Abrar yusra yang juga alumnus NTU sing,
gmn yang benernya nih ?
jangan2 pernah satu lab dg abrar..
salam,
Azman
From: Mike Michael Gunawan
Date: Sat, 28 Mar 2009 23:28:50 -0700 (PDT)
To: <bumibintaropermai@ yahoogroups. com>
Subject: [bumibintaropermai] Akhir Kekejaman Prof. Chan Terungkap : Membunuh
David Hartanto
Pembunuh mahasiswa Indonesia sudah dipenjara... ......
Kisah David Hartanto - akhirnya kekejaman Prof. Chan terungkap !!
Angel adalah mahasiswa kampus Nanyang Technological
University,ia adalah angkatan terbaru dalam tahun ajaran baru. Siang itu
iasedang menikmati makan paginya di sekitar halaman kampus, seorang
priaduduk disampingnya dengan tersenyum sambil menghapuskan keringatnyadengan
handuk kecil yang ia ambil dari tas jinjingnya. Priaberkacamata itu
tampak memperhatikan selembaran kertas yang berisikanbeberapa catatan
miliknya. Pria itu begitu terburu-buru membaca kertas itu
hinggaberterbangan saat angin bertiup kencang, Angel melihat pria itukewalahan
dan mencoba membantu memunggut setiap lembaran ke sisi priaitu. Sambil
tersenyum pria itu berkata " Terimakasih " Sama-sama..! " " Saya David.. Kamu
mahasiswi baru disini ya?" " Iya.. Kok tau? Saya Angel..!"
" Yup.. Tentu saja saya tau! Karena saya sudah menjelangsemester akhir..!""
Wow.. Ga bisa dibayangkan bertapa lamanya kamubelajar disini..Apalagi saya?"
" Yup.. Membosankan tapi inilah hidup harus dijalanin..Selama kamu menikmati
waktu kamu tidak akan sadar kalau tiba-tibakamu sudah
mau lulus.."
Angel tersenyum lalu bertanya pada pria itu. " Apa kertas yangkamu baca itu..?"
" Ini adalah bagian-bagian dari skripsi tugas akhir saya.. Maulihat?"
" Yup.. Mau dong..!"
Angel memperhatikan susunan kata2 dan angka yang nyarissaja membuat matanya
berkunang-kunang. David tertawa melihatkebingungan itu.
" Ngomong-ngomong. . Inti dari skripsi kamu tentang apa
sih?Ribet saya melihatnya hehehe"
" Hehehe.. Ini tentang mimpi masa depan saya dan saya harapkelak berguna bagi
siapapun?"
" Wah.. Sebegitu hebatnya..?"
" Yup.. Kapan-kapan saya akan ceritakan.. Tapi kalausekarang jangan dulu..!"
" Hehehe Ok, saya tunggu ya..?"
" Kamu main Facebook..?"
" Yup.. Saya ada! Kamu?"
Mereka dua sahabat baru saling bertukar informasi tentangsitus Facebook mereka,
David harus berpamitan karena ia harus bertemudengan Dosen pembimbingnya,
Sedangkan Angel kembali ke kelasnya. Rikasahabat Angel menyambutnya dengan
tersenyum, lalu Angel berceritatentang pertemuannya dengan seorang seniornya di
taman tadi, begituterkejutnya Angel ketika tau bahwa pria itu adalah salah satu
jawaraOlimpiade pendidikan.
" Terang saja dia begitu yakin bahwa ia akan menciptakansebuah penemuan besar
?" ujar Angel dalam hati. Pertemuanitu tidak begitu saja berakhir, Angel dan
David saling berkomunikasivia mesengger dan Facebook. David sosok
yang supel, bersahabat dankocak tapi ia terkadang bisa menjadi orang yang
serius bila sedangmengerjakan sesuatu, begitulah kisah yang
mengawalihubungan dekat keduanya. Angel memang kuliah karena uang yang
dimilikiayahnya bukan karena kepintaran seperti David yang
mendapatkanbeasiswa karena kepintarannya.
Karena sering merasa kesulitan mengejar penjelasan
dosennya,Angel sering bertanya kepada David yang selalu membantunya. Suatumalam
Angel merasa kesulitan untuk mengerjakan tugas kuliahnya, iamencoba
menghubungi David tapi sayang pria itu tidak mengangkatteleponny a.
Karena tugas ini begitu mendesak ia pun nekad menuju rumah David,pada saat ia
datang ke apartementnya David sedang tertidur. Iamencoba membangunkan pria itu.
David pun terbangun.
" Idih ditelepon kok ga angkat sih?"
" Sorry ketiduran, saya kekurangan jam tidur gara-gara pengenselesaikan tugas
skripsi saya!"
" Oh gitu ya.. jadi saya ganggu ga kalau minta tolongbantuin kerjain tugas?"
" Boleh saja tapi dengan syarat kamu traktir saya makan bakmi?"
" Dengan senang hati.."
David berhasil membuat Angel menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya,
Angel menepati janji untuk meneraktir makan bakmi. Saat itu
merekasedang makan di restorant bakmi, " David, kita kan sudah dekat..
Sayamasih penasaran dengan Proyek ambisius dalam skripsi kamu boleh sayatau?"
" Ok deh, saya kasih tau.. Jadi." David bercerita bahwa ia sedang mencoba
untukmeniliti bagaimana sebuah bloutooth bisa menghantarkan listrik
bagisekitarnya. Penelitian ini sudah ia lakukan sejak awal semester enamlalu,
kini tahap penilitiannya mencapai 70 %, ia yakin pada saatnanti penilitian ini
bisa membuat semua orang merasa senang, selainmembantu penghematan listrik,
penemuan ini bisa membuat dirinya diakui sebagai peneliti. Angel begitu
terkesima dengan kisah ambisiusitu tapi ia masih bingung.. Ia tidak mencoba
bertanya banyak halselain menunggu hasil penelitian sahabat baiknya itu. David
yang merasapenilitiannya adalah pertama dalam sejarah dunia, akhirnya
terlenadengan kegiatannya di dalam kamar setiap harinya.
Sejak enam bulan lalu pihak universitas
sudahmemperingatkan tentang pemberhentian beasiswanya, tapi ia hanyamenganggap
ancaman itu ringan karena yakin kelak pihak universitas akan menyesalmelakukan
tindakan itu bila penemuannya di akui, dan kenyataannyabeasisw anya
benar-benar dicabut.
Professor Chan adalah dosen pembimbing David yang sudah mengenalpria itu sejak
lama, ia sadar David adalah murid pintar dan mempunyaimasa depan yang baik
disamping sifat kekanak-kanakannya. Suatu hariketika ia sedang terduduk David
datang padanya, bertanya tentang ideskripsi yang ia paparkan. Dengan santai
sang Prof berkata, "Apakah kamu sedang bermimpi, bagaimana mungkin sebuah
teknoloaginirkabel dapat menghantarkan listrik...Ada- ada saja, lebih
baikkamu cari ide yang lain!"
"Tapi saya yakin bisa Prof?"
" Kalau begitu tunjukkan pada saya permainan kamu!"
" Baik.. Kita lihat saja!"
David seolah tertantang oleh dosen pembimbingnya itu untuk membuktikan bahwaia
mampu menciptakan apa yang ia pikirkan, ia pun semakin mengorbankanwaktuny a
untuk penelitian eksentriknya. Sahabat-sahabat yang ia kenal mulaimelihat David
bagaikan seorang dukun
rumahan yang membukat praktek dirumahnya untuk bicara hanya
lewatlaptopnya. Angel yang setiap harinya mempunyai segudang pekerjaan
rumahbahkan harus memaklumi keinginan David untuk tidak diganggu sementaraini.
" Tidak menerima tamu di rumah dan telepon untuk sementara ini,
begitulahtulisan status David pada Facebooknya. Dua minggu lamanya penelitian
ituberlanjut hingga mengalami beberapa kegagalan, modal David pada saatitu
hanya dua hendphonenya yang berbluetooth, Ia berharappenilitiann ya berhasil
dengan berbagai cara. Suatu malam ketika ia mulaimenyerah setelah mencoba
beberapa kali, akhirnya
penemuannya itu berhasil walau hanya sebatas lima menitlamanya, ia berteriak
bahagia dan bertekad menunjukkankeberhas ilannya pada sang dosen. Paginya David
benar-benar pergimenuju ruangan Prof. Chan. Mereka bicara dengan santai sembari
Davidmulai memberikan praktek penelitiannya. Sang Prof yang awalnya
cuektiba-tiba nyaris menjatuhkan kacamatanya ketika melihat Davidberhasil
membuktikan kata-katanya.
" Lihat Prof.. Saya buktikan bahwa saya bisa ..! "Prof terkagum-kagum denganapa
yang David tunjukkan
" David.. Kamu sungguh luar biasa, bagaimana kamu bisamenemukan hal mustahil di
dunia ini menjadi nyata.. Kamu akan menjadiperaih nobel karena ini!"
" Ya saya tau.. !" Tiba-tiba muncul pikiran picik dari sang
Professor untuk melihatjalan kerja penelitian David, ia
menyuruhDavid menyempurnakan penilitian yang ia buat kemudian
membawanyakembali. Baginya David bagaikan tambang emas yang akan membuatnyakaya
dan termansyur, ia mulai berpikir merebut hasil penelitian Davidyang luas biasa
itu. David yang tidak sadar dengan pikiran jahat sangProf benar-benar terus
mendalami penelitiannya. Ketika David sedangmerencanakan penelitiannya, sang
Professor berpikir untuk mencariorang yang bisa menjadi saksi penelitian David
diakui menjadi miliknya.Untuk itu ia membuka file dokumentasi
mahasiswayang berprestasi lainnya, ia mulai teringat dengan
beberapaasisten dosen yang diberhentikan beberapa saat lalu. Ia mulai melirik
seorang Zhou, seorang pria asal Cina yang sedang frustasi
karenadipecat. Ketika Prof menawarkan ide untuk mengangkat Zhou
menjadiasistennya, pria itu begitu bahagia karena akhirnya ia
mendapatkanpekerjaa n sehingga bisa mengirimkan uang kepada ibunya yang
sedangsakit. Pria itu tidak sadar sedang dimanfaatkan oleh sang Prof
untukmenjadi
saksi pada penelitian palsunya. Bahkan Sang Prof memberikan
bantuankepada Zhou untuk mengobati sang Ibu yang menghadapi operasi kanker.
" Kamu tenang saja, saya akan memberikan perkerjaan yang baik padamu.Tentusaja
saya akan membantu biaya pengobatan ibu kamu hingga sembuh. Kamu bisakerja dua
hari lagi dari sekarang, ok. Ini uangyang kamu butuhkan!"
" Terima kasih " Ucap Zhou yang begitu bahagia mendapatkanbantuan dari pria itu.
David berhasil menyempurnakan penilitiannya, ia sungguh
takkuasa menahan bahagia dengan apa yang ia temukan. Ia teringat padaAngel, ia
pun mengajak gadis itu untuk bertemumerayakan kerberhasilannya. Tak
tanggung-tanggung mereka makan diRestorant hotel yang mahal, Angel pun heran
dengan undangan itu.
" Tumben kamu ada waktu untuk ngajak makan! Apalagi ditempat mewahlagi?"
" Hehehe.. Tenang saja. Ini hanya sebagai bentuk perayaan, dankelak saya akan
ajak kamu ke tempat yang lebih hebat lagi..!"
" Wah. Wah.. jadi tersanjung.. . Memang perayaan apa sih!"
" Coba keluarkan Hendphone kamu yang berbluetooth? "
Angel bingung tapi ia melakukan apa yang dipintaDavid.
Dengan sekejap hendphonenya tertuliskan " Sedangmengisi baterai" angel
terkejut, " Astaga!! David kamuberhasil. .?"
" Yup.. Aku berhasil...! "
Angel dan David menghabiskan malam indah itu dengan penuhantusias,
ia tak pernah menyangka begitu hebatnya sang sahabatkekanak-
kanakannya itu. Akhirnya mereka pulang, karena David besokakan
membawakan hasil penelitiannya itu kepada sang Dosen, David begituingin
menampar para atasan universitas yang memberhentikan beasiswanyadengan
prestasinya. Seketika David mengirimkan email kepada Dosennya untukbertemu
besok. Keesokan paginya. Prof, Chan sudah mengingatkan David
untukmembawa semua dokument proses berjalannya penelitiannya dalam USBagar ia
bisa meneliti langsung kelayakan penelitian David. Awalnya,David agak bingung
tapi Prof menyakinkan bahwa ia hanya ingin mencobadengan caranya
agar penelitian David dianggap sah. Tanpa pikirpanjang David membawa penelitian
itu dalam bentuk USB segera kekampus pagi sekali pukul 7 sesuai jadwal
yang ditentukan Prof. Chan.
Sebelum berangkat David mengirimkan pesan kepada Angel untukbertemu di kampus
makan siang bersama. Saat pesan SMS itu masuk Angelmasih tertidur, David pun
berangkat sepagi mungkin menghadap sangProf. Ketika tiba di lantai 4 sang
Professor, David menemukan sangProf sedang terduduk sehabis memotong apel.
Ketika David datang iamembuang sisa Apel itu ke keranjang sampah, dan menyimpan
pisau ituke saku bajunya. David tak sadar sedang berada dalam jebakan sang
Prof.Chan. Pria tua
itu meminta David untuk sekali lagi mencontohkan hasil penilitiannya,
setelah menyaksikan penelitian itu pria itu semakin yakin bahwa
Davidbenar-benar jenius. Ia meminta David untuk memberikan USB itu laluberkata
dengan santai," David.. Apakah kamu yakinini penilitian kamu?"
" Ya, tentu saya yakin. Memang kenapa Prof?"
" Apakah kamu tidak sedang mengambil penelitian seorangmahasiwa lain bernama
Zhou?"
" Zhou siapa dia?"
" Dia adalah asisten dosen yang sudah dipecat, adakemiripan antara penelitian
kamu!"
" Mustahil..!" ucap David kesal." Kamu boleh bilang mustahiltapi saya punya
hasil document dia yang sama.. coba perhatikankomputer saya?"
David menyaksikan sebuah klip kecil yang menunjukkan penelitianyang dilakukan
seorang pria dan Prof mengatakan bahwa pria itu adalahZhou yang sedang
mendemokan hasil yang sama dengan David.
" Tidak mungkin. Prof. Bagaimana pria itu bisa melakukan halyang sama dengan
saya!"
Prof tersenyum sambil berkata." Kamu bukanlan seorang di duniayang ini yang
Jenius, masih banyak lagi..!"
David terdiam mulai berpikir ada yang salah, ia yakinsang Professor melakukan
tindakan licik.
" Professor kembalikan USB saya...!?"
" Untuk apa..?"
" Tidak apa-apa , saya ingin dikembalikan saja..!"
" Tidak bisa, ini akan menjadi barang bukti bahwa
kamutelah melakukan pelanggaran di kampus karena melakukan penjiplakankarya
orang lain sebagai skripsi kamu!" David mulaiemosional.
" Silakan saja , saya tidak takut, saya akan buktikan bahwaitu tidak benar..!"
ucap David sambil hendak keluar dariruangan.
Cara professor dalam ancaman sepertinya salah , ia punmendekati David sambil
membujuk pria itu untuk tenang. Sembarimenawarkan opsi lain berupa uang dalam
jumlah yang banyak, Davidtetap pada pendiriannya bahwa ia adalah sang penemu
pertama kali.Prof Chan yang emosional langsung menusukkan pisau itu ke
bagianbelakang badan david tapi hanya sebuah goresan kecil, David
berteriakminta tolong.Zhou yang akan memulai kerjanya hari ini berpikiruntuk
datang menemui Prof. Chan hari ini, ia mendengar suara teriakandari arah pintu
Prof Chan. David yang merasa terancam berusaha melawandengan sekuat tenaga,
tapi sebuah kibasan pisau di leher membuatnyalangsung
tersungkur tak sadarkan diri. Tapi David masih mampu berdiri dan
meraihpintu dan membukanya, Zhou yang berada di depan pintu terkejutmelihat
adegan itu.
David yang mulai tak sadarkan diri mulai berlari tanpa
arahdan akhirnya terjatuh dari balkom lantai empat dekat ruangan itu.Zhou
begitu shock melihat kejadian itu, Prof. Chan yang melihat Zhou
adadisana langsung menyuruh pria itu masuk ke ruangan.
" Kamu melihat semuanya?"
" Tidak saya tidak melihatnya.. !"
" Ingat.. Saya yang menyelamatkan nyawa ibu kamu, sebaiknyakamu tutup mulut.!"
" Saya tidak akan katakan apapun...!"
Prof. Chan yang begitu panik mulai tenang dan berpikir sesuatu.
" Tusuk punggung saya dengan pisau ini.." Perintah Prof pada Zhou
Zhou tidak punya pilihan selain melakukan perintah sang ProfChan. Lalu pria itu
menyuruh David mencabut gagang pada pisau.Sebelumnya ia katakan bahwa ia akan
membuat seolah-olah David bunuhdiri dan tusukan pada dirinya hanya sebagai
alibi, untukmenghilangkan barang bukti gagang pisau itu harus segara dibawa
pergi olehDavid agar tidak terdapat sidik jari dan membiarkan mata
pisauterletak di lantai.
David yang panik melakukan begitu saja perintah sang Prof,
danrencana itu berjalan dengan baik.
Angel yang baru saja menerima pesan David segera menuju kampus, ketikaIa datang
banyak garis polisi terpampang di pintu Kampus, iabertanya-tanya ada apa
gerangan. Seorang mahasiwa mengatakan bahwa seorangmahasiswa bunuh diri dengan
melompat. Angel begitu bingung,dan ketika ia mendekat hatinya bergetar dan
berteriak histeristernyata pria itu adalah David. Beberapa saat kemudian
Prof.Chan keluar dengan bantuan alat medis seperti orang sekarat. Beberapaorang
mencoba menenangkan Angel, Terlihat Zhou saksi kasus itu berdiriketakutan
menyaksikan kejadian itu. Prof Chan melirik Zhao darimatanya tersilat pesan
kepada Zhou untuk tidak bertindak apapunselain menjaga rahasia ini.
Kejadian kematian David begitu memukul Angel, gadis itubahkan berpikir telah
jatuh cinta pada sang pria ceriaitu. Kematian yang begitu misterius membuat
Angel begitu penasarandengan apa yang terjadi, Tidak mungkin seorang David yang
mempunyaimasa depan begitu cermelang harus bunuh diri. Ia tidak yakin
dengankematian itu, walaupun bersedih hati ia bertekad mencari
kebenarankematian itu karena ia yakin David tidak akan melakukan tindakanbodoh
disaat ia sedang menggapai mimpinya. Prof. Chan berhasil selamat dan keluar
dari rumah sakitdua hari kemudian. Zhou yang menjadi saksi mata merasa
sangatbersalah dengan berita miring yang ada di media seolah membuatnyamenjadi
pria pendusta, tapi ia tidak mungkin tega memberikanpenyataan kalau Prof. Chan
adalah orang dibalik semua ini. Prof Chanmeneleponnya untuk mengatakan sekali
lagi bahwa sang ibu selamat karenadia. Zhou merasa hina ia pun
memutuskan untuk bunuh diri denganmengantung diri di
balkon rumahnya.
Prof. Chan berpikir kini hidupnya akan damai karena semuayang terlibat dalam
kematian David telah musnah, terlebih alibi yangia lancarkan
berjalan sempurna. Angel menyadari ada kejanggalan dalam semuaini, ia mulai
mencari semua data yang bisa membuktikan bahwa apayang terjadi pada David
adalah sebuah konspirasi yang dilakukan Prof.Chan.
Berbulan-bulan ia melakukan berbagai cara untuk melakukan pembuktian. ProfChan
yang sembuh merasa mulai perlu untuk mengeluarkan
bukti penelitian yang ia ambil dari David. Hebatnya penelitian
ituadalah nama yang sama dengan milik David, Angel pun sadar niatdibalik
semua kematian David adalah ambisi sang Prof untuk mengambilhak cipta David.
Untungya David pernah membuktikan terlebih dahulu hasilkaryanya saat makan di
restoran mewah, file name Bluetooth milikDavid masih tersimpan di ponselnya. Ia
pun seperti mendapatkansemangat untuk membuktikan kebeneran, ia laporkan semua
bukti yang iapunya kepada Polisi, Polisi pun melakukan investigasi ulang
danmendapatkan sebuah kebeneran yang terjadi. Prof Chan yang baru sajamenikmati
nama besarnya, akhirnya mendapatkan ganjaranatas perbuatannya karena kelicikan
dan kekejamannya, Angel berhasil membuktikan bahwapria itu layak dipenjara
seumur hidup. Angel merasalega karena perkenalan dia dengan David adalah sebuah
pesan takdirnyata untuk membelah masa depan David yang telah hilang.
Kinisemuanya bisa tenang,
Angel pun bisa tenang melepas kepergiansahabatnya .Kind Rgds,Michael Gunawan
PT. Berca Hardayaperkasa HP
Jl. Abdul Muis 62
Jakarta 10160
INDONESIA
Phone : 62-21-345-5880/ 380-0902 Ext. 3631
Fax : 62-21-351-8814