JAKARTA 16 APRIL 2010

ICT Partnership Forum 2010
http://teknologi.kompasiana.com/2010/04/14/ict-partnership-forum-2010/

(KompasianaBaru-Jakarta) Kegiatan tahunan ICT PARTNERSHIP FORUM 2010
bertema “Next Generation Mobile Lifestyle” yang diselenggarakan
Teknopreneur Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan
Informatika (Kemenkominfo), Masyarakat Industri Kreatif TIK Indonesia
(MIKTI), Persatuan Insinyur Indonesia (PII), Indonesian Group Against
Digital Divide (IGADD) dan Bandung IT Camp (Bitcamp), telah berlangsung
di Ballroom 3 Ritz Carlton Pacific Place Jakarta, pada 13 April 2010.

Kegiatan tersebut membahas tuntas arah pengembangan industri mobile
di Indonesia, aplikasi-aplikasi dan konten-konten mobile yang tepat dan
bermanfaat besar untuk pasar dalam negeri, dan kapitalisasi pasar serta
model bisnis yang sesuai, termasuk tren penggunaan mobile payment yang
saat ini semakin mengemuka. Diskusi yang berlangsung juga melibatkan
peserta untuk berinteraksi dan berbagi pemikiran dalam pembentukan
ekosistem mobile di Indonesia.

Acara dibuka oleh Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul
Sembiring yang juga menyampaikan beberapa konsep yang akan diusung
Kominfo untuk industri selular kedepannya, seperti green BTS dan
lain-lain. Tifatul juga mengomentari lifestyle yang tumbuh akibat
perkembangan teknologi selular saat ini. Untuk itu akan dibuat regulasi
yang lebih komperehensif bagi industri mobile, yang selain melindungi
pengguna, juga akan mendorong tumbuhnya industri dalam negeri.

Dalam acara ini disampaikan juga oleh DirJen Aplikasi telematika
rencana strategis pengembangan dan pemanfaatan industri selular dan
peran pengembang konten lokal. Rencana tersebut juga mencakup
pengaturan model bisnis konvergensi. Komisioner BRTI Iwan Krisnadi
menyampaikan dalam sesinya di acara ini, tantangan yang dihadapi oleh
regulator Telekomunikasi dalam hal pricing, interkoneksi, lisensi, USO,
manajemen spektrum, dan penomoran, yang saat ini masih menjadi hambatan
mendasar untuk melangkah ke “Next Generation Mobile”. Selain
kendala-kendala tersebut, terlihat juga peluang yang sudah ada akibat
inovasi regulasi, seperti pemanfaatan selular sebagai alat bayar
seperti yang disampaikan oleh Sukarelawati, Ketua Tim Pengembangan dan
Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia.

Profesor Craig Warren Smith, seorang peneliti dari Digital Divide
Institute mantan Profesor dari Harvard dan konsultan telematika bagi
perusahaan telekomunikasi terbesar di Thailand, True Corporation
memaparkan dua skenario dalam pertumbuhan industri selular di Asia dan
di Indonesia khususnya. Skenario tersebut memprediksi pertumbuhan
dengan cara “business as usual” dan dengan konsep “meaningful
broadband”. Tantangan industri yang dihadapi diperinci lagi oleh Khris
Pribadi dari Telkomsel, yaitu dalam hal pembentukan komunitas,
monetizing, user value dan mempertahankan konsumen dengan inovasi
secara kontinyu. Teguh Prasetya dari Indosat menambahkan beberapa
strategi yang dapat di lakukan untuk mengatasi hambatan tersebut dengan
kolaborasi, segmentasi pasar yang terarah dan pemanfaatan mobile
sebagai alat bayar dan mass media.

Cerita sukses dan beberapa peluang yang ada juga disampaikan oleh
para pelaku industri dalam kegiatan ini. Peluang tersebut mencakup
monetizing strategy seperti disampaikan oleh Amin Azman, seorang pakar
advertising yang mengambil spesialisasi dalam telematika, aplikasi
unggulan seperti yang dipaparkan oleh Steven Goh dari MIG33 Global, dan
pengembangan aplikasi value added services seperti yang dilakukan oleh
Kemal Arsjad dari Better B.
                                                
                                                
wassalam


RACHMAD YULIADI NASIRINDEPENDENT
PEMERHATI PUBLIC & MEDIA
rbacakoran at yahoo dot com

http://www.kompasiana.com/rachmadbacakoran
http://www.kompasiananews.blogspot.com
Baca juga http://www.walikotasabang.blogspot.com
http://www.facebook.com/group.php?gid=364873875496
(Grup:RACHMAD YULIADI NASIR) http://www.facebook.com/group.php?gid=238510850931
(Grup:Gerakan Facebooker 1.000.000 Orang Visit Kilometer Nol Sabang Aceh). 
http://www.facebook.com/group.php?gid=210886650676
(GERAKAN FACEBOOKERS BERANTAS KORUPSI TANGKAP DAN ADILI PARA KORUPTOR)

Undangan Facebookers : RACHMAD YULIADI NASIR





UNDANGAN GRUP RACHMAD YULIADI NASIR

 RACHMAD YULIADI NASIR
Gerakan Facebookers Berantas Narkoba Selamatkan Generasi Muda Bangsa

Gerakan Facebookers 1.000.000 Orang Visit Kilometer Nol Sabang Aceh

Ayo,Cuci Tangan Dengan Sabun
  DUKUNG BASMI AIDS - STOP AIDS INDONESIA
GERAKAN FACEBOOKERS BERANTAS KORUPSI TANGKAP DAN ADILI PARA KORUPTOR
RACHMAD YULIADI NASIR



      

Kirim email ke