Kok kayak narasi cerpen. bener ga sih??
2009/4/1 azman muammar <[email protected]> > Abrar yusra yang juga alumnus NTU sing, > > gmn yang benernya nih ? > > jangan2 pernah satu lab dg abrar.. > > salam, > Azman > > ------------------------------ > *From*: Mike Michael Gunawan > *Date*: Sat, 28 Mar 2009 23:28:50 -0700 (PDT) > *To*: <bumibintaropermai@ yahoogroups. com> > *Subject*: [bumibintaropermai] Akhir Kekejaman Prof. Chan Terungkap : > Membunuh David Hartanto > > Pembunuh mahasiswa Indonesia sudah dipenjara... ...... > > *Kisah David Hartanto - akhirnya kekejaman Prof. Chan terungkap !!* > > Angel adalah mahasiswa kampus Nanyang Technological > University,ia adalah angkatan terbaru dalam tahun ajaran baru. Siang itu > iasedang menikmati makan paginya di sekitar halaman kampus, seorang > priaduduk disampingnya dengan tersenyum sambil menghapuskan > keringatnyadengan handuk kecil yang ia ambil dari tas jinjingnya. > Priaberkacamata itu tampak memperhatikan selembaran kertas yang > berisikanbeberapa catatan miliknya. > > *Pria itu begitu terburu-buru membaca kertas itu > hinggaberterbangan saat angin bertiup kencang, Angel melihat pria > itukewalahan dan mencoba membantu memunggut setiap lembaran ke sisi priaitu. > Sambil tersenyum pria itu berkata " Terimakasih " Sama-sama..! " * > > *" Saya David.. Kamu mahasiswi baru disini ya?" * > > *" Iya.. Kok tau? Saya Angel..!" > " Yup.. Tentu saja saya tau! Karena saya sudah menjelangsemester akhir..!" > * > > *" Wow.. Ga bisa dibayangkan bertapa lamanya kamubelajar disini..* > > *Apalagi saya?" > " Yup.. Membosankan tapi inilah hidup harus > dijalanin..Selama kamu menikmati waktu kamu tidak akan sadar kalau > tiba-tibakamu sudah > mau lulus.." > Angel tersenyum lalu bertanya pada pria itu. " Apa kertas > yangkamu baca itu..?" > " Ini adalah bagian-bagian dari skripsi tugas akhir saya.. Maulihat?" > " Yup.. Mau dong..!" > Angel memperhatikan susunan kata2 dan angka yang nyarissaja membuat matanya > berkunang-kunang. David tertawa melihatkebingungan itu. > " Ngomong-ngomong. . Inti dari skripsi kamu tentang apa > sih?Ribet saya melihatnya hehehe" > " Hehehe.. Ini tentang mimpi masa depan saya dan saya > harapkelak berguna bagi siapapun?" > " Wah.. Sebegitu hebatnya..?" > " Yup.. Kapan-kapan saya akan ceritakan.. Tapi > kalausekarang jangan dulu..!" > " Hehehe Ok, saya tunggu ya..?" > " Kamu main Facebook..?" > " Yup.. Saya ada! Kamu?" > Mereka dua sahabat baru saling bertukar informasi > tentangsitus Facebook mereka, David harus berpamitan karena ia harus > bertemudengan Dosen pembimbingnya, Sedangkan Angel kembali ke kelasnya. > Rikasahabat Angel menyambutnya dengan tersenyum, lalu Angel > berceritatentang pertemuannya dengan seorang seniornya di taman tadi, > begituterkejutnya Angel ketika tau bahwa pria itu adalah salah satu > jawaraOlimpiade pendidikan. > " Terang saja dia begitu yakin bahwa ia akan > menciptakansebuah penemuan besar ?" ujar Angel dalam hati. Pertemuanitu > tidak begitu saja berakhir, Angel dan David saling berkomunikasivia > mesengger dan Facebook. David sosok yang supel, bersahabat dankocak tapi ia > terkadang bisa menjadi orang yang serius bila sedangmengerjakan sesuatu, > begitulah kisah yang mengawalihubungan dekat keduanya. Angel memang kuliah > karena uang yang dimilikiayahnya bukan karena kepintaran seperti David yang > mendapatkanbeasiswa karena kepintarannya. > Karena sering merasa kesulitan mengejar penjelasan > dosennya,Angel sering bertanya kepada David yang selalu membantunya. > Suatumalam Angel merasa kesulitan untuk mengerjakan tugas kuliahnya, > iamencoba menghubungi David tapi sayang pria itu tidak mengangkatteleponny > a. > Karena tugas ini begitu mendesak ia pun nekad menuju rumah > David,pada saat ia datang ke apartementnya David sedang tertidur. Iamencoba > membangunkan pria itu. David pun terbangun. > " Idih ditelepon kok ga angkat sih?" > " Sorry ketiduran, saya kekurangan jam tidur gara-gara > pengenselesaikan tugas skripsi saya!" > " Oh gitu ya.. jadi saya ganggu ga kalau minta > tolongbantuin kerjain tugas?" > " Boleh saja tapi dengan syarat kamu traktir saya makan bakmi?" > " Dengan senang hati.." > David berhasil membuat Angel menyelesaikan tugas-tugas kuliahnya, > Angel menepati janji untuk meneraktir makan bakmi. Saat itu > merekasedang makan di restorant bakmi, " David, kita kan sudah dekat.. > Sayamasih penasaran dengan Proyek ambisius dalam skripsi kamu boleh > sayatau?" > " Ok deh, saya kasih tau.. Jadi.* > > *" David bercerita bahwa ia sedang mencoba untukmeniliti > bagaimana sebuah bloutooth bisa menghantarkan listrik bagisekitarnya. > Penelitian ini sudah ia lakukan sejak awal semester enamlalu, kini tahap > penilitiannya mencapai 70 %, ia yakin pada saatnanti penilitian ini bisa > membuat semua orang merasa senang, selainmembantu penghematan listrik, > penemuan ini bisa membuat dirinya diakui sebagai peneliti. Angel begitu > terkesima dengan kisah ambisiusitu tapi ia masih bingung.. Ia tidak mencoba > bertanya banyak halselain menunggu hasil penelitian sahabat baiknya > itu. David yang merasapenilitiannya adalah pertama dalam > sejarah dunia, akhirnya terlenadengan kegiatannya di dalam kamar setiap > harinya. > Sejak enam bulan lalu pihak universitas > sudahmemperingatkan tentang pemberhentian beasiswanya, tapi ia > hanyamenganggap ancaman itu ringan karena yakin kelak pihak universitas akan > menyesalmelakukan tindakan itu bila penemuannya di akui, dan > kenyataannyabeasisw anya benar-benar dicabut. > Professor Chan adalah dosen pembimbing David yang sudah > mengenalpria itu sejak lama, ia sadar David adalah murid pintar dan > mempunyaimasa depan yang baik disamping sifat kekanak-kanakannya. Suatu > hariketika ia sedang terduduk David datang padanya, bertanya tentang > ideskripsi yang ia paparkan. Dengan santai sang Prof berkata, "Apakah kamu > sedang bermimpi, bagaimana mungkin sebuah teknoloaginirkabel dapat > menghantarkan listrik...Ada- ada saja, lebih baikkamu cari ide yang lain!" > "Tapi saya yakin bisa Prof?" > " Kalau begitu tunjukkan pada saya permainan kamu!" > " Baik.. Kita lihat saja!" > David seolah tertantang oleh dosen pembimbingnya itu > untuk membuktikan bahwaia mampu menciptakan apa yang ia pikirkan, ia pun > semakin mengorbankanwaktuny a untuk penelitian eksentriknya. Sahabat-sahabat > yang ia kenal mulaimelihat David bagaikan seorang dukun > rumahan yang membukat praktek dirumahnya untuk bicara hanya > lewatlaptopnya. Angel yang setiap harinya mempunyai segudang pekerjaan > rumahbahkan harus memaklumi keinginan David untuk tidak diganggu > sementaraini. > " Tidak menerima tamu di rumah dan telepon untuk sementara ini, > begitulahtulisan status David pada Facebooknya. Dua minggu lamanya > penelitian ituberlanjut hingga mengalami beberapa kegagalan, modal David > pada saatitu hanya dua hendphonenya yang berbluetooth, Ia > berharappenilitiann ya berhasil dengan berbagai cara. Suatu malam ketika ia > mulaimenyerah setelah mencoba beberapa kali, akhirnya > penemuannya itu berhasil walau hanya sebatas lima > menitlamanya, ia berteriak bahagia dan bertekad menunjukkankeberhas ilannya > pada sang dosen. Paginya David benar-benar pergimenuju ruangan Prof. Chan. > Mereka bicara dengan santai sembari Davidmulai memberikan praktek > penelitiannya. Sang Prof yang awalnya cuektiba-tiba nyaris menjatuhkan > kacamatanya ketika melihat Davidberhasil membuktikan kata-katanya. > " Lihat Prof.. Saya buktikan bahwa saya bisa ..! > "Prof terkagum-kagum denganapa yang David tunjukkan > " David.. Kamu sungguh luar biasa, bagaimana kamu > bisamenemukan hal mustahil di dunia ini menjadi nyata.. Kamu akan > menjadiperaih nobel karena ini!" > " Ya saya tau.. !" * > > *Tiba-tiba muncul pikiran picik dari sang Professor untuk melihatjalan > kerja penelitian David, ia menyuruhDavid menyempurnakan penilitian yang ia > buat kemudian membawanyakembali. Baginya David bagaikan tambang emas yang > akan membuatnyakaya dan termansyur, ia mulai berpikir merebut hasil > penelitian Davidyang luas biasa itu. David yang tidak sadar dengan pikiran > jahat sangProf benar-benar terus mendalami penelitiannya. Ketika David > sedangmerencanakan penelitiannya, sang Professor berpikir untuk mencariorang > yang bisa menjadi saksi penelitian David diakui menjadi miliknya.Untuk itu > ia membuka file dokumentasi mahasiswayang berprestasi lainnya, ia mulai > teringat dengan beberapaasisten dosen yang diberhentikan beberapa saat lalu. > Ia mulai melirik > seorang Zhou, seorang pria asal Cina yang sedang frustasi > karenadipecat. Ketika Prof menawarkan ide untuk mengangkat Zhou > menjadiasistennya, pria itu begitu bahagia karena akhirnya ia > mendapatkanpekerjaa n sehingga bisa mengirimkan uang kepada ibunya yang > sedangsakit. Pria itu tidak sadar sedang dimanfaatkan oleh sang Prof > untukmenjadi > saksi pada penelitian palsunya. Bahkan Sang Prof memberikan > bantuankepada Zhou untuk mengobati sang Ibu yang menghadapi operasi kanker. > " Kamu tenang saja, saya akan memberikan perkerjaan yang baik > padamu.Tentusaja saya akan membantu biaya pengobatan ibu kamu hingga > sembuh. Kamu bisakerja dua hari lagi dari sekarang, ok. Ini > uangyang kamu butuhkan!" > " Terima kasih " Ucap Zhou yang begitu bahagia mendapatkanbantuan dari pria > itu. > David berhasil menyempurnakan penilitiannya, ia sungguh > takkuasa menahan bahagia dengan apa yang ia temukan. Ia teringat padaAngel, > ia pun mengajak gadis itu untuk bertemumerayakan kerberhasilannya. Tak > tanggung-tanggung mereka makan diRestorant hotel yang mahal, Angel pun heran > dengan undangan itu. > " Tumben kamu ada waktu untuk ngajak makan! Apalagi ditempat mewahlagi?" > " Hehehe.. Tenang saja. Ini hanya sebagai bentuk perayaan, > dankelak saya akan ajak kamu ke tempat yang lebih hebat lagi..!" > " Wah. Wah.. jadi tersanjung.. . Memang perayaan apa sih!" > " Coba keluarkan Hendphone kamu yang berbluetooth? " > Angel bingung tapi ia melakukan apa yang dipintaDavid. > Dengan sekejap hendphonenya tertuliskan " Sedangmengisi baterai" angel > terkejut, " Astaga!! David kamuberhasil. .?" > " Yup.. Aku berhasil...! " > Angel dan David menghabiskan malam indah itu dengan penuhantusias, > ia tak pernah menyangka begitu hebatnya sang sahabatkekanak- > kanakannya itu. Akhirnya mereka pulang, karena David besokakan > membawakan hasil penelitiannya itu kepada sang Dosen, David begituingin > menampar para atasan universitas yang memberhentikan beasiswanyadengan > prestasinya. Seketika David mengirimkan email kepada Dosennya untukbertemu > besok. Keesokan paginya. Prof, Chan sudah mengingatkan David > untukmembawa semua dokument proses berjalannya penelitiannya dalam USBagar > ia bisa meneliti langsung kelayakan penelitian David. Awalnya,David agak > bingung tapi Prof menyakinkan bahwa ia hanya ingin mencobadengan caranya > agar penelitian David dianggap sah. Tanpa pikirpanjang David membawa > penelitian itu dalam bentuk USB segera kekampus pagi sekali pukul 7 sesuai > jadwal > yang ditentukan Prof. Chan. > Sebelum berangkat David mengirimkan pesan kepada Angel > untukbertemu di kampus makan siang bersama. Saat pesan SMS itu masuk > Angelmasih tertidur, David pun berangkat sepagi mungkin menghadap sangProf. > Ketika tiba di lantai 4 sang Professor, David menemukan sangProf sedang > terduduk sehabis memotong apel. Ketika David datang iamembuang sisa Apel itu > ke keranjang sampah, dan menyimpan pisau ituke saku bajunya. David tak sadar > sedang berada dalam jebakan sang Prof.Chan. Pria tua > itu meminta David untuk sekali lagi mencontohkan hasil penilitiannya, > setelah menyaksikan penelitian itu pria itu semakin yakin bahwa > Davidbenar-benar jenius. Ia meminta David untuk memberikan USB > itu laluberkata dengan santai," David.. Apakah kamu > yakinini penilitian kamu?" > " Ya, tentu saya yakin. Memang kenapa Prof?" > " Apakah kamu tidak sedang mengambil penelitian > seorangmahasiwa lain bernama Zhou?" > " Zhou siapa dia?" > " Dia adalah asisten dosen yang sudah dipecat, > adakemiripan antara penelitian kamu!" > " Mustahil..!" ucap David kesal." Kamu boleh bilang mustahiltapi saya punya > hasil document dia yang sama.. coba perhatikankomputer saya?" > David menyaksikan sebuah klip kecil yang menunjukkan > penelitianyang dilakukan seorang pria dan Prof mengatakan bahwa pria itu > adalahZhou yang sedang mendemokan hasil yang sama dengan David. > " Tidak mungkin. Prof. Bagaimana pria itu bisa melakukan > halyang sama dengan saya!" > Prof tersenyum sambil berkata." Kamu bukanlan seorang di duniayang ini yang > Jenius, masih banyak lagi..!" > David terdiam mulai berpikir ada yang salah, ia > yakinsang Professor melakukan tindakan licik. > " Professor kembalikan USB saya...!?" > " Untuk apa..?" > " Tidak apa-apa , saya ingin dikembalikan saja..!" > " Tidak bisa, ini akan menjadi barang bukti bahwa > kamutelah melakukan pelanggaran di kampus karena melakukan penjiplakankarya > orang lain sebagai skripsi kamu!" David mulaiemosional. > " Silakan saja , saya tidak takut, saya akan buktikan > bahwaitu tidak benar..!" ucap David sambil hendak keluar dariruangan. > Cara professor dalam ancaman sepertinya salah , ia > punmendekati David sambil membujuk pria itu untuk tenang. Sembarimenawarkan > opsi lain berupa uang dalam jumlah yang banyak, Davidtetap pada pendiriannya > bahwa ia adalah sang penemu pertama kali.Prof Chan yang > emosional langsung menusukkan pisau itu ke bagianbelakang badan david tapi > hanya sebuah goresan kecil, David berteriakminta tolong.* > > *Zhou yang akan memulai kerjanya hari ini berpikiruntuk datang menemui > Prof. Chan hari ini, ia mendengar suara teriakandari arah pintu Prof Chan. > David yang merasa terancam berusaha melawandengan sekuat tenaga, tapi sebuah > kibasan pisau di leher membuatnyalangsung > tersungkur tak sadarkan diri. Tapi David masih mampu berdiri dan > meraihpintu dan membukanya, Zhou yang berada di depan pintu terkejutmelihat > adegan itu. > David yang mulai tak sadarkan diri mulai berlari tanpa > arahdan akhirnya terjatuh dari balkom lantai empat dekat ruangan itu.Zhou > begitu shock melihat kejadian itu, Prof. Chan yang melihat Zhou > adadisana langsung menyuruh pria itu masuk ke ruangan. > " Kamu melihat semuanya?" > " Tidak saya tidak melihatnya.. !" > " Ingat.. Saya yang menyelamatkan nyawa ibu kamu, > sebaiknyakamu tutup mulut.!" > " Saya tidak akan katakan apapun...!" > Prof. Chan yang begitu panik mulai tenang dan berpikir sesuatu. > " Tusuk punggung saya dengan pisau ini.." Perintah Prof pada Zhou > Zhou tidak punya pilihan selain melakukan perintah sang ProfChan. Lalu pria > itu menyuruh David mencabut gagang pada pisau.Sebelumnya ia katakan bahwa ia > akan membuat seolah-olah David bunuhdiri dan tusukan pada dirinya hanya > sebagai alibi, untukmenghilangkan barang bukti gagang pisau itu harus segara > dibawa pergi olehDavid agar tidak terdapat sidik jari dan membiarkan mata > pisauterletak di lantai. > David yang panik melakukan begitu saja perintah sang Prof, > danrencana itu berjalan dengan baik. > Angel yang baru saja menerima pesan David segera menuju kampus, > ketikaIa datang banyak garis polisi terpampang di pintu Kampus, > iabertanya-tanya ada apa gerangan. Seorang mahasiwa mengatakan bahwa > seorangmahasiswa bunuh diri dengan melompat. Angel begitu bingung,dan ketika > ia mendekat hatinya bergetar dan berteriak histeristernyata pria itu adalah > David. Beberapa saat kemudian Prof.Chan keluar dengan bantuan alat > medis seperti orang sekarat. Beberapaorang mencoba menenangkan > Angel, Terlihat Zhou saksi kasus itu berdiriketakutan menyaksikan > kejadian itu. Prof Chan melirik Zhao darimatanya tersilat pesan kepada Zhou > untuk tidak bertindak apapunselain menjaga rahasia ini. > Kejadian kematian David begitu memukul Angel, gadis > itubahkan berpikir telah jatuh cinta pada sang pria ceriaitu. Kematian yang > begitu misterius membuat Angel begitu penasarandengan apa yang terjadi, > Tidak mungkin seorang David yang mempunyaimasa depan begitu cermelang harus > bunuh diri. Ia tidak yakin dengankematian itu, walaupun bersedih hati ia > bertekad mencari kebenarankematian itu karena ia yakin David tidak akan > melakukan tindakanbodoh disaat ia sedang menggapai mimpinya. * > > *Prof. Chan berhasil selamat dan keluar dari rumah > sakitdua hari kemudian. Zhou yang menjadi saksi mata merasa sangatbersalah > dengan berita miring yang ada di media seolah membuatnyamenjadi pria > pendusta, tapi ia tidak mungkin tega memberikanpenyataan kalau Prof. Chan > adalah orang dibalik semua ini. Prof Chanmeneleponnya untuk mengatakan > sekali lagi bahwa sang ibu selamat karenadia. Zhou merasa hina ia pun > memutuskan untuk bunuh diri denganmengantung diri di balkon rumahnya. > Prof. Chan berpikir kini hidupnya akan damai karena > semuayang terlibat dalam kematian David telah musnah, terlebih alibi > yangia lancarkan > berjalan sempurna. Angel menyadari ada kejanggalan dalam semuaini, ia mulai > mencari semua data yang bisa membuktikan bahwa apayang terjadi pada David > adalah sebuah konspirasi yang dilakukan Prof.Chan. > Berbulan-bulan ia melakukan berbagai cara untuk melakukan > pembuktian. ProfChan yang sembuh merasa mulai perlu untuk mengeluarkan > bukti penelitian yang ia ambil dari David. Hebatnya penelitian > ituadalah nama yang sama dengan milik David, Angel pun sadar niatdibalik > semua kematian David adalah ambisi sang Prof untuk mengambilhak cipta David. > Untungya David pernah membuktikan terlebih dahulu hasilkaryanya > saat makan di restoran mewah, file name Bluetooth milikDavid masih > tersimpan di ponselnya. Ia pun seperti mendapatkansemangat untuk membuktikan > kebeneran, ia laporkan semua bukti yang iapunya kepada Polisi, Polisi pun > melakukan investigasi ulang danmendapatkan sebuah kebeneran yang terjadi. > Prof Chan yang baru sajamenikmati nama besarnya, akhirnya > mendapatkan ganjaranatas perbuatannya karena kelicikan dan kekejamannya, > Angel berhasil membuktikan bahwapria itu layak dipenjara seumur hidup. Angel > merasalega karena perkenalan dia dengan David adalah sebuah pesan > takdirnyata untuk membelah masa depan David yang telah hilang. Kinisemuanya > bisa tenang, Angel pun bisa tenang melepas kepergiansahabatnya .* > > Kind Rgds, > > Michael Gunawan > PT. Berca Hardayaperkasa HP > Jl. Abdul Muis 62 > Jakarta 10160 > INDONESIA > Phone : 62-21-345-5880/ 380-0902 Ext. 3631 > Fax : 62-21-351-8814 > > > >
