|
Kemarin, saya datang ke biosok Megaria , rencannya
Gie akan diputar Jam 8.15 malam namun pas
jam 7 malam tiket sudah Sold Out, mungkin karena
bioskop itu memang paling ekonomis juga
kawasan mahasiswa abis karena dekat nya banyak
kampus kampus spt UI, YAI, UBK, UKI, dll
yah yang pasti tiket GIE laris manis pada saat
Nomat, hal serupa juga terjadi di CITOS tiket nya juga Sold Out
Yah, cuma bisa bilang Proviciat buat Miles, Mira,
Riri, Nico, DLL dan yg tdk ketinggalan SHG sendiri
salam
Alex
----- Original Message -----
Sent: Tuesday, July 19, 2005 1:56
PM
Subject: [Soe_Hok_Gie] Fwd: [t-net]
Catatan Soe Hok Gie laku keras
---------- Forwarded
message ---------- From: Holy Uncle <[EMAIL PROTECTED]> Date: Jul
19, 2005 8:31 AM Subject: [t-net] Catatan Soe Hok Gie laku keras To: [EMAIL PROTECTED]
, [email protected],
[EMAIL PROTECTED]
Catatan Soe Hok Gie laku keras
JAKARTA (Bisnis): Bersamaan dengan momen
peluncuran film Gie arahan Riri Riza, buku Catatan Seorang Demonstran karya
Soe Hok Gie dicetak ulang tiga kali
dalam kurun satu bulan.
Menurut Mochammad Sholeh, Kepala Pemasaran
penerbit LP3ES (Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan
Ekonomi Sosial), cetak ulang ketiga kalinya Catatan Seorang Demonstran dalam
Juli ini dilakukan karena tingginya angka pemesanan terhadap buku itu.
"Sejauh ini ada pesanan sebanyak 1.200
eksemplar yang masuk. Tapi stok kami kosong, karena itu harus cetak ulang,"
jelasnya.
Cetak ini adalah yang ketiga kalinya
terhitung sejak LP3ES sepakat dengan Miles Production untuk kembali melempar buku
ini ke pasaran setelah sempat berhenti mencetaknya pada 1993.
Sebelum itu, menurut Sholeh, LP3ES mencetak
buku ini sebanyak enam kali dalam kurun 1983-1993, dengan total cetakan
sebanyak 30.000 eksemplar. Ditambah tiga kali cetak di bulan Juli 2005,
total buku Catatan Seorang Demonstran yang dicetak LP3ES melambung
menjadi 45.000 eksemplar.
Dengan angka sebanyak itu, buku yang ditulis
Soe Hok Gie-yang juga adik pengamat politik Indonesia, Soe Hok Djien
atau Arif Budiman-ini menduduki peringkat teratas daftar buku best seller di
LP3ES dengan jumlah cetak terbanyak, mengalahkan Pergolakan Pemikiran
Islam karya Ahmad Wahib yang hanya mampu menembus angka cetak sebanyak
30.000.
"Untuk buku yang audiensinya terbatas, itu
adalah jumlah yang besar. Ini buku
pemikiran ilmiah, dijual di masyarakat yang minat bacanya kurang. Tak
bisa dibandingkan dengan Harry Potter,"
jelas Maruto, Direktur Utama Pustaka LP3ES Indonesia.
Kesuksesan penjualan buku 'berat' ini tak
bisa dilepaskan dari faktor film Gie
dan media massa. Banyaknya pemberitaan atas film terbaru Mira Lesmana
yang disebut-sebut terinspirasi dari buku
Catatan Seorang Demonstran membuat orang tertarik untuk mengetahui lebih dalam
tentang buku ini.
Selain itu, menurut Sholeh, ada faktor
Nicolas Saputra yang wajahnya terpampang di coer buku itu yang membuat
mahasiswa dan-terutama-mahasiswi tertarik untuk membuka buku itu. Meski
demikian, kekuatan pemikiran dan tulisan Soe Hok Gie lah yang pada akhirnya
menjadi kekuatan utama buku ini.
"Nicolas Saputra cuma pengikat," jelas
Sholeh.
Buku
wajib aktivis
Di
samping Pergolakan Pemikiran Islam, buku Catatan Seorang Demonstran adalah salah satu buku terbitan LP3ES yang
paling dicari oleh aktivis-aktivis kampus. Keduanya berisi
pemikiran aktivis mahasiswa yang kritis dan berani menentang kejumudan
pemikiran.
Di
UI pada era 1990-an, dua buku ini pernah menjadi 'bacaan wajib' bagi
mahasiswa-mahasiswa yang baru memasuki
organisasi-organisasi kampus. Banyak mahasiswa yang datang ke LP3ES karena itu.
Padahal pasca-1993, LP3ES memutuskan berhenti mencetak keduanya karena
turunnya permintaan pasar.
"Saya terpaksa memfotokopikan buku itu untuk
mereka. Mereka bilang, toko-toko di Jakarta sudah kehabisan."
kenang Sholeh.
Tidak seperti Pergolakan Pemikiran Islam
yang dicetak dengan sponsor Freedom Institute pada 2003, Catatan Seorang
Demonstran baru mendapatkan momen cetak ulangnya pada 2004, ketika Mira Lesmana
tengah menggarap film Gie.
Di
cetakan terbaru ini, LP3ES menghilangkan logo rokok A-Mild yang di dua
edisi sebelumnya bertengger di sampul buku
ini. Selain karena banyak diprotes oleh masyarakat, proses cetak ulang
ini memang sudah tidak dalam konteks kerja sama dengan A-Mild.
"Kalo dulu kan kita masih terikat paket
perjanjian kerja sama dengan pihak Miles. Sekarang, ini proyek LP3ES sendiri."
jelas Maruto.
Catatan Seorang Demonstran edisi baru
cetakan ketiga ini bisa dijumpai pembaca di toko-toko buku pada awal Agustus
2005. (m05)
http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=127&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&vnw_lang_id=2&ptopik=A56&cdate=19-JUL-2005&inw_id=376852
YAHOO! GROUPS LINKS
|