Penumpang Tak Diberi Tahu Cara Penyelamatan Diri Kompas, Rabu, 4 Februari 2009
Saya sangat terenyak membaca pemberitaan tentang kecelakaan kapal laut yang menimpa saudara-saudara kita di KM Teratai Prima 0 yang tenggelam beberapa waktu lalu. Hal itu disayangkan karena sudah beberapa kali terjadi kecelakaan laut akibat kelebihan muatan. Padahal, untuk naik ke kapal perlu beberapa kali pemeriksaan dan pasti kapten kapal mengetahui bahwa ini melanggar peraturan dan sangat berbahaya bagi keselamatan pelayaran maupun yang berlayar. Yang lebih memprihatinkan, penumpang tidak pernah diberi tahu cara menyelamatkan diri bila terjadi kecelakaan di laut, seperti yang diungkapkan beberapa penumpang yang selamat. Pemberitahuan penyelamatan diri bagi penumpang kapal diabaikan bukan saja di Dermaga Sulawesi Selatan, tetapi juga terjadi di penyeberangan feri di Batam-Singapura. Beberapa kali saya naik feri Batam-Singapura tidak pernah satu awak kapal pun menjelaskan, bagaimana cara-cara penyelamatan diri di laut bila terjadi kecelakaan. Bahkan, awak kapal penyeberangan tidak pernah menunjukkan tempat pelampung dan cara memakainya, padahal penyeberangan Batam-Singapura sekitar satu jam yang kadang-kadang berombak besar dan membahayakan kapal. Diharapkan pengelola penyeberangan Batam-Singapura, begitu juga sebaliknya, dapat menjelaskan tentang cara memakai pelampung dan penyelamatan diri sebelum kapal penyeberangan diberangkatkan. BAHARUDDIN GALA Jalan Malengkeri Raya, Tamalate, Makassar Sumber: Harian Umum KOMPAS URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/04/00331321/redaksi.yth ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
