Beri Solusi, Jangan Bebani Masyarakat Sinar Harapan, Sabtu, 14 Februari 2009
Redaksi Yth, Krisis energi listrik masih melanda Indonesia. Hal ini karena Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengalami defisit akibat tidak berimbangnya pasokan yang dimiliki PLN dengan permintaan energi listrik oleh konsumen (masyarakat). Kurangnya atau tersendatnya pasokan batu bara pada sumber-sumber energi pemasok listrik di Pulau Jawa seperti Sumber Energi Cilacap serta kerusakan teknis pada sumber energi lain mejadi sumber utama terjadinya pemadaman listrik. Batu baru merupakan salah satu sumber energi yang digunakan PLN sebagai penggerak turbin pembangkit tenaga listrik, di samping gas. Selain itu, pernah direncanakan penggunaan nuklir sebagai pembangkit listrik yang akan dibangun di Semenanjung Muria, Jepara. Namun, rencana tersebut mendapat penolakan masyarakat setempat dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM). Di saat negeri ini masih mengandalkan batu bara sebagai sumber energi, LSM kembali menentangnya. Beberapa waktu lalu puluhan aktivis lingkungan hidup berunjuk rasa ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cilacap. Mereka memprotes penggunaan batu bara sebagai sumber energi karena menimbulkan polusi yang mematikan. Salah seorang koordinator aksi Greenpeace Asia Tenggara menuntut batu bara tidak digunakan lagi di PLTU Cilacap dan PLTU lainnya. Penggunaan batu bara menyebabkan polusi yang merusak lingkungan hidup. Siapa pun memiliki hak untuk menolak penggunaan batu bara sebagai sumber penggerak turbin PLN, diganti penggunaan energi lain yang ramah lingkungan. Namun, mereka harus menyadari bahwa membuat atau membangun pembangkit listrik baru dengan sumber tenaga lain memerlukan biaya cukup besar. Sementara itu, Indonesia saat ini memiliki anggaran terbatas. Bila pihak asing dilibatkan dalam berinventasi pembangkit listrik yang ramah lingkungan, tentunya ingin untung besar, akhirnya masyarakat yang dirugikan akibat terlalu tinggi beban mereka untuk membayar listrik. Berilah solusi yang terbaik, jangan malah menyusahkan masyarakat. Rosa Susanti Jl Balai Pustaka, Jakarta Sumber: SINAR HARAPAN URL: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0902/14/opi02.html Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
