Kenapa Puyer Dipolemikkan? Sinar Harapan, Kamis, 19 Februari 2009
Redaksi Yth, Sebuah stasiun televisi swasta sedang gencar memolemikkan akan komposisi obat puyer. Hampir semua dokter spesialis anak (bayi hingga usia 14 tahun) memberi pasiennya obat dalam bentuk puyer. Berikut pertimbangan mengapa dokter memberikan puyer: Di negara kita, dokter bisa membuat resep puyer karena mempunyai keahlian membuat komposisi dan nilai kandungan obat yang dikehendaki, sesuai dengan penyakitnya dan berat badan pasiennya. Karena obat jadi, baik tablet maupun sirup, memiliki komposisi dan nilai kandu-ngan yang paten sehingga tidak semua komposisi itu berguna bagi kasus-kasus yang ditanganinya. Tidak semua obat yang dibutuhkan ada dalam bentuk sirup. Bentuk puyer lebih baik dan aman ditelan daripada bentuk tablet atau kapsul. Harganya jauh lebih murah jika dibandingkan dengan obat paten/jadi sehingga banyak apotek yang malas mengerjakannya karena rumit tapi untungnya kecil, dan sering ditambah ongkos memuyerkannya. Mengenai komposisinya tidaklah perlu diragukan lagi. Yang perlu diawasi adalah kesterilan pembuatannya (kebersihan alat gerus dari obat terdahulu) dan keahlian memuyerkan dan membaginya. Yang perlu disorot seharusnya: 1) tulisan resep dokter yang tidak jelas agar pasien tidak bisa membacanya. Hal ini berbahaya bisa salah obat, dan percuma karena pasien bisa membacanya jika dia minta salinan resep; 2) banyak apotek yang hanya menyewa nama apoteker, sehingga tugas apoteker hanya menandatangani laporan, bukan mengawasi pekerjaan para asisten apoteker (AA); 3) banyak pula apotek yang hanya menyewa nama apoteker ditambah tidak mempekerjakan AA, tapi di-tangani sendiri atau memakai pekerja murah yang bukan bidangnya. Rendy SR Mantan Medical Representative Wiyung Surabaya Sumber: SINAR HARAPAN URL: http://www.sinarharapan.co.id/berita/0902/19/opi02.html Berbagi video sambil chatting dengan teman di Messenger. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru. http://id.messenger.yahoo.com
