Harga BBM Turun, Biaya PDAM Melejit Solo Pos, Kamis, 5 Februari 2009
Beberapa waktu lalu, saya menerima surat dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Solo yang bertanggal 15 Januari 2009 No 956/057/Perm yang menjawab permohonan yang kami ajukan tanggal 12 Januari 2009. Waktu itu, saya memohon agar dua rumah di Karangasem RT 01/VIII milik Wahyudi dan Zaenuddin dialiri air PDAM. Kami benar-benar terkejut karena masing-masing pemohon diharapkan untuk membayar biaya pemasangan pipa dinas senilai Rp 7.567.800, biaya pemasangan pipa persil/izin penyambungan senilai Rp 66.800, uang tanggungan Rp 55.000 serta uang pendaftaran Rp 25.000, total Rp 7.714.600. Sebetulnya, bukankah biaya pemasangan pipa dinas yang nilainya Rp 7.567.800 itu adalah tanggung jawab PDAM karena bisa dipergunakan untuk memperluas pangsa pemasaran? Sebetulnya banyak warga Karangasem yang belum langganan PDAM. Lalu sebelah barat rumah (paling jauh 20 m) banyak warga yang jadi pelanggan PDAM. Lha kok tidak disalurkan dari situ saja? Yang saja herankan lagi, harga BBM saja sudah diturunkan sampai tiga kali, namun biaya permohonan pemasangan PDAM malah makin melejit? Tidak seperti dulu Rp 1,25 juta tapi malah dinaikkan menjadi Rp 7.714.600, dengan membebankan biaya yang sebetulnya tanggung jawab PDAM kepada pemohon? Waduh, untuk mendapatkan air bersih itu ternyata susah juga ya? Wahyudi Karangasem RT 01/VIII, Laweyan, Solo 57145 Sumber: SOLO POS URL: http://www.solopos.co.id/pospembaca.asp ___________________________________________________________________________ Dapatkan alamat Email baru Anda! Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain! http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
