KPU Tidak Bisa Hanya Minta Maaf
Bisnis Indonesia, Jumat, 24 April 2009

Komisi Pemilihan Umum (KPU) seolah-olah buang badan. Hal ini terlihat dari 
aksinya atau program selanjutnya bahwa KPU akan memverifikasi lagi data pemilih 
tetap (DPT) yang beberapa waktu lalu tidak punya kesempatan untuk mencontreng 
pada pemilihan legislatif.

Dengan melapor dirinya (baca: masyarakat) berhak pada penyontrengan pemilihan 
presiden yang akan terselenggara beberapa bulan lagi.

Ini jelas-jelas tindakan yang tidak bertanggung jawab atas pelaksanaan pemilu 
legislatif yang bisa disebut gagal. Mengapa demikian? Karena seharusnya ada 
tanggung jawab atau reaksi dari KPU mengenai pemilih yang bisa memilih tetapi 
tidak mempunyai kesempatan memilih.

Seperti yang dilakukan partai oposisi seperti PDI Perjuangan, mestinya KPU 
berterima kasih dan bahkan dengan segera melakukan pemilihan ulang, atau yang 
lainnya. Jangan tinggal menyebutkan bahwa yang punya hak pilih tetapi 
terabaikan bisa memilih pada pilpres mendatang.

Setelah melakukan perbaikan, boleh lah dilakukan hal seperti dilakukan 
verifikasi ulang, atau sebagainya, dan meloloskan pemilih yang punya hak. 
Inilah demokrasi yang sengaja diciptakan oleh incumbent pada masyarakat yang 
tengah mengalami pendewasaan dalam berdemokrasi atau detilnya dalam berpolitik.

Setiap kali (5 tahun sekali) selalu ada pengubahan teknis dalam menyontreng. 
Namun, usaha itu dianggap sebuah hal yang biasa-biasa saja sehingga tidak 
terlihat dari kegigihan perangkat negara (baca: KPU) dalam 
mempertanggungjawabkan kerjanya demi negara. Ironis sekali, bahkan hal ini 
dengan 'malu-malu kucing' dilindungi pemerintah.

Seperti bahasa atau kata-kata yang saya kutip dari sudara-saudara kita, "Biar 
semua ini Tuhan yang balas." Tidak cukup!

Memang Tuhan Maha Kuasa dan Maha Mengampuni. Namun tidak seperti ini jadinya, 
jika kita berharap negeri kita pada tahun mendatang bisa menjadi lebih baik. 
Berusaha yang giat sehingga menghasilkan sesuatu yang lebih baik, baru 
mengharap pengasihan perbaikan negeri ini dari Tuhan.

Fadli Eko Setiyawan
Jl. Tanah Kusir II RT009/RW009, Kebayoran Lama Selatan




Sumber: BISNIS
URL: http://web.bisnis.com/edisi-cetak/edisi-harian/1id114545.html




      Apakah saya bisa menurunkan berat badan? Temukan jawabannya di Yahoo! 
Answers!
http://id.answers.yahoo.com


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke