Breaking News: "SBY kesambar petir!"
SBY kesambar petir! Itu SMS yang saya terima dari seorang teman pada hari Minggu (5 Maret 2006) lalu. Langsung saja saya jawab SMS-nya: "Beneran? Kejadiannya dimana? Mati nggak?"
Tak lama kemudian ia balas: "Hehehehhee...yang kesambar petir bukan orangnya, tapi situsnya kolaps, nggak bisa dibuka!"
Oh, lega hati saya. Soalnya kalau SBY mati gara-gara kesambar petir kan bisa berabe. Yang seneng pasti JK karena bakal menggantikannya jadi Presiden. Bisa tambah ancur-ancuran negeri ini.
Langsung saja saya akses ke internet. Oh tahunya bener! Kok bisa ya situs resmi presiden ngadat begitu? Saya cek ke milis Telematika, tak ada kabar. Cek ke milis Mediacare, belum
ada yang posting soal isu itu. Nah, di milis FPK ternyata topik itu lagi dibincangkan. Cukup seru juga tanggapannya.
zegler army <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Jakarta, Network Operating Center (NOC) PT Telekomunikasi Indonesia
(Telkom) yang bertempat di Gedung Grha Citra Caraka (Telkom), Jalan
Gatot Subroto - Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB tadi sore, Minggu
(5/3/2006) sempat disambangi oleh tamu tak diundang dari langit, alias petir.
Walhasil, setidaknya sebuah switch catalist jebol, 'terbakar'!
(Telkom) yang bertempat di Gedung Grha Citra Caraka (Telkom), Jalan
Gatot Subroto - Jakarta, sekitar pukul 16.00 WIB tadi sore, Minggu
(5/3/2006) sempat disambangi oleh tamu tak diundang dari langit, alias petir.
Walhasil, setidaknya sebuah switch catalist jebol, 'terbakar'!
Fungsi alat tersebut, jika dijelaskan secara sederhana, adalah yang
mengatur lalu-lintas keluar-masuknya data dari dan ke seluruh server
yang menginduk padanya. Sudah dapat dipastikan, lantaran lonjakan muatan
listrik bawaan sang petir yang sempat 'menerobos masuk', maka
beberapa server yang menjadi tulang punggung layanan Telkom kepada
konsumennya, kontan lumpuh.
mengatur lalu-lintas keluar-masuknya data dari dan ke seluruh server
yang menginduk padanya. Sudah dapat dipastikan, lantaran lonjakan muatan
listrik bawaan sang petir yang sempat 'menerobos masuk', maka
beberapa server yang menjadi tulang punggung layanan Telkom kepada
konsumennya, kontan lumpuh.
Saat ini, menurut keterangan Henry Christiadi, Senior Account
Manager, Enterprise Service Center PT Telkom, pihaknya terus mengupayakan agar jalur lalu-lintas yang tengah 'babak-belur' tersebut dapat pulih.
Menurut keterangannya, setidaknya ada beberapa server yang terganggu
lalu-lintasnya, yaitu semisal DNS server dan web server.
Manager, Enterprise Service Center PT Telkom, pihaknya terus mengupayakan agar jalur lalu-lintas yang tengah 'babak-belur' tersebut dapat pulih.
Menurut keterangannya, setidaknya ada beberapa server yang terganggu
lalu-lintasnya, yaitu semisal DNS server dan web server.
Apakah konsumen Telkom yang menggunakan layanan ADSL dan TelkomNet
Instan juga dapat terganggu koneksi Internetnya? "Hal itu bisa saja terjadi,
tetapi tidak semua. Jika konsumen tersebut kebetulan menggunakan
saluran yang jalurnya dicatu dari sistem yang tengah diperbaiki ini, maka ada
kemungkinan akan terhambat (koneksinya)," papar Henry.
Instan juga dapat terganggu koneksi Internetnya? "Hal itu bisa saja terjadi,
tetapi tidak semua. Jika konsumen tersebut kebetulan menggunakan
saluran yang jalurnya dicatu dari sistem yang tengah diperbaiki ini, maka ada
kemungkinan akan terhambat (koneksinya)," papar Henry.
Situs Presiden SBY Down!
Salah satu situs yang kena getahnya lantaran kejadian tersebut,
adalah situs resmi milik Presiden SBY yang beralamat di www.presidensby.info.
adalah situs resmi milik Presiden SBY yang beralamat di www.presidensby.info.
Hingga saat berita ini diturunkan, situs tersebut masih tak dapat
muncul di Internet. "Ya, kami telah melakukan koordinasi dengan Bapak Andi Mallarangeng (jubir presiden - red.). Pada intinya, kami telah melaporkan bahwa tim Telkom telah diturunkan langsung ke lapangan untuk segera memperbaiki kerusakan," ujar Henry, yang juga bertanggung-jawab atas layanan Telkom khusus untuk situs resmi kepresidenan tersebut.
"Pak Andi pun menyatakan appreciate dengan kesigapan Telkom yang
segera menurunkan tim untuk memperbaiki kerusakan yang ada," tambah
Henry.
segera menurunkan tim untuk memperbaiki kerusakan yang ada," tambah
Henry.
Saat ini setidaknya ada delapan orang pihak Telkom yang diterjunkan
langsung ke NOC Telkom tersebut. Mereka antara lain dari bagian Data
Center, NOC dan Account Team. "Sebenarnya memang ada petugas yang
berjaga selama 24 jam (di NOC). Tetapi karena ini adalah kejadian yang
termasuk luar biasa, maka kami segera turunkan tim lebih lengkap,"
ujar Henry.
langsung ke NOC Telkom tersebut. Mereka antara lain dari bagian Data
Center, NOC dan Account Team. "Sebenarnya memang ada petugas yang
berjaga selama 24 jam (di NOC). Tetapi karena ini adalah kejadian yang
termasuk luar biasa, maka kami segera turunkan tim lebih lengkap,"
ujar Henry.
Yang jelas, saat ini memang proses upload berita untuk situs SBY
tersebut terpaksa mandek. Henry belum dapat memastikan kapan sekiranya seluruh sistem akan kembali pulih. "Kami mohon waktu, karena saat ini terus
diupayakan secepatnya agar sistem dapat kembali berjalan normal,"
tegasnya.
tersebut terpaksa mandek. Henry belum dapat memastikan kapan sekiranya seluruh sistem akan kembali pulih. "Kami mohon waktu, karena saat ini terus
diupayakan secepatnya agar sistem dapat kembali berjalan normal,"
tegasnya.
Selain situs SBY tersebut, beberapa situs resmi milik Telkom juga
semaput. Misalnya situs www.telkom.co.id dan www.plasa.com, masih
belum dapat dibuka.
semaput. Misalnya situs www.telkom.co.id dan www.plasa.com, masih
belum dapat dibuka.
Konfigurasi Ulang
Apakah yang menjadi faktor utama penyebab masuknya lonjakan listrik
dari petir hingga 'ke dalam NOC' tersebut? Apakah lantaran anti petir
tak berfungsi atau sistem grounding yang buruk?
dari petir hingga 'ke dalam NOC' tersebut? Apakah lantaran anti petir
tak berfungsi atau sistem grounding yang buruk?
"Itu yang juga kami tengah cari penyebabnya," ujar Henry ketika hal
di atas ditanyakan kepadanya. "Kami juga tengah selidiki penyebabnya.
Yang jelas, di sini (NOC) penangkal petir dan grounding memang sudah
terpasang. Tetapi kami belum tahu, apakah penyebabnya lantaran salah
satu diantaranya tidak berfungsi normal atau pemasangannya kurang tepat,
ataukah karena faktor lain," jelasnya.
di atas ditanyakan kepadanya. "Kami juga tengah selidiki penyebabnya.
Yang jelas, di sini (NOC) penangkal petir dan grounding memang sudah
terpasang. Tetapi kami belum tahu, apakah penyebabnya lantaran salah
satu diantaranya tidak berfungsi normal atau pemasangannya kurang tepat,
ataukah karena faktor lain," jelasnya.
Yang pasti, switch catalist yang harganya mencapai puluhan hingga
ratusan juta rupiah tersebut tersebut, bisa dikatakan secara fisik sudah
mengalami kerusakan akibat petir tersebut. Sehingga, menurut Henry, terpaksa
dilakukan penggantian one-on-one dengan perangkat yang sejenis.
ratusan juta rupiah tersebut tersebut, bisa dikatakan secara fisik sudah
mengalami kerusakan akibat petir tersebut. Sehingga, menurut Henry, terpaksa
dilakukan penggantian one-on-one dengan perangkat yang sejenis.
"Setelah switch catalist kita ganti, secara bertahap kita juga akan
memeriksa perangkat keras yang lain, semisal router. Setelah itu,
proses rekonfigurasi sistem di dalam perangkat-perangkat tersebut haruslah
hati-hati. Jangan sampai nanti kita paksakan untuk online buru-buru,
tetapi sistem ternyata tidak secure dan menjadi rentan dibobol dari
luar," tandas Henry.
memeriksa perangkat keras yang lain, semisal router. Setelah itu,
proses rekonfigurasi sistem di dalam perangkat-perangkat tersebut haruslah
hati-hati. Jangan sampai nanti kita paksakan untuk online buru-buru,
tetapi sistem ternyata tidak secure dan menjadi rentan dibobol dari
luar," tandas Henry.
__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
SPONSORED LINKS
| Corporate culture | Corporate culture change | Business culture of china |
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "Soe_Hok_Gie" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
