Pelayanan Buruk First Media
Rabu, 17 Juni 2009 | 13:49 WIB

Saya adalah salah satu calon customer FastNet yang di buat bingung
oleh customer service First media. Pada awal Pertengahan Mei saya
mengajukan untuk pemasangan Jaringan fastnet di rumah saya. Namun
setelah di cek ternyata pemilik rumah sebelumnya meninggalkan sejumlah
tagihan yang tidak di lunasi. Maka saya menanyakan solusi apa yang bisa
di lakukan, akhirnya di berikan solusi fastnet bisa di pasang dengan
menunjukkan bukti-bukti bahwa pemilik rumah sudah berbeda. Maka
bukti-bukti pun dikirimkan melalui fax.

Fax pertama saya
layangkan 2 jam kemudian saya cek untuk konfirmasi, dari customer
service dinyatakan belum diterima. 5menit kemudian saya fax ulang dan
saya cek ke esokan hari namun jawaban sama yang saya terima. Di hari
kedua ini saya pun melakukan fax ulang namun jawaban sama saya
terima.Sampai akhirnya saya mengajukan protes dan saya akhirnya di
telpon lagi oleh customer service yang berbeda (sudah sekitar 6
customer service yang menghandle saya). Akhirnya oleh customer service
ini di minta di fax ke nomor khusus dengan alasan mesin fax yang biasa
mengalami kerusakan.

Namun yang terjadi sama saja 2 hari fax
tidak membuahkan hasil sampai terakhir saya minta alamat email dan
diberikan baru surat-surat saya diterima. Dan akhirnya dikonfirmasi
untuk menunggu selama 1 minggu.Namun perjuangan belum selesai 2 minggu
tidak ada kabar, akhirnya saya yang menelpon ke first media. Dan
jawaban adalah "Saya baru menerima kabar, pemasangan tidak bisa
dilakukan oleh karena tagihan terlalu banyak".

Yang menjadi pertanyaan :
1.
Bukan kah dari pertama register sudah tahu memang ada outstanding dari
pemilik lama? Kalau memang tidak bisa berarti apa yang saya kerjakan
selama 3minggu tidak ada hasil?
2. Apabila benar pelanggan lama
meninggalkan tagihan berarti untuk selama-lamanya tidak bisa
menggunakan layanan first media? Ini barulah sebagian dari apa yang
saya alami dalam usaha untuk pemasangan layanan fastnet selama 3 minggu
yang tidak membuahkan hasil.Sungguh membuang-buang waktu saja.

Fendy
Jembatan Dua 141
Jakarta Utara

Sumber: KOMPAS.com
URL: http://www.kompas.com/suratpembaca/read/8431


      

Kirim email ke