkan perasaannya. Inilah yang khusus Kuberikan
> kepada wanita, agar dapat digunakan kapanpun ia
> inginkan. Hanya inilah kelemahan yang dimiliki wanita,
> walaupun sebenarnya, air mata ini ialah air mata
> kehidupan".
>
> Maka, dekatkanlah diri kita pada sang Ibu kalau beliau
> masih hidup

(diteruskan dari milis ilkom IPB)




 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/smu_mosa/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 


Kirim email ke