Administrasi Kependudukan Depdagri Buruk
Kompas, Kamis, 9 Juli 2009

Bisa dikatakan menjelang pesta demokrasi, baik untuk pemilihan legislatif 
maupun pemilihan presiden/wakil presiden, adalah saat paling tidak menyenangkan 
dan memprihatinkan setiap membaca berita tentang daftar pemilih tetap yang 
bermasalah. Meski akhirnya untuk pilpres diputuskan lewat Mahkamah Konstitusi.

Semakin lama semakin sulit untuk menghapus gambaran bahwa daftar pemilih tetap 
(DPT) pada akhirnya menjadi komoditas politik para capres dan cawapres. Tentu 
saja hal ini juga menunjukkan pemerintahan kita memang tidak terencana dan 
terlaksana dengan baik. DPT hanya sebuah symptom atau gejala yang menunjukkan 
sistem kependudukan pemerintahan, dalam hal ini di bawah Departemen Dalam 
Negeri (Depdagri), sangat buruk. Jika kita mencontoh negara-negara maju, satu 
penduduk memiliki satu nomor sebagai nomor identitas. Penomoran ini akan 
berlaku secara integral di semua sektor, baik pencatatan sipil, perbankan, 
kepolisian, dan lain-lain.

Dengan sistem yang didukung teknologi yang sudah online dengan komputerisasi, 
tentu ini akan semakin mempermudah administrasi, termasuk jika kita harus 
menggelar pesta pemilu. Dapat dipahami bahwa sistem online tidak mungkin 
diberlakukan di seluruh Indonesia karena tidak seluruh jaringan mampu 
menjangkau seluruh area di setiap sudut pulau. Namun, bobroknya sistem 
pendataan ini menyebabkan masalah yang sangat serius. Betapa besar dana yang 
harus dikeluarkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan pendataan ulang.

Meski hal itu bukan berarti harus diselesaikan saat ini, ini menjadi pekerjaan 
rumah yang sangat penting agar pemerintah peduli dan tidak lagi melakukan 
pemborosan dana dan manusia hanya untuk hal-hal yang seharusnya sudah bisa 
diselesaikan oleh Depdagri. Semoga presiden dan wakil presiden terpilih 
benar-benar memerhatikan masalah yang serius ini. 

Adi Nugroho T 
Kintamani, Serang, Cikarang Selatan, Bekasi





Sumber: KOMPAS
URL: http://cetak.kompas.com/read/xml/2009/07/09/03401337/redaksi.yth



      Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com


------------------------------------

http://www.SuratPembaca.net
Komunitas Surat Pembaca IndonesiaYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/surat-pembaca/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke