Ciptakan Pemilu Presiden yang Jurdil
Suara Pembaruan, Kamis, 14 Mei 2009

Hasil final penghitungan suara pemilu legislatif yang diselenggarakan oleh 
Komisi Pemilihan Umum (KPU) meloloskan sembilan partai politik dari ambang 
batas parliamentary threshold, di antaranya, Partai Demokrat, Partai Golkar, 
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), 
Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai 
Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), dan Partai 
Hati Nurani Rakyat (Hanura). Ternyata, hasil quick count tidak jauh berbeda 
dari hasil akhir penghitungan suara KPU. 

Walaupun dengan daftar pemilih tetap yang sedikit amburadul, namun rangkaian 
pelaksanaan pemilu legislatif secara umum berjalan lancar. Memang banyak yang 
merasa kecewa. Partai politik, caleg, dan masyarakat luas juga merasakan hal 
yang serupa. Penyebab kekecewaan, antara lain daftar pemilih tetap amburadul, 
pelanggaran, penggelembungan suara, dan petugas yang kurang profesional. Namun, 
terlepas dari semua itu, pemilu jelas menggambarkan betapa tingginya kesadaran 
masyarakat untuk berpolitik. 

Pelaksanaan Pemilu Presiden dijadwalkan pada 8 Juli 2009. Peta politik sudah 
tergambarkan secara jelas. Namun, kekhawatiran publik kembali mengemuka bila 
melihat betapa amburadulnya daftar pemilih tetap pada pemilu legislatif lalu. 
Akankah pelaksanaan pilpres nanti juga akan bernasib sama dengan pemilu 
legislatif? Banyaknya protes dari saksi partai partai politik, banyaknya warga 
yang kehilangan hak pilihnya, dan banyaknya kasus penggelembungan suara atau 
pelanggaran lain berpontensi mengurangi keabsahan dan jurdilnya pemilu. 

Hanya kita semua yang mampu menjawabnya, karena bangsa yang baik adalah bangsa 
yang rakyatnya peduli pada kelangsungan negaranya. Semoga pelaksanaan pemilu 
presiden lebih bersih, lebih jujur, lebih adil dan mampu menghasilkan pemimpin 
yang benar-benar amanah kepada rakyatnya. 

Pemimpin yang mampu meminimalisasi segala risiko untuk kesejahteraan rakyat. 
Semoga kekecewawan pada pemilu legislatif dapat menjadi pelajaran yang sangat 
berharga bagi semua pihak agar tidak terjadi lagi pada pelaksanaan Pemilu 
Presiden 8 Juli 2009. 


Dody Candra
Perum. Griya Asri II, Depok, Jawa Barat 



Sumber: SUARA PEMBARUAN
URL: http://www.suarapembaruan.com/index.php?detail=News&id=8025



------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke