Jalan Cileungsi Dirusak Truk Tanah
Kompas, Selasa, 10 Februari 2009

Pada akhir tahun 2008 Jalan Raya Trans-Yogi Cibubur ke Cileungsi, Bogor, telah 
selesai ditingkatkan kualitasnya menjadi jalan raya yang mulus dan lebar, juga 
dilengkapi dengan saluran pembuangan air di bagian tepinya. Jalur pedestrian 
menjadi pelengkap jalan itu, yang menandakan pada masa mendatang pembangunan 
jalan itu akan dilanjutkan melewati Cileungsi, Jonggol, Cariu, hingga Cianjur 
sehingga cita-cita Megapolitan Jakarta akan terwujud.

Apabila rencana tersebut benar, apakah di ruas Jalan Cileungsi ke Jonggol 
peningkatan kualitas jalan dapat terlaksana? Masalahnya, pemakai jalan itu dari 
dulu hingga kini didominasi truk pengangkut tanah galian berkapasitas di atas 
10 ton dan truk pengangkut pasir berukuran menengah hingga yang beroda 10 
sehingga saat truk tersebut berjalan, kecepatannya hanya 5 kilometer per jam. 
Akibatnya, air limpahan dari pasir mengalir deras di kedua sisi bak, membasahi 
sepanjang jalan yang dilewati.

Sebagai warga yang telah melewati ruas jalan tersebut selama sekitar 10 tahun 
berkendara sepeda motor, saya sudah maklum dan pasrah dengan nasib buruk yang 
harus diterima saat berkendara, terutama siksaan saat hujan, misalnya 
tergelincir atau terpeleset akibat tanah galian yang berceceran di jalan. Atau, 
terguncang-guncang saat memasuki ruas jalan yang bergelombang dan berlubang. 
Kerusakan jalan terparah saat ini dapat dirasakan di ruas sepanjang 100 meter 
di Taman Buah Mekarsari (pintu belakang).

Jika rencana pemerintah untuk meneruskan Trans-Yogi hingga Cianjur benar akan 
diwujudkan, sebaiknya peningkatan jalan dimulai dari Jonggol sebab biaya 
pembangunan pasti akan sia-sia terbuang. Ini jika jenis pemakai jalan tersebut 
masih tetap sama, yaitu ratusan truk tanah galian yang perkasa mondar-mandir 
siang-malam, juga truk-truk pasir besar-kecil yang berjalan terseok-seok. 
Pertahankan ruas Cileungsi-Jonggol seperti sekarang, wilayah ini sudah terkenal 
sebagai ruas jalan untuk armada truk tanah dan truk pasir. 

Sigit 
Perum Griya Cipeucang, Cileungsi, Bogor



Sumber: Harian Umum KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/02/10/00542576/redaksi.yth




      Pemerintahan yang jujur & bersih? Mungkin nggak ya? Temukan jawabannya di 
Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com

Kirim email ke