Pemutaran Film di Bioskop Terhenti Kompas, Sabtu, 3 Januari 2009
Pada Selasa malam, 25 November 2008, saya dan istri pergi ke bioskop Gajah Mada 21 menonton film Tropic Thunder. Bioskop ini tadinya favorit kami karena selain lokasinya dekat dengan tempat tinggal kami, kualitas penayangan filmnya pun selama ini tergolong baik. Kami membeli tiket untuk pertunjukan pukul 20.55. Saat itu kami baru pulang selesai beraktivitas. Semula penayangan film ini tidak ada masalah, tetapi setelah 1 jam 25 menit berjalan (sekitar pukul 22.20), film tersebut tiba-tiba mati. Di layar film kemudian terpasang tulisan ”Mohon maaf atas ketidaknyamanan Anda”. Tidak lama kemudian lampu bioskop dinyalakan dan musik latar diputar. Beberapa penonton yang kecewa secara spontan bersorak ”Huuu!” Saya dan istri berusaha memaklumi karena biasanya kejadian seperti ini tidak berlangsung lama. Setelah 20 menit berselang, keadaan belum juga berubah. Kami mulai resah. Beberapa penonton pergi meninggalkan ruangan dengan kecewa. Penonton lain yang masih bertahan di dalam menunggu tanpa kepastian. Akhirnya setelah saya keluar dan bertemu dengan pihak manajemen yang saat itu diwakili Bapak Herwanto, kami baru tahu bahwa ternyata pengantar gulungan potongan film tersebut mengalami kecelakaan di jalan. Ia sedang mengutus kurir lain untuk menjemput gulungan film yang tertunda itu. Para penonton yang bertahan harus menunggu dengan pasrah hingga pukul 23.10, baru gulungan tersebut tiba (ini berarti kami telah menunggu selama 50 menit demi menyaksikan sisa film yang hanya berdurasi 15 menit). Sebenarnya kami bisa memaklumi bahwa ini adalah musibah. Namun, yang kami sesalkan adalah ketidaksigapan pihak manajemen dalam menghadapi masalah ini, khususnya dalam penyampaian informasi dan pelayanan kompensasi. Saya melihat pada saat itu ada beberapa penonton asing yang mengeluh. Ada pula yang meminta uangnya dikembalikan sambil memaki-maki secara kasar. Maksud hati ingin melepaskan lelah dari segala kepenatan sepanjang hari, tetapi pengalaman hari itu justru menambah kepenatan di hati. Kiranya pihak Cineplex 21 dapat meningkatkan profesionalismenya pada masa mendatang. Lim Hendra Panca Krida I RT 007 RW 004, Duri Utara, Jakarta Sumber: Harian Kompas URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/01/03/00281354/redaksi.yth Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/ ------------------------------------ http://www.SuratPembaca.info Komunitas Informasi Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[email protected] mailto:[email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
