Penjelasan tentang Danamon Syariah
Bisnis Indonesia, Rabu, 4 Februari 2009

Kami atas nama PT Bank Danamon Indonesia Tbk. sangat menyayangkan pemuatan 
artikel Bisnis Indonesia edisi 3 Februari yang berjudul: 'Transaksi Derivatif 
Libatkan Danamon Syariah'.

Penulisan dalam artikel tersebut bahwa "UUS (Unit Usaha Syariah) Danamon 
terlibat dalam transaksi derivatif" adalah salah, dan dapat berdampak negatif 
terhadap Danamon dan perbankan di Indonesia secara umum dan meluas, khususnya 
perbankan syariah. Pemberitaan tersebut sangat kontraproduktif terhadap upaya 
Bank Indonesia dan industri perbankan dalam menumbuhkembangkan perbankan 
syariah di Indonesia.

Selanjutnya kami sampaikan beberapa hal, sebagai klarifikasi atas penulisan dan 
pemuatan artikel tersebut:

Pertama, Danamon Syariah tidak mempunyai ataupun menjual produk derivatif, dan 
tidak menjalankan transaksi derivatif apapun. Sesuai dengan surat kami kepada 
Redaksi Bisnis 2 Februari, No.B109/PA/0209/LT-AS telah kami sampaikan bahwa 
Danamon Syariah tidak membenarkan penggunaan rekening syariah untuk 
transaksi-transaksi yang tidak sesuai dengan prinsip-prinsip syariah.

Kedua, perlu dijelaskan kepada pembaca Bisnis dan khalayak luas mengenai 
perbedaan antara penggunaan rekening syariah dan foreign exchange forward 
(disebutkan dalam pemberitaan sebagai "transaksi derivatif"), yang merupakan 
produk perbankan konvensional.

Terkait dengan pemberitaan artikel tersebut, nasabah selaku pemilik rekening 
menginstruksikan transfer dana terkait dengan produk konvensional ke rekening 
syariah tanpa mencantumkan sumber atau dari transaksi apa dana tersebut berasal.

Pada saat mengetahui sumber dari dana transaksi ini, pihak Danamon Syariah 
meminta nasabah untuk membuka rekening konvensional dan memindahkan dana 
tersebut sesuai dengan prosedur internal yang berlaku di Danamon.

Zsa Zsa Yusharyahya
Public Affairs Division Head
PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

*) Bisnis menulis berita tersebut berdasarkan penjelasan Ramzi A. Zuhdi, 
Direktur Direktorat Perbankan Syariah BI. Kami juga telah memuat klarifikasi 
Bank Danamon pada berita yang sama. Terima kasih.

• Redaksi


Sumber: BISNIS INDONESIA
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id101452.html




      Berselancar lebih cepat dan lebih cerdas dengan Firefox 3
http://downloads.yahoo.com/id/firefox/

Kirim email ke