yang pasti milist ini kan bukan berisi orang-orang awam. kita sudah bisa melakukan komparasi pemahaman. jangan terlalu emosional menananggapi sesuatu.
 
bang, apa kabarnya?
 
herdian
leting 3 mosa

[EMAIL PROTECTED] wrote:
aku terus terang ga terlalu paham dengan yang sang petualang maksud (sorry, ga ingat nama).  mungkin bisa dijelaskan apa yang dimaksud dengan pengembosan dalam interpretasi terhadap karl marx?  siapa atau apa yang digembosi dan siapa yang menggembosi?
 
saya juga ga ngerti apa yang dimaksud dengan pernyataan saya yang terlalu umum, itu sebuah pemahaman akademis yang universal.  implikasinya, baik abu ataupun sang petualang sah-sah saja untuk melakukan argumen atau counter-argument..
 
mari kita masukkan argumen-argumen tersebut dalam konteks pemahaman terhadap Karl Marx yang disampaikan oleh Abu.  di situ abu menyampaikan apa yang dia pahami tentang Marx dan itu sah-sah saja, dan sah juga buat siapa pun untuk melakukan counter-argument.  di sini saya tidak melihat pemahaman terhadap Marx tersebut menggembosi siapa pun atau apa pun (mohon ditunjukkan jika ternyata sebaliknya)...

saya ingin menanggapi satu hal lain,
 
Sang Petualang: Abubakar bahkan langsung menyerang suku yang mengakui masih ada Nabi selain Rasulullah SAW.
 
statement ini sangat berbahaya jika tidak disertai pemahaman yang mendalam terhadap konteks kejadian.  apalagi penggunaan kata 'langsung menyerang' yang bisa bermakna tanpa pertimbangan dan alasan yang jelas selain mengakui ada nabi selain Rasul SAW.  mohon bisa berhati-hati, setidaknya bisa disampaikan dengan konteks yang lebih jelas...kenapa berbahaya? seperti yang sang petualang sebutkan juga, jika masyarakat menerima ini mentah-mentah, kita kemudian bisa menjadi asal hantam ketika mengetahui ada perbedaan di sekitar kita, dan bahkan bisa mengarah kepada budaya kekerasan yang jika tidak dikelola dengan baik akan sangat destruktif bagi masyarakat...
 
dan saya juga tidak mengatakan dan tidak bermaksud untuk mengatakan bahwa kebebasan itu tidak ada batasnya...salah satu batasnya adalah penghargaan terhadap kebebasan orang lain, jika kita mempraktikkan kebebasan kita yang kemudian melanggar kebebasan orang lain itu tidak pada tempatnya.  tapi saya di sini tidak melihat apa yang disampaikan Abu berada dalam konteks ini.
 
untuk sementara itu dulu...
 
wassalam,
a.alhadath


Get your email and more, right on the new Yahoo.com __._,_.___


SPONSORED LINKS
School education Pre school education Smu
Classmate search Classmate finder


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke