Arogansi Lippo Village Sengsarakan Penghuni
Sinar Harapan, Rabu, 11 Februari 2009


Redaksi Yth, 

Saya salah seorang penghuni Lippo Village, Karawaci, Tangerang yang terganggu 
dengan event GT Car Championship yang dilakukan pengembang Lippo Village. 
Ambisi Lippo Village untuk menjadi tuan rumah A1 GP Street Racing telah 
terbukti sukses menyengsarakan kami penghuni Lippo Village, terutama warga 
Lippo Village Central. 

Fasilitas yang dibangun untuk keperluan atau kebanggaan semata pengelola Lippo 
Village telah mengorbankan arus lalu lintas menjadi semrawut yang berakibat 
macet berkepanjangan. Kualitas jalan menjadi bergelombang dan berlubang. Selain 
itu, kenyamanan, ketenangan dan keamanan warga terusik dengan ditutupnya 
jalan-jalan utama selama berhari-hari dan dibelokannya arus lalu lintas ke 
klaster perumahan. 

Di samping itu, masuknya kendaraan umum termasuk bus dan truk ke area hunian, 
tidak beroperasinya layanan transportasi internal, keasrian lingkungan menjadi 
porak poranda dengan pembangunan jalan baru dan fasilitas turnamen yang 
dipaksakan. Akibatnya, merusak lahan hijau yang selama ini dibanggakan menjadi 
lahan tampungan air hujan dan pelestarian lingkungan hidup.

Saat acara pertama digelar tanggal 6-8 Februari 2009, kami terjebak dalam 
kesemrawutan lalu lintas yang sudah di luar batas toleransi, bahkan rumah 
ibadah terpaksa melakukan penjadwalan ulang ibadah mingguan untuk mengatasi 
kekacauan lalu lintas. Karena jalan yang disediakan tidak dapat menampung arus 
kendaraan, kami terpaksa dibuang ke jalan alternatif yang jauh dan tidak 
memadai. 

Hal ini menimbulkan pula praktik pungutan liar yang dilakukan oleh oknum 
petugas pengatur lalu lintas yang menerima uang agar kendaraan tertentu bisa 
didahulukan, sehingga menambah kekacauan. Yang lebih membuat frustrasi, keadaan 
ini akan terus berlanjut karena masih akan digelar rangkaian kegiatan setiap 
bulannya, sampai A1GP (diharapkan dapat) diselenggarakan bulan November nanti.

Saya sangat menyayangkan arogansi Lippo Village untuk membangun fasilitas yang 
mengatasnamakan kebanggaan nasional, namun justru mengorbankan kenyamanan dan 
fasilitas vital warga yang setiap bulan telah ikut membiayai penyelenggaraan 
kota dan membayar mahal untuk tinggal di Lippo Village. 

Seharusnya pihak Lippo Village memikirkan masak-masak serta meminta pendapat 
dari warga terlebih dahulu sebelum membangun sebuah fasilitas yang tidak 
memiliki kepentingan langsung bagi kesejahteraan warganya, namun berdampak 
besar bagi kelangsungan hidup warganya. 

Saya sangat mengimbau agar pengelola lebih mementingkan kenyamanan hidup 
warganya dan semua kesemrawutan yang terjadi akibat fasilitas tersebut dapat 
segera dihentikan.

BT
Warga Taman Cendana Golf
Lippo Village, Karawaci.


Sumber: SINAR HARAPAN
URL: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0902/11/opi02.html




      
___________________________________________________________________________
Dapatkan nama yang Anda sukai!
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke