Relokasi Banjir
Joglo Semar, Senin, 2 Februari 2009

Banjir di Kota Solo kembali menggenangi hampir 40 persen wilayah kota. Beberapa 
kawasan mulai tergenang banjir seperti Kelurahan Joyotakan, Kelurahan Bumi, 
Kelurahan Sumber, Kelurahan Sewu, serta Kelurahan Pucangsawit. Diperkirakan 
banjir karena luapan anak-anak Sungai Bengawan Solo dari Klaten, Boyolali, Kali 
Samin, dan lain-lain. 

Tak dimungkiri banjir yang paling parah ada di bantaran Sungai Bengawan Solo, 
yang dihuni banyak pemukim liar. Kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo yang 
hendak melokalisasi warga sangat tepat. 

Program Pemerintah Kota sangat bagus untuk kepentingan masyarakat di masa 
depan. Memang bantaran sungai seharusnya steril dari permukiman liar. Untuk 
itulah perlu adanya perencanaan relokasi yang juga memperhatikan aspek 
kepentingan warga. Sebab sehebat apa pun kebijakan, namun tanpa mengusung nilai 
kemanusian dan keadilan tentu patut dipertanyakan. 

Kami, aktivis Solo 98 yang selama ini menjadi kekuatan kritis konstruktif 
mendukung kebijakan relokasi warga yang berkemanusian dan berkeadilan.

Aktivis Solo 98
Sekber: Jl Jambu Raya, Gank Duku VI Nomor 17, Jajar, Laweyan, Solo


Sumber: Harian JOGLO SEMAR
URL: 
http://harianjoglosemar.com/index.php?option=com_content&task=view&id=33115&Itemid=1




      Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya? Temukan jawabannya di Yahoo! 
Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke